Pasca Kebakaran Pasar Cik Puan
Perwakilan Pedagang Datangi Kantor Walikota
RADARPEKANBARU.COm - Musibah Kebakaran Pasar Cik Puan Kota Pekanbaru menghadirkan duka yang sangat mendalam kepada setiap pedagang yang biasa mencari nafkah di pasar tradisional tersebut. Bagaimana tidak bersedih, sebentar lagi mau lebaran, anak masuk sekolah, kebutuhan sehari-hari wajib dipenuhi namun usaha, aset dagangan telah menjadi abu dilalap si jago merah.
Sebanyak 10 orang perwakilan dari pasar Cik Puan mendatangi kantor Walikota, Selasa (7/7) untuk meminta bantuan terkait musibah kebakaran yang menimpa mereka.
Wakil Ketua Pasar Cik Puan, Ramadalis mengatakan dirinya beserta 9 orang lainnya sudah sejak pagi menunggu Walikota tapi tak kunjung datang.
"Kami minta pak Wali mau menemui kami. Seharusnya kan beliau datang pagi-pagi tadi kesana (pasar,red) bukan malah kami yang ke kantor. Mana kepedulian Pak Wali buat kami, dulu aja pas mau maju jadi Walikota datang ke kami minta dukungan, sekarang lihatlah tak ada dia datang kepada kami. Bantulah kami Pak Wali,," ujar Mardalis.
Mardalis juga mengatakan para pedagang di pasar meminta Walikota segera memberikan izin kepada mereka untuk bisa berdagang lagi disana ataupun dicarikan tempat baru.
"Kami minta tolonglah. Modal kami tak ada, habis, ludes darimana lagi kami mau cari modal lagi. Kami kesini berharaplah ada bantuan paling gak untuk modal untuk berdagang lagi, mana ini mau lebaran lagi dek. Mau kemana lagi dicari uang untuk lebaran anak-anak kami," jelasnya.
Hal senada juga disampaikan salah satu perwakilan dari Pasar Cik Puan, Murlina. Dengan tegas ia mengatakan kecewa dengan Walikota yang terkesan cuek dan tak mau peduli dengan nasib mereka.
"Apalagi hutang kami juga sudah dimana-mana dek. Mana mau lebaran, mikirin hutang lagi, bingung kami dek. Pokoknya kami akan tunggu pak Wali datang, kalau memang hari ini kita gak jumpa Pak Wali besok kami akan datang lagi," tegasnya.
Menanggapi hal demikian, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT mengatakan pemerintah kota saat ini sedang mempelajari jalur bantuan yang akan diberikan. Pasalnya pihaknya tidak dapat diberikan begitu saja, harus sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Dana tak terduga itu ada sebesar 100 M, tapi untuk pencairannya harus jelas. Jangan sampai dikemudian hari jadi temuan," singkat Walikota Pekanbaru.(ram)
Syahrul Aidi Ingatkan Wartawan Tak Bergantung pada AI
PEKANBARU — Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (A.
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
PEKANBARU — Pengelolaan zakat di Provinsi Riau dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangka.
Reses di Kampar Utara, Ramli Minta Pemkab Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Warga
Radarpekanbaru.Com - Anggota DPRD Kabupaten Kampar D.
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
SIAK — Perayaan ulang tahun ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Si.
Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
PEKANBARU — Nama Gibra Hazell Alvaro menjadi salah satu atlet muda asal Riau y.
Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Mulai Bahas Naskah Akademik
Radarpekanbaru.com - Komitmen Fraksi Partai Kebangki.








