PILIHAN +INDEKS
Mantap,,,Petani Cabai di Surabaya Tiap Minggu Bisa Beli Mobil
Cabe
Jakarta, (radarpekanbaru.com) - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bercerita saol petani cabai di Surabaya. Saat memberikan sambutan dalam acara Dialog Kebangsaan di UIN Syarif Hidayatullah, wanita berjilbab ini menuturkan suksesnya para petani cabai di wilayah yang dipimpinnya.
"Cabai kita ini bagus karena cabai kita terkenal, cabai kita nggak busuk selama sebulan. Pada tahun 2011 cabai mencapai Rp 12 ribu-13 ribu per kilo," ujar Risma saat memberikan sambutan dalam dialog bertemakan 'Kedaulatan Pangan dan Martabat Bangsa' di UIN Syarif Hidayatullah, Jl Djuanda no 95, Tangerang Selatan, Sabtu (21/12/2013).
"Itu petani saya tiap minggu bisa beli mobil. Itu semua organik, sehingga mereka mendapat harga yang cukup tinggi," sambungnya disambut tepuk tangan hadirin.
Risma juga mengatakan, dirinya membagikan bibit-bibit sayur kepada para petaninya. Dia ingin mereka mampu menanam sendiri sayur mayur dan menyuplai pasar tradisional.
"Bagaimana warga terutama yang di kampung-kampung, karena di perkotaan, harga sayur lebih mahal dari emas, karena itu saya bagi bibit-bibit sayur, bisa suplai pasar tradisional," kata Risma.
Tampak juga di deretan depan hadirin, Ketua Umum PDIP Megawati dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo duduk bersebelahan. Keduanya beberapa kali tersenyum saat Risma berbicara di podium.(dtc)
Editor : Alamsah
"Cabai kita ini bagus karena cabai kita terkenal, cabai kita nggak busuk selama sebulan. Pada tahun 2011 cabai mencapai Rp 12 ribu-13 ribu per kilo," ujar Risma saat memberikan sambutan dalam dialog bertemakan 'Kedaulatan Pangan dan Martabat Bangsa' di UIN Syarif Hidayatullah, Jl Djuanda no 95, Tangerang Selatan, Sabtu (21/12/2013).
"Itu petani saya tiap minggu bisa beli mobil. Itu semua organik, sehingga mereka mendapat harga yang cukup tinggi," sambungnya disambut tepuk tangan hadirin.
Risma juga mengatakan, dirinya membagikan bibit-bibit sayur kepada para petaninya. Dia ingin mereka mampu menanam sendiri sayur mayur dan menyuplai pasar tradisional.
"Bagaimana warga terutama yang di kampung-kampung, karena di perkotaan, harga sayur lebih mahal dari emas, karena itu saya bagi bibit-bibit sayur, bisa suplai pasar tradisional," kata Risma.
Tampak juga di deretan depan hadirin, Ketua Umum PDIP Megawati dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo duduk bersebelahan. Keduanya beberapa kali tersenyum saat Risma berbicara di podium.(dtc)
Editor : Alamsah
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tindakan Nyata Kendalikan Inflasi dan Pemenuhan kebutuhan Sembako, Bupati Kampar Buka Pasar Murah di Kecamatan Bangkinang Kota
Radarpekanbaru – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos..
Sambut Hari Raya Idul Adha, PT Musim Mas Salurkan Hewan Qurban di Desa Sekitar Perusahaan
Radarpekanbaru.com – PT Musim Mas kembali menunjuk.
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
JAKARTA — Perempuan muda asal Riau, , sukses mencuri perhatian di ajang nasion.
Bupati Pelalawan Desak Penanganan Cepat Kelangkaan BBM di Pangkalan Kerinci
Radarpekanbaru.com - Bupati Pelalawan, Zukri Misran,.
BBM Langka, Ketua DPRD kabupaten Pelalawan Siap Panggil Pertamina, Pertamina Umumkan Stok BBM Riau Aman
Radarpekanbaru.com - Kelangkaan BBM di Riau kian par.
Dari Wisata ke Harapan: Z-Park Kerinci Skyland Hidupkan Asa 420 Mustahik
Radarpekanbaru.com – Di sudut Pangkalan Kerinci, s.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








