PILIHAN +INDEKS
Kobaku Di-launching 12 Januari
Ilustrasi
Pekanbaru, (radarpekanbaru.com) - Sebanyak 194 lapak pasar Koperasi Bambu Kuning (Kobaku) telah rampung dibangun. Pasar tersebut berlokasi di Pujasera Arifin Ahmad. Direncanakan pasar ini akan di-launching pada 12 Januari 2014 mendatang.
Ketua Kobaku Jaswir Dani mengatakan, dari 194 lapak pasar yang disediakan, saat ini baru 80 lapak yang ditempati. Sedangkan sisa lapaknya yang belum ditempati bakal dibuka pendaftaran kembali. Namun kapan pastinya tidak dijelaskan secara rinci.
"Targetnya seluruh lapak tahun 2014 bisa terisi seluruhnya," ungkap Jaswir Dani kepada wartawan, Selasa (31/12) kemarin. Ratusan lapak tersebut dibangun dengan menyerap dana APBN atau bantuan dari Kementerian Koperasi dan UMKM.
Sementara pemerintah setempat menyediakan fasilitas lahannya di lokasi Pujasera. Sarana jalan pun direncanakan bakal dibangun Pemko Pekanbaru. Tetapi sampai saat ini, pengaspalan jalan melingkar di dalam pasar tersebut baru dalam tahap perataan tanah. Sedangkan pengaspalannya belum terlaksana.
"Sarana pendukung pasar Kobaku ini sudah lengkap, toiletnya pun sudah ada dan airnya pun tersedia. Cuma tinggal jalannya belum diaspal," ucap Jaswir Dani.
Dikatakan Jaswir, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Koperasi direncankan bakal datang menghadiri acara launching pasar tersebut, termasuk Wali Kota Pekanbaru H Firdaus MT.
Sementara ini, pedagang yang menempati lapak pasar harus membayar biaya listrik dan biaya kebersihan serta keamanan. Biaya yang harus dikeluarkan pemakai lapak mencapai sebesar Rp210 ribu.
"Yang paling penting bayar listrik PLN, satu blok itu dibayar ramai-ramai bisa sampai beberapa pedagang yang menempati," tuturnya.
Pantauan wartawan di lokasi, bangunan lapak pasar tersebut dibangun secara berderet. Letaknya berada di dalam bangunan pasar Pujasera. Bangunan lapak pasar bertiang rangka besi dengan atap berwarna biru. Sedangkan lantai dasar saat ini suah selesai di cor semen.
Terlihat beberapa pedagang sudah mulai mengisi lapaknya masing-masing. Bahkan ada yang sudah berdagang, umumnya pedagang kuliner sudah mulai berjualan. Tak hanya pasar kuliner, lapak-lapak tersebut bakal diisi pedagang asesoris dan kain dan sepatu serta pelengkapan kainya.
Kabid Dinas Pasar (Dispas) Pekanbaru Mahyuddin membenarkan jika bangunan lapak pasar tersebut dibangun oleh Kementerian Koperasi. "Itu pihak Kementerian Koperasi yang memberikan bantuannya," tuturnya.(rp)
Editor : Ramli
Ketua Kobaku Jaswir Dani mengatakan, dari 194 lapak pasar yang disediakan, saat ini baru 80 lapak yang ditempati. Sedangkan sisa lapaknya yang belum ditempati bakal dibuka pendaftaran kembali. Namun kapan pastinya tidak dijelaskan secara rinci.
"Targetnya seluruh lapak tahun 2014 bisa terisi seluruhnya," ungkap Jaswir Dani kepada wartawan, Selasa (31/12) kemarin. Ratusan lapak tersebut dibangun dengan menyerap dana APBN atau bantuan dari Kementerian Koperasi dan UMKM.
Sementara pemerintah setempat menyediakan fasilitas lahannya di lokasi Pujasera. Sarana jalan pun direncanakan bakal dibangun Pemko Pekanbaru. Tetapi sampai saat ini, pengaspalan jalan melingkar di dalam pasar tersebut baru dalam tahap perataan tanah. Sedangkan pengaspalannya belum terlaksana.
"Sarana pendukung pasar Kobaku ini sudah lengkap, toiletnya pun sudah ada dan airnya pun tersedia. Cuma tinggal jalannya belum diaspal," ucap Jaswir Dani.
Dikatakan Jaswir, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Koperasi direncankan bakal datang menghadiri acara launching pasar tersebut, termasuk Wali Kota Pekanbaru H Firdaus MT.
Sementara ini, pedagang yang menempati lapak pasar harus membayar biaya listrik dan biaya kebersihan serta keamanan. Biaya yang harus dikeluarkan pemakai lapak mencapai sebesar Rp210 ribu.
"Yang paling penting bayar listrik PLN, satu blok itu dibayar ramai-ramai bisa sampai beberapa pedagang yang menempati," tuturnya.
Pantauan wartawan di lokasi, bangunan lapak pasar tersebut dibangun secara berderet. Letaknya berada di dalam bangunan pasar Pujasera. Bangunan lapak pasar bertiang rangka besi dengan atap berwarna biru. Sedangkan lantai dasar saat ini suah selesai di cor semen.
Terlihat beberapa pedagang sudah mulai mengisi lapaknya masing-masing. Bahkan ada yang sudah berdagang, umumnya pedagang kuliner sudah mulai berjualan. Tak hanya pasar kuliner, lapak-lapak tersebut bakal diisi pedagang asesoris dan kain dan sepatu serta pelengkapan kainya.
Kabid Dinas Pasar (Dispas) Pekanbaru Mahyuddin membenarkan jika bangunan lapak pasar tersebut dibangun oleh Kementerian Koperasi. "Itu pihak Kementerian Koperasi yang memberikan bantuannya," tuturnya.(rp)
Editor : Ramli
BERITA LAINNYA +INDEKS
Sambut Hari Raya Idul Adha, PT Musim Mas Salurkan Hewan Qurban di Desa Sekitar Perusahaan
Radarpekanbaru.com – PT Musim Mas kembali menunjuk.
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
JAKARTA — Perempuan muda asal Riau, , sukses mencuri perhatian di ajang nasion.
Bupati Pelalawan Desak Penanganan Cepat Kelangkaan BBM di Pangkalan Kerinci
Radarpekanbaru.com - Bupati Pelalawan, Zukri Misran,.
BBM Langka, Ketua DPRD kabupaten Pelalawan Siap Panggil Pertamina, Pertamina Umumkan Stok BBM Riau Aman
Radarpekanbaru.com - Kelangkaan BBM di Riau kian par.
Dari Wisata ke Harapan: Z-Park Kerinci Skyland Hidupkan Asa 420 Mustahik
Radarpekanbaru.com – Di sudut Pangkalan Kerinci, s.
Tidak Hanya Z - Park, Pengurus MD KAHMI Pelalawan Dorong Baznas Untuk Bangun Pabrik Kelapa Sawit Untuk Fakir Miskin
Radarpekanbaru.com - Inovasi yang dilakukan oleh Baz.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








