• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3069 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3043 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3026 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3026 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3025 Kali

  • Home
  • Riau

Tahukah Anda, Balon Walikota Jufri Zubir Pernah Masuk Penjara, Ini Kisahnya

Redaksi Radarpku

Ahad, 03 Juli 2016 14:47:44 WIB
Cetak
Tahukah Anda, Balon Walikota Jufri Zubir Pernah Masuk Penjara, Ini Kisahnya
Bakal Calon Walikota Pekanbaru, Jufri Zubir

RADARPEKANBARU.COM-Jufri Zubir, tiba-tiba namanya bergulir begitu cepat di tengah masyarakat. Pria dengan penampilan sederhana tersebut menjadi pembicaraan, bukan cuma karena ada baliho dengan fotonya yang tersenyum ramah juga karena sikapnya yang bersahaja dan agamis.

Bahkan Jufri berfalsafah tentang hidup yang bak sampul buku, memperlihatkan bagaimana sikap relegiusnya demikian kental. Bakal Calon Walikota Pekanbaru ini pun berniat maju untuk membangun Pekanbaru, negeri yang dia cintai, tempat dia lahir dan tumbuh.

"Hidup manusia itu seperti sebuah buku, sampul depan adalah tanggal lahir dan sampul belakang adalah tanggal kembali kepadaNya, Sang Maha Pencipta. Tiap lembarannya adalah hari hari dalam hidup, ada yang tebal, ada yang tipis," kata Jufri berumpama.

Masih soal buku, hidup itu juga menyediakan kebaikan dan keburukan. Karena dalam sebuah buku, seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yang masih putih, bersih, baru tanpa cacat.

"Seburuk apapun kemarin, Allah selalu menyediakan hari yang baru, kesempatan yang baru, dengan cara melakukan sesuatu yang benar setiap hari, memperbaiki kesalahan dan melanjutkan alur cerita yang sudah ditetapkan-Nya, karena itu janganlah putus asa," ujar Jufri.

Falsafah hidup Jufri menjadi menarik ketika kita mengamati dan menelusuri jalan hidup Jufri, pengusaha sukses di Pekanbaru yang saat ini mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Walikota Pekanbaru, periode 2017-2022.

Kisah hidupnya demikian heroik. Jatuh bangun, kaya miskin telah dia lakoni. Bukan hanya itu, keluar masuk penjara juga sudah dia jalani, dalam kasus yang menurut Jufri sama sekali tidak dia lakukan. Tetapi pengkhianatan teman, pengkhiatan pengacaranya, membuat Jufri harus merasakan  dinginnya ruangan dalam penjara.

Pada tahun 1999 misalnya, Jufri Zubir ditahan dalam kasus penembakan Ketua Pemuda Pancasila kala itu, Duyun, yang adalah juga sahabatnya. Perbuatan yang tidak dia lakukan sama sekali tetapi dia harus mendekam hampir satu tahun dalam penjara.

"Keluar dari penjara saya benar-benar tak punya apa-apa, bahkan untuk beli beras pun saya tak punya. Tetapi Tuhan Maha Mendengar do'a umatNya, karena pada tahun 2001 saya bahkan bisa naik haji," kata Jufri.

Pulang dari Mekah Tuhan memberikan nikmat dunia berupa rezeki yang berlimpah kepada Jufri. Lalu dia membeli tanah pada tahun 2004 melalui lelang di BPPN di Jalan Sudirman Pekanbaru, sebuah kawasan yang sangat strategis. Tapi sungguh tak dia duga jika tanah ini akhirnya membawa Jufri masuk kembali ke penjara, karena pengkhianatan pengacaranya sendiri, Tomi Karya.

Tomi Karya dalah pengacara Jufri. Sebagai ahli hukum tentu dia gampang memanipulasi data dan Jufri pun amat percaya kepadanya. Akhirnya tanah tersebut berganti nama menjadi nama Tomi dan Jufri juga sempat divonis 1,6 tahun gara-gara tanah ini.

Tomi Karya ini adalah orang yang dipercaya dan disayang Jufri. Jufri yang menyekolahkannya hingga selesai S2 dan diberi gaji Rp25 juta perbulan. Belum lagi saham, kebun sawit 50 Ha di Rumbai Pekanbaru, dia berikan pada Tomi.

Lalu Jufri menyuruh Tomi mengurus penjualan tanah Jufri dengan nilai Rp100 Miliar. Bukannya uang yang didapat Jufri tapi malah dia yang dijebloskan ke penjara, karena tanah yang dijuala tersebut telah diganti nama oleh Tomi ke nama dia.

Lalu Tomi Karya dilaporkan Jufri ke Polda Riau. Sialnya, dua hari setelah pelaporan itu malah Jufri yang dieksekusi kejaksaan atau tuduhan memberikan keterangan palsu di atas tanah milik Jufri sendiri.

"Saya tak terima lalu saya banding eh ternyata hukumannya malam naik menjadi 6 bulan. Tak terima saya kasasi ke MA malah hukuman ditambah lagi menjadi 1,6 tahun. Itulah rekayasa hukum yang dilakukan oleh pengacara saya," kata Jufri.

