• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3542 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3529 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3500 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3572 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3519 Kali

  • Home
  • Riau

Bola Panas Anggaran Siluman

Andi Rachman Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Dana Eskalasi Pemprov Riau

Redaksi Radarpku

Senin, 04 April 2016 22:56:20 WIB
Cetak
Andi Rachman Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Dana Eskalasi Pemprov Riau
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau didemo massa yang mengatas namakan Gerakan Mahasiswa Peduli Riau (Gempar) dengan tuduhan melakukan korupsi beberapa waktu yang lalu.

RADARPEKANBARU.COM -  Bola panas kasus dugaan korupsi pembayaran utang eskalasi oleh pemprov Riau terus bergulir. Plt Gubri Andi Rachman tengah menghadapi gelombang penolakan dari DPRD Riau, terkait dugaan sulap-menyulap anggaran yang masuk dalam anggaran APBD Riau 2016.

Kasus ini bisa bermuara pidana terhadap Plt Gubri apabila terbukti DPRD Riau tidak pernah mengesahkan anggaran ratusan miliar ini.Parahnya uang siluman ini diduga telah dibayarkan pihak pemprov terhadap sejumlah kontraktor tanpa sepengetahuan lembaga DPRD Riau.

Menurut sumber terpercaya radarpekanbaru.com, anggaran eskalasi layaknya dibayarkan ketika proyek masih berjalan dan masih belum diserah terimakan.

"Artinya dari 2004 lalu harus ada perpanjangan SK terhadap rekanan hingga 2016 , jika tetap ingin melakukan pembayaran, namun itu tak masuk akal jika proyek yang sudah puluhan tahun silam sebuah perusahaan masih mendapatkan perpanjangan SK kerjasama" kata sumber yang tak ingin namanya dikutip.

"Ini bisa pidana, jika dibayarkan tetap saja menyalahi aturan, karena proyek tidak lagi dalam masa belum diserah terimakan" bebernya.

Sementara di lembaga DPRD Provinsi Riau kembali mengadakan rapat internal secara terbuka mengenai masuknya anggaran eskalasi yang dibayarkan Pemerintah Provinsi Riau senilai Rp220 miliar, menyambung rapat sebelumnya (31/3) lalu di Ruangan Medium, gedung dewan setempat, Senin.
     
"Pembayaran utang eskalasi tersebut sudah menyalahi aturan. Pasalnya, setelah banggar menolak anggaran tersebut, mengapa masih didiskusikan kepada Mendagri.Kami sudah jelas menolak anggaran tersebut ketika mereka ajukan, kenapa angaran tersebut masih dimasukkan dalam verifikasinya?, Saya selaku anggota Banggar tidak menyetujui bahwa eskalasi tersebut dimasukkan," ujar anggota Komisi D DPRD Riau, Yusuf Sikumbang saat rapat.
    
Lebih lanjut legislator yang juga merupakan anggota banggar ini menyatakan bahwa tidak akan bertanggungjawab atas masalah eskalasi jika nanti ada permasalahan hukum di kemudian hari.
    
"Saya pribadi siap menjadi saksi kalau hal tersebut menimbulkan masalah nantinya. Karena dari awal kami sudah mencoret anggaran ini," jelasnya.
     
Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Riau, Asri Auzar lebih membahas keteledoran pimpinan yang tidak menyampaikan hasil verifikasi tersebut dari awal  masuk ke DPRD pada tanggal 10 Desember 2015, sedangkan baru dibahas pada tanggal 14 di bulan yang sama.
      
"Hasil verifikasi tersebut kan masuk tanggal sepuluh dan dibahas pada tanggal 14. Jadi, empat hari itu kemana saja? mengapa tidak diberikan ke staff Banggar, Ini juga jadi masalah. Sekarang kita berkoar-koar tertipu di hadapan mata sendiri," jelasnya.
      
Lebih lanjut lagi ucapnya, yang jadi permasalahan juga saat ini adalah ketika pimpinan Dewan ikut menghadiri langsung verifikasi tersebut di Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan tidak menjelaskan kepada banggar mengenai hasil dari pertemuan tersebut.
     
"Setelah pimpinan kembali dari Mendagri, mengapa tidak disampaikan hasilnya kepada anggota di sini. Seharusnya kan diberitahukan hasilnya," tambahnya.
     
