PILIHAN +INDEKS
Lucu!! BK DPRD Pekanbaru Sebut Wakil Rakyat tak Wajib Ngantor
Pekanbaru, (radarpekanbaru.com) - Gedung DPRD Kota Pekanbaru nan megah, sering ditinggal oleh kalangan DPRD, sehingga gedung ini hanya dihuni pegawai saja. Dewan menyebut ternyata tugas pokoknya tidak di kantor, melainkan lebih kepada masyarakat.
Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Pekanbaru Said Usman, menjelaskan, bahwa kondisi di akhir masa jabatan kalangan Anggota DPRD Pekanbaru gedung memang sering ditinggalkan kalangan legislator ini.
"Kondisi ini dikarenakan banyaknya anggota dewan di lapangan yang ingin menemui langsung para konstituennya," terang Said, Senin (13/1/14).
Memang tugas dewan itu adalah menyerap aspirasi dari masyarakat, namun menurut Said, dewan perlu juga memprioritaskan kantor saat-saat tertentu.
"Misalnya saat ada paripurna, itu harus di kantor. Ada yang ingin hearing, dan sebagainya yang memang pekerjaannya dilakukan di kantor," papar Said lagi.
Terkait adanya keluhan warga yang mengaku sulit ketemu wakilnya di gedung DPRD, Said menyebut hal itu karena miskomunikasi saja.
"Kalau sekarang wajar anggota jarang ke kantor, karena sedang gencarnya turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi, harusnya dikomunikasikan keberadaannya sehingga tak sulit masyarakat mencari hingga ke dewan ini," terang Said lagi.
Namun, kenyataan selama ini, masih banyak Anggota Dewan yang juga mangkir saat rapat paripurna, menganai hal ini Said menyebut, BK telah menyurati fraksi anggota dewan yang mangkir.
"Kalau dalam aturan yang ada, dewan itu hadir ke kantor dalam hal yang prinsip, seperti paripurna, terima aspirasi masyarakat, yang penting kerja pokok komisi dan agenda pokok komisi harus dipenuhi," pungkasnya. Adr/rtc)
Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Pekanbaru Said Usman, menjelaskan, bahwa kondisi di akhir masa jabatan kalangan Anggota DPRD Pekanbaru gedung memang sering ditinggalkan kalangan legislator ini.
"Kondisi ini dikarenakan banyaknya anggota dewan di lapangan yang ingin menemui langsung para konstituennya," terang Said, Senin (13/1/14).
Memang tugas dewan itu adalah menyerap aspirasi dari masyarakat, namun menurut Said, dewan perlu juga memprioritaskan kantor saat-saat tertentu.
"Misalnya saat ada paripurna, itu harus di kantor. Ada yang ingin hearing, dan sebagainya yang memang pekerjaannya dilakukan di kantor," papar Said lagi.
Terkait adanya keluhan warga yang mengaku sulit ketemu wakilnya di gedung DPRD, Said menyebut hal itu karena miskomunikasi saja.
"Kalau sekarang wajar anggota jarang ke kantor, karena sedang gencarnya turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi, harusnya dikomunikasikan keberadaannya sehingga tak sulit masyarakat mencari hingga ke dewan ini," terang Said lagi.
Namun, kenyataan selama ini, masih banyak Anggota Dewan yang juga mangkir saat rapat paripurna, menganai hal ini Said menyebut, BK telah menyurati fraksi anggota dewan yang mangkir.
"Kalau dalam aturan yang ada, dewan itu hadir ke kantor dalam hal yang prinsip, seperti paripurna, terima aspirasi masyarakat, yang penting kerja pokok komisi dan agenda pokok komisi harus dipenuhi," pungkasnya. Adr/rtc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Reses di Kampar Utara, Ramli Minta Pemkab Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Warga
Radarpekanbaru.Com - Anggota DPRD Kabupaten Kampar D.
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
SIAK — Perayaan ulang tahun ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Si.
Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
PEKANBARU — Nama Gibra Hazell Alvaro menjadi salah satu atlet muda asal Riau y.
Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Mulai Bahas Naskah Akademik
Radarpekanbaru.com - Komitmen Fraksi Partai Kebangki.
Voting Sengit di Musda SPS Aceh, Muktarrudin Menang Selisih Satu Suara
BANDA ACEH – Musyawarah Daerah (Musda) III Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh berlangsung penuh.
SPS Riau Matangkan Persiapan Bimtek dan Rakerda di Kepri
PEKANBARU — Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau mulai mempersiapkan pelaksanaan.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








