JIKALAHARI Desak Kapolri & KPK Turun Tangan Berantas Mafia Hukum di Polda Riau Terkait SP3 Karlahut
RADARPEKANBARU.COM - Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau meminta Polri dan KPK mengusut indikasi mafia hukum yang diduganya terlibat dalam terbitnya Surat Perintah Pemberhentian Penyidikan atau SP3 oleh Polda Riau terhadap 15 perusahaan tersangka kebakaran hutan dan lahan.
Perihal SP3 15 perusahaan yang diindikasi terlibat Karhutla, banyak yang bertanya tentang pendapat dan sikap saya.
Saya telah meminta Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) untuk collect datanya dan kami segera bahas. Tapi sebetulnya yang perlu dipahami, sistem Gakkum kita menerapkan hukum multidoors. Artinya ada pidana, perdata dan sanksi administratif. Diantara 15 perusahaan tersebut, sebenarnya ada yang izinnya sudah dicabut, yakni HSL dan SRT. Juga sudah ada yang kena pembekuan.
Namun demikian, saya segera pelajari lagi dan sedang minta Dirjen cari info untuk dipelajari konsideransnya. Dari sana nanti kita bisa injeksi peningkatannya harus apa. Saya masih minta Dirjen untuk cari informasi ke Polda Riau.
Tentang detail data di lapangan akan saya dalami dan mungkin bisa juga nanti minta dukungan fakta lapangan dari komunitas dan aktivis. Sekarang komunitas dan aktivis juga aktif memberi info dan saran solusi kepada kami di KLHK.
Saya hari ini memulai kunjungan ke Kabupaten Siak, Riau untuk peringatan puncak hari lingkungan hidup se dunia tahun 2016. Dalam kesempatan tersebut, tentu saya akan lebih banyak mendengar dan mempelajari kondisi riil di lapangan. Terimakasih. Salam hangat.
(radarpku)
Usut TPPU Febrie Adriansyah hingga Lingkaran Kekuasaan
Pengusutan skandal korupsi dan dugaan Tindak Pidana Pencucian .
Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini
RADARPEKANBARU.COM - Wakil Menteri Pertanian (Wament.
Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto mengi.
Grand Launching Buku "Berlibur Ke Candi Muara Takus" Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar
Radarpekanbaru - Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar Ister.