Menurutnya, untuk meluruskan masalah eskalasi tersebut, hak angket adalah jalan satu-satunya yang dapat membuktikan mekanisme masuknya anggaran tersebut.
     
"Kalau sudah seperti ini, hanya hak angket-lah yang bisa kami gunakan untuk itu," tegas Asri.
     
Kemudian Abdul Wahid yang juga anggota Komisi D DPRD Riau ini mengatakan bahwa Banggar setuju untuk dibayarkan hutang eskalsi tersebut. Oleh sebab itu mereka tidak akan bertanggungjawab mengenai masalah pembayaran ini.
     
"Menurut saya, tentu harus ada sikap dari DPRD Riau mengenai masalah tersebut. Saya tidak menyalahkan ketika pimpinan tidak mengecek saat penandatanganan karena memang sudah tidak ada lagi pembahasan untuk eskalasi, kita sudah sepakat dan putuskan untuk tidak dibayarkan," ucap wahid.
     
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Riau Husni Tamrin menyebutkan bahwa pihak legislatif harus menggunakan haknya sebagai dewan yang sesuai dengan Tata Tertib (Tata Tertib) DPRD.
"Untuk bisa menemui titik terang dari permasalahan ini sebaiknya kita gunakan hak kita yang sesuai dengan Tatib DPRD yaitu menggunakan hak angket," ucapnya.
Menanggapi penyampaian-penyampaian dari anggota dewan tersebut,  Manahara Manurung selaku pimpinan rapat mengatakan, penggunaan hak angket akan dibawa ke dalam rapat pimpinan dewan.
"Rabu depan akan diadakan rapat pimpinan. Nanti di situ akan kami tentukan sikap yang akan diambil untuk masalah hak angket tersebut," tutup Manahara. (radarpku)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Karhutla di Riau Belum Usai, Manggala Agni Kerahkan Tim ke Lima Lokasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:04:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM  - Manggala Agni Balai Penge.

Riau

204 Jalur Berpacu di Tepian Narosa: Ada Maklumat Datuak Nan Barompek

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:01:11 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 204 jalur akan berpacu.

Riau

17 Tersangka Diamankan, Polisi Tegaskan Komitmen Berantas PETI Berkesinambungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:56:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Operasi Penambangan Emas Tanpa .

Riau

729 Narapidana di Dumai Terima Remisi Kemerdekaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:29:08 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Wali Kota Dumai didampingi Kepa.

Riau

Puluhan Warga Rohul Diserang Di Kebun Sawit, Konflik Lahan Memanas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:25:59 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Puluhan warga mengalami luka-lu.

Riau

602 Hotspot Kerumuni Sumatra, di Riau Titik Api Masih Marak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:20:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 602 hotspot (titik pan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Karhutla di Riau Belum Usai, Manggala Agni Kerahkan Tim ke Lima Lokasi
19 Agustus 2026
204 Jalur Berpacu di Tepian Narosa: Ada Maklumat Datuak Nan Barompek
19 Agustus 2026
17 Tersangka Diamankan, Polisi Tegaskan Komitmen Berantas PETI Berkesinambungan
19 Agustus 2026
Kisah Anak Kecil, Penyihir, dan Rahib Sekaligus 30 Hikmah Penting yang Patut Direnungkan
19 Agustus 2026
Guru PPPK Dialihkan Jadi Pegawai Pusat, Ada Peluang Jadi PNS
19 Agustus 2026
Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran
19 Agustus 2026
Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
18 Agustus 2026
729 Narapidana di Dumai Terima Remisi Kemerdekaan
18 Agustus 2026
Puluhan Warga Rohul Diserang Di Kebun Sawit, Konflik Lahan Memanas
18 Agustus 2026
602 Hotspot Kerumuni Sumatra, di Riau Titik Api Masih Marak
18 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Karhutla di Riau Belum Usai, Manggala Agni Kerahkan Tim ke Lima Lokasi
  • 2 204 Jalur Berpacu di Tepian Narosa: Ada Maklumat Datuak Nan Barompek
  • 3 17 Tersangka Diamankan, Polisi Tegaskan Komitmen Berantas PETI Berkesinambungan
  • 4 Kisah Anak Kecil, Penyihir, dan Rahib Sekaligus 30 Hikmah Penting yang Patut Direnungkan
  • 5 Guru PPPK Dialihkan Jadi Pegawai Pusat, Ada Peluang Jadi PNS
  • 6 Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran
  • 7 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com