• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2593 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4939 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4968 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4908 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5059 Kali

  • Home
  • Riau

Menurut Pakar Ternyata Masker Asap Yang Dibagikan Tidak Sesuai Standar

Redaksi Radarpku

Selasa, 08 September 2015 19:52:49 WIB
Cetak
Menurut Pakar Ternyata Masker Asap Yang Dibagikan Tidak Sesuai Standar
Masker Asap Yang Dibagikan Tidak Sesuai Standar

RADARPEKANBARU.COM- Pakar kesehatan meminta pemerintah lebih gencar menyosialisasikan penggunaan masker penangkal asap yang benar dan layak kepada masyarakat di daerah bencana asap akibat kebakaran lahan dan hutan karena masker medis yang selama ini dibagikan tidak aman.

"Masker tipis yang selama dibagi-bagikan dinas kesehatan tidak sesuai dengan kondisi udara yang tercemar asap, apalagi levelnya sudah berbahaya. Sudah saatnya pemerintah memberikan contoh yang benar, stop lakukan pembodohan," kata pakar kesehatan dr Mardiansyah Kusuma, Sp.Ok kepada Antara di RS Syafira, Pekanbaru, Selasa.

Dokter spesialis okupasi itu mengatakan bahwa masker tipis yang selama ini dibagikan pemerintah melalui dinas kesehatan setempat ketika kabut asap terjadi merupakan masker standar untuk bedah.

Masker itu digunakan untuk menangkal cipratan darah, liur, maupun bakteri dari pasien agar tidak langsung mengenai dokter maupun paramedis.

"Asap masih bisa masuk dari sela-sela masker, yang ideal adalah masker jenis N95 yang mencengkram erat seluruh sela-sela hidung dan mulut," katanya.

Ia mengatakan pemerintah yang terus memberikan masker standar bedah itu membuat masyarakat terbiasa membeli masker tipis tersebut.

Organiasasi kemasyarakatan dan pihak swasta juga ikut membagikan masker tipis itu karena kurangnya pengetahuan.

Ia memahami bahwa Dinas Kesehatan Riau mendapatkan bantuan masker tersebut dari Kementerian Kesehatan RI dan pengadaan masker N95 kerap terkendala karena harganya jauh lebih mahal dari masker bedah.

"Kesehatan memang mahal dan membiasakan masyarakat untuk menggunakan masker yang benar adalah tanggung jawab pemerintah. Bencana asap bukan seperti tsunami dan gunung meletus yang langsung membinasakan orang, tapi akumulasi dari paparan asap berbahaya ini secara akumulasi akan meningkatkan risiko kanker pada 10-20 tahun kedepan," katanya.

Dalam kondisi polusi asap di level berbahaya, lanjutnya, warga yang sangat rentan terkena penyakit asap mulai dari bayi, manula dan ibu hamil seharusnya dievakuasi ke tempat dengan udara lebih bersih.

Meski begitu, upaya tersebut akan sulit dilakukan pemerintah karena membutuhkan dana dan sumber daya yang tidak sedikit.  
   
"Pilihannya ada dua, yakni memindahkan warga yang rentan menjauhi lokasi asap dan yang kedua adalah memindahkan segera asapnya. Upaya kedua berarti pemerintah harus bekerja lebih serius menangani kebakaran yang menjadi sumber asap berbahaya ini," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Andra Sjafril mengatakan pihaknya sejak lama berupaya meminta bantuan masker jenis N95 kepada Kementerian Kesehatan RI.

"Kita terus minta, tapi kita tidak pernah dapat," ujar Andra ketika dihubungi Antara.

Ia mengatakan, Dinas Kesehatan Riau telah mengirim surat permohonan bantuan masker sebanyak 300 ribu melalui Pusat Penanggulangan Krisis Direktorat Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL).

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 persen adalah permintaan untuk masker N95. Masker itu lebih cenderung untuk pencegahan penyakit menular," kata Andra.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, sekitar 15.234 warga telah menderita berbagai penyakit akibat pengaruh kabut asap kebakaran lahan dan hutan selama terjadinya kebakaran yang parah pada dua bulan terakhir.

Warga paling banyak menderita infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) yang jumlahnya mencapai 12.262 orang.

Jumlah tersebut merupakan warga Riau yang berobat mulai tanggal 29 Juni hingga 7 September.

Selain terkena ISPA, banyak warga juga menderita gangguan kesehatan lainnya akibat asap seperti Pneumonia 324 orang, asma 513 orang, iritasi mata 879 orang, iritasi kulit 1.256 orang.

Sementara itu, Ketua Komisi Kebijakan Publik dan Politik pada Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Riau Yopi Pranoto meminta pemerintah untuk lebih serius menangani masalah kebakaran dan asap karena sebagian daerah Provinsi Riau kini dibuat tidak layak huni akibat polusi udara yang mencapai level berbahaya.

Menurut dia, seharusnya Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman berani menyatakan Riau darurat asap agar bantuan dari pemerintah pusat lebih mudah prosedurnya.

"Pemerintah seharusnya juga memberikan insentif kepada warga yang sakit karena asap," ujar Yopi.(ant)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat

Rabu, 04 November 2026 - 13:45:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Meningkatnya kualitas infrastru.

Riau

Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai

Rabu, 04 November 2026 - 10:55:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rencana pembangunan flyover di .

Riau

Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi

Rabu, 04 November 2026 - 10:21:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Tekanan kenaikan harga barang d.

Riau

Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi

Selasa, 03 November 2026 - 05:20:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Kota Pekanbaru resmi menjadi tu.

Riau

Pemko Pekanbaru Sudah Tebus 60 Ijazah Tertahan di Sekolah

Selasa, 03 November 2026 - 05:16:42 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.

Riau

Desain Pengganti Tugu Zapin Disiapkan Dinas PUPR Riau, Disesuaikan dengan Ornamen Melayu

Selasa, 03 November 2026 - 05:01:03 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemprov Riau mulai mematangkan .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
04 November 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
04 November 2026
Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
04 November 2026
Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
04 November 2026
Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
04 November 2026
Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
04 November 2026
Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Sudah Tebus 60 Ijazah Tertahan di Sekolah
03 November 2026
Desain Pengganti Tugu Zapin Disiapkan Dinas PUPR Riau, Disesuaikan dengan Ornamen Melayu
03 November 2026
Kehilangan Satu Waktu Sholat Diibaratkan Kehilangan Keluarga dan Harta
03 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
  • 2 Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
  • 3 Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
  • 4 Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
  • 5 Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
  • 6 Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
  • 7 Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com