PILIHAN +INDEKS
Malaysian Technology Development Corporation Bangun Pabrik Herbal di Kampar
Pemerintah Malaysia melalui Malaysian Technology Development Corporation (MTDC) merekomendasikan perusahaan herbal binaannya yakni Bio Alpha untuk berinvestasi membangun pabrik di Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
BANGKINANGKOTA-Pemerintah Malaysia melalui Malaysian Technology Development Corporation (MTDC) merekomendasikan perusahaan herbal binaannya yakni Bio Alpha untuk berinvestasi membangun pabrik di Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
"Tidak lama lagi, dalam beberapa bulan ini akan sudah dimulai pembangunannya," kata Abdul Rahman yasir selaku Senior Vice President MTDC kepada pers saat berkunjung ke Kampar pada Selasa (25/8/15).
Ia menjelaskan, nilai ivestasi untuk pembangunan pabrik dilakukan secara bertahap, pertama untuk dana pembangunan senilai 3 juta Dolar AS atau setara Rp42 miliar.
Rahman juga mengatakan, nantinya juga akan ada investasi ladang seluas 51 hektare yang akan ditanami tumbuhan herbal, tepatnya di kawasan Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kampar.
"Di atas lahan seluas itu, akan ditanami tumbuhan herbal seperti kunyit, pasak bumi, temulawak, dan lainnya," kata dia.
Kemudian ada juga tanaman herbal yang ada di Malaysia namun tidak ada di Indonesia, kata dia juga akan dibawa untuk di tanam di kawasan tersebut.
Pimpinan perusahaan herbal Malaysia dari Bio Alpha, William Hon pada kesempatan sama mengatakan, pihaknya di Malaysia telah memproduksi berbagai jenis obat herbal yang dipasarkan ke berbagai negara."Bahkan produk kami telah sampai dipasarkan ke China," katanya.
Dengan pasar yang sangat potensial, lanjut dia, maka kemudian direncanakan pengembangan ke negara-negara tetangga salah satunya di Indonesia, tepatnya di Kabupaten Kampar.
"Menurut saya Kampar merupakan daerah amat potensia untu dikembangkan tanaman herbal karena terdapat lahan yang luas. Maka kemudian dibangun pabrik di Kampar," katanya.
Bupati Kampar Jefry Noer mendukung rencana tersebut dan berharap akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di Kampar.
"Dengan dibangunnya Pabrik Herbal di Kampar tentu akan menyerap tenaga kerja dan potensi kebutuhan pokok tanaman obat keluarga (toga) dari masyarakat yang dapat kita berdayakan, dengan begitu salah satu tujuan pembangunan Pemda untuk mengentaskan kemiskinan semakin cepat pula karena dari berbagai sisi kita upayakan, dan mudah-mudahan segera terealisasi dalam waktu dekat," katanya.(rls)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Sambut Hari Raya Idul Adha, PT Musim Mas Salurkan Hewan Qurban di Desa Sekitar Perusahaan
Radarpekanbaru.com – PT Musim Mas kembali menunjuk.
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
JAKARTA — Perempuan muda asal Riau, , sukses mencuri perhatian di ajang nasion.
Bupati Pelalawan Desak Penanganan Cepat Kelangkaan BBM di Pangkalan Kerinci
Radarpekanbaru.com - Bupati Pelalawan, Zukri Misran,.
BBM Langka, Ketua DPRD kabupaten Pelalawan Siap Panggil Pertamina, Pertamina Umumkan Stok BBM Riau Aman
Radarpekanbaru.com - Kelangkaan BBM di Riau kian par.
Dari Wisata ke Harapan: Z-Park Kerinci Skyland Hidupkan Asa 420 Mustahik
Radarpekanbaru.com – Di sudut Pangkalan Kerinci, s.
Tidak Hanya Z - Park, Pengurus MD KAHMI Pelalawan Dorong Baznas Untuk Bangun Pabrik Kelapa Sawit Untuk Fakir Miskin
Radarpekanbaru.com - Inovasi yang dilakukan oleh Baz.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








