• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2319 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2258 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2290 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2258 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2268 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Alamak, Anggaran Pendidikan Riau di Bawah 20 Persen

Redaksi Radarpku

Senin, 23 Desember 2013 23:39:06 WIB
Cetak
Alamak, Anggaran Pendidikan Riau di Bawah 20 Persen
Ilustrasi
Pekanbaru, (radarpekanbaru.com) - DPRD Riau masih terus membahas RAPBD Riau 2014. Pernyataan mengejutkan disampaikan Ketua Komisi D DPRD Riau, Bagus Santoso. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengungkapkan, dalam Rancangan APBD 2014, anggaran pendidikan di bawah 20 persen dari total APBD.

Hal ini, menurutnya, jelas melanggar Undang-undang tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mengamanatkan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBD. "Di RAPBD Riau 2014, besaran dana pendidikan masih di bawah amanat Undang-undang yang mewajibkan anggaran tersebut 20 persen dari total APBD," ungkapnya, Kamis (19/12/2013).

Menurut Bagus, hal ini masih terjadi karena tidak ada keberpihakan Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terhadap dunia pendidikan. "Bagaimana dunia pendidikan Riau ini maju kalau anggarannya saja tidak sesuai dengan Undang-undang," tandasnya.

Jika anggaran pendidikan ini tidak dinaikkan, Komisi D yang kini dipimpin oleh Bagus akan merekomendasikan pertanggungjawaban Banggar dan TAPD apabila ada akademisi pendidikan dan lembaga lainnya yang melakukan protes.

Di tempat terpisah, pengamat pendidikan yang juga Ketua PGRI Kota Pekanbaru, Jakiman, mengaku kecewa dengan minimnya dana pendidikan di RAPBD Riau. Ia heran, Riau yang memiliki APBD cukup besar, tapi anggaran pendidikannya justru di bawah 20 persen.

Jakiman menyebut pemegang kebijakan dalam hal ini Pemprov Riau melalui SKPD yang membidangi yakni Dinas Pendidikan tidak patuh terhadap Undang-undang. "Dalam UU Sisdiknas kan sudah diamanahkan bahwa anggaran pendidikan minimal 20 persen dari total APBD. Berarti Pemprov Riau tidak patuh terhadap UU. Tidak patuh berarti melanggar UU," tukasnya.

Dengan anggaran yang minim, lanjut Jakiman, maka jangan disalahkan bila mutu pendidikan di Riau masih rendah dan jauh tertinggal dari provinsi lainnya. "Bagaimana mutu pendidikan bisa naik kalau pemerintahnya tidak komit terhadap sektor pendidikan itu sendiri. Masih banyak yang perlu dibenahi. Seperti kualitas guru, sarana dan prasarana," tegasnya.

Mengingat RAPBD Riau 2014 masih dalam pembahasan, Jakiman meminta DPRD Riau untuk mengingatkan Pemprov untuk menambah usulan anggaran pendidikan hingga minimal 20 persen. DPRD sebagai perwakilan rakyat dituntut benar-benar menjalankan fungsinya sebagai lembaga yang pro rakyat.

Sekretaris Dinas Pendidikan Riau, Abdul Kadir mengakui dana pendidikan di RAPBD Riau 2014 kurang dari 20 persen. Menurut dia, dana yang diusulkan hanya Rp626 miliar. Dari dana ini hanya Rp476 miliar yang akan dikelola Disdik Riau dan Rp150 miliar lagi diletakkan di Pos Setdaprov melalui Bansos Kesra.

"Sebenarnya, jika melihat total APBD Riau 2014 sebesar Rp8,2 triliun, namun Disdik Riau hanya mendapat anggaran sebesar Rp626 miliar, itu memang jauh dari angka 20 persen yang selalu dianjurkan pemerintah," ujar Kadir.

Menurut Kadir, pihaknya tak mau dipersalahkan dengan kondisi tersebut. Pasalnya, TAPD sudah mematok Disdik Riau di mana Pagu anggaran awalnya hanya Rp630 miliar, namun setelah dalam proses pembahasan malah menjadi Rp626 miliar.

