Mendag: Larang Asing Investasi di RI Sama Artinya dengan Pro Impor
RADARPEKANBARU-Kebijakan pemerintah untuk melakukan revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) adalah salah satu upaya agar mengurangi impor barang jadi. Semakin banyaknya investasi masuk, artinya kegiatan produksi akan lebih banyak di dalam negeri.
Menteri Perdagangan Thomas Lembong menuturkan langkah ini adalah bagian dari perubahan paradigma. Sebab, terlalu banyak sektor usaha dalam DNI hanya menjadikan Indonesia sebagai negara pengimpor.
"Jadi larangan untuk investor asing menciptakan badan usaha di sini itu sangat pro impor," tegasnya dalam konferensi pers usai rapat kabinet terbatas di Istana Negara, Jakarta, Selasa (12/1/2016).
Maka dari itu, sebagian dari daftar tersebut harus direvisi. Ada beberapa sektor yang nantinya dinaikkan batas kepemilikan oleh investor.
"Buat saya, DNI itu seperti daftar nambah impor. Kenapa? kalau kita melarang investor asing kesini, berarti terpaksa dia bikin pabrik di luar. Jadi barangnya yang kita impor," paparnya.
Bila investasi masuk semakin tinggi, maka aktivitas perekonomian juga akan terus meningkat. Ekonomi juga akan berpotensi untuk tumbuh lebih tinggi dari realisasi sekarang.
"Investornya yang datang kesini. Sehingga dia bikin pabrik di sini, sarana dan prasarana di sini dan akhirnya tidak perlu untuk impor. Ini perubahan paradigma mendasar," kata Thomas. (dtc)
Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital
RADARPEKANBARU.COM - Yayasan Lembaga Konsumen Indone.
Usut TPPU Febrie Adriansyah hingga Lingkaran Kekuasaan
Pengusutan skandal korupsi dan dugaan Tindak Pidana Pencucian .
Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini
RADARPEKANBARU.COM - Wakil Menteri Pertanian (Wament.
Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto mengi.
Grand Launching Buku "Berlibur Ke Candi Muara Takus" Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar
Radarpekanbaru - Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar Ister.








