Burhanuddin Muhtadi: Regenerasi Kepartaian Kita Gridlock
RADARPEKANBARU.COM - Proses regenerasi Partai Politik (Parpol) di Indonesia