Tetapi kebenaran selalu ada, karena Jufri akhirnya bisa melihat Tomi ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Mabes Polri dengan tuduhan penggelapan dokumen tanah Jufri Zubir untuk pembangunan Apartemen Condotel Pekanbaru Park di Pekanbaru.

Kasus ini berawal saat Jufri yang menjabat sebagai Direktur PT Mitra Nusa Graha memberikan kuasa tanah seluas 5,2 hektar di Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru kepada penasehat hukumnya Tomi, Tomi kemudian mengalihkan aset tanah tersebut dengan akte notaris untuk pembangunan Apartemen Condotel Pekanbaru Park.

Ujian Belum Berakhir

Ujian untuk Jufri Zubir ternyata masih belum cukup dari Allah SWT. Terlibat politik zaman pemilihan Gubernur Riau antara Saleh Jasit dan Rusli Zainal, dia juga sempat dihabisi secara ekonomi dan politik. Bahkan ibundanya meninggal dunia dalam situasi dia sulit tersebut, pada tahun 2006.

Pedihnya lagi, 7 hari setelah ibundanya meninggal Jufri kembali masuk penjara, kali ini karena kasus pemukulan terhadap seorang jaksa. Saat dia dalam penjara datang lagi musibah berat, anaknya meninggal dunia tenggelam karena menolong seorang temannya yang hanyut. Istri Jufri tak kuat menahan cobaan, sakit dan menderita stroke. Dalam situasi pedih beruntun itu Tuhan juga menjemput ayah Jufri Zubir.

"Tapi saya tak putus ada. Dalam penjara saya merenung dan minta ampun kepada Allah SWT. Saya ingat ketika masa muda saya lupa dan banyak berbuat dosa makanya saya tidak boleh dendam dan menyalah orang lain dalam perjalanan hidup saya," katanya.

Keluar dari penjara maka pada tahun 2007 Jufri dan keluarga memutuskan pindah ke Malaysia sampai tahun 2012.

"Semua yang kudapat dan kuraih saat ini bukan karena keberuntungan, melainkan rahmat dan karunia Tuhan yang setiap saat selalu kupintai kepada-Nya. Serta jika aku berserah, semua yang datang dan hilang akan aku ikhlaskan. Yang kutakutkan hanyalah jika Tuhan membenciku," kata Jufri, membagi cara bagaimana dia tidak putus asa dalam musibah beruntun yang dia terima.

Menurut Jufri, mengubah malam menjadi pagi saja Allah mampu, apalagi mengubah hidup anak manusia. Menerbitkan matahari saja Allah mampu apalagi menumbuhkan harapan dalam jiwa manusia. Tentu saja kata Jufri, dengan syarat manusia tak pernah lelah untuk meminta padaNya.

"Dekati Allah, rayu dia, janga pernah bosan berdo'a karena Allah lah yang Maha Kuasa mengubah segalanya," kata Jufri.

Menurut Jufri, kegagalan bukan hanya sukses yang tertunda tetapi itulah cara Allah agar manusia berhenti sejenak untuk merenung, bahwa hasil bukanlah satu-satunya tujuan tetapi proses yang benar, niat yang tulus, itulah yang mengundang Ridho Allah.

"Ada saatnya kita mundur sejenak untuk melompat yang lebih jauh , seperti anak panah yang di tarik dari busur bahwa badai kehidupan tak pernah luput dari manusia untuk memberikan pelajaran adakah dia bersama Allah dalam setiap ujian," kata Jufri. (radarpku)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:40:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ma.

Riau

11 Tersangka, 22 Motor: Polisi Bongkar Komplotan Curanmor di Pekanbaru

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:33:25 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Personel Satuan Reserse Krimina.

Riau

Demokrat Kampar Rayakan HUT ke-25 dengan Kemah dan Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Subayang

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:17:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam rangka menyambut Hari Ula.

Riau

Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:13:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rencana pembangunan Flyover Sim.

Riau

Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:49:25 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Momen kebersamaan Kapolda Riau .

Riau

PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:28:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru
24 Juli 2026
11 Tersangka, 22 Motor: Polisi Bongkar Komplotan Curanmor di Pekanbaru
24 Juli 2026
Demokrat Kampar Rayakan HUT ke-25 dengan Kemah dan Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Subayang
24 Juli 2026
Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian
24 Juli 2026
Begini Islam Mengajarkan Umat Mencintai Lingkungan dan Seluruh Makhluk
24 Juli 2026
Usut TPPU Febrie Adriansyah hingga Lingkaran Kekuasaan
24 Juli 2026
Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel
24 Juli 2026
Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri
23 Juli 2026
Islam Memandang Pelestarian Alam sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Manusia
23 Juli 2026
PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang
23 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru
  • 2 11 Tersangka, 22 Motor: Polisi Bongkar Komplotan Curanmor di Pekanbaru
  • 3 Demokrat Kampar Rayakan HUT ke-25 dengan Kemah dan Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Subayang
  • 4 Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian
  • 5 Begini Islam Mengajarkan Umat Mencintai Lingkungan dan Seluruh Makhluk
  • 6 Usut TPPU Febrie Adriansyah hingga Lingkaran Kekuasaan
  • 7 Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com