Kadir mengatakan, pihaknya sudah berupaya meyakinkan TAPD dan Banggar DPRD Riau bahwa Pagu anggaran pendidikan yang dipatok tersebut masih jauh dari 20 persen. Apalagi, kebutuhan 2014 mendatang cukup banyak, terutama dalam mengimplementasikan  program kurikulum 2013, di mana seluruh jenjang sekolah, baik negeri dan swasta sudah harus melaksanakan program pemerintah tersebut. "Sayangnya, upaya yang kita lakukan tersebut belum ada respon," bebernya.

Kadir melanjutkan, jika APBD Riau 2014 sebesar Rp8,2 triliun harusnya pos pendidikan kalau mengacu 20 persen adalah Rp1,6 triliun. Mengingat pos pendidikan tak hanya berada di Disdik Riau saja, namun juga ada di beberapa satuan kerja lainnya, seperti di Dinas Kesehatan, Disnaker, Perpustakaan, BKD dan lainnya, tapi minimal Disdik Riau idealnya mengelola Rp900 miliar, bukan malah hanya Rp476 miliar.

Dengan patokan TAPD Riau itu, Kadir mengakui cukup kecewa. "Tapi kita tetap berupaya menyakinkan TAPD dan Banggar DPRD Riau agar nantinya ada kenaikan," katanya.

Pada tahun 2013 ini, anggaran pendidikan yang dikelola Disdik Riau, menurut Kadir malah hanya Rp373 miliar. "Jika dewan nantinya tetap memutuskan sebesar Rp476 miliar untuk dikelola Disdik Riau, maka secara angka memang terjadi kenaikkan," sebutnya.

Pemprov Riau membagi pos pendidikan 20 persen itu, sejak awal tak hanya dikelola Disdik Riau. Namun pos pendidikan itu juga diberikan di beberapa satker lainnya. (lam/rhc)

Editor : Ahmad Adryan


BERITA LAINNYA +INDEKS
Pendidikan

Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan

Ahad, 17 Mei 2026 - 13:26:51 WIB

Tapung Hulu, Riau — Perkembangan dunia industri dan persaingan kerja yang semakin ketat menuntu.

Pendidikan

SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik

Ahad, 17 Mei 2026 - 03:46:36 WIB

Kampar - SMAS Adven Pasir Putih resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPD.

Pendidikan

PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa

Ahad, 17 Mei 2026 - 03:44:30 WIB

Kampar - SMAN 6 Tapung resmi mengumumkan pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Aja.

Pendidikan

SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing

Ahad, 17 Mei 2026 - 03:41:00 WIB

Kampar - SMAN 2 Kampar Kiri resmi memulai tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru .

Pendidikan

Sambut Tahun Ajaran Baru, SMAN 1 Kampar Kiri Siapkan PPDB 2026/2027 dengan Semangat Melahirkan Generasi Masa Depan

Ahad, 17 Mei 2026 - 03:38:27 WIB

Kampar- SMAN 1 Kampar Kiri secara resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran.

Pendidikan

SMAN 2 Tapung Hulu Perkuat Mutu Pendidikan dan Karakter Siswa di Era Modern

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:54:43 WIB

SMAN 2 Tapung Hulu terus menunjukkan perkembangan positif sebagai salah satu lembaga pendidikan m.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
11 Juni 2026
Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
11 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
11 Juni 2026
Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram
11 Juni 2026
Survei Adidaya Institute: Prabowo Capres Terpopuler 2029, KDM dan AHY Nyodok Cawapres
11 Juni 2026
AS Blokir Jaringan Pengadaan Senjata Iran di China dan Hong Kong
11 Juni 2026
Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate
10 Juni 2026
Eks Ajudan Sekwan Pekanbaru Divonis 3 Tahun Penjara dalam Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi
10 Juni 2026
Harga Pertamax Riau Menjadi yang Termahal di Indonesia
10 Juni 2026
Kisah Tragis Pengkhianat Rasulullah, Jasadnya Ditolak Bumi Berkali-kali
10 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
  • 2 Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
  • 3 Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
  • 4 Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram
  • 5 Survei Adidaya Institute: Prabowo Capres Terpopuler 2029, KDM dan AHY Nyodok Cawapres
  • 6 AS Blokir Jaringan Pengadaan Senjata Iran di China dan Hong Kong
  • 7 Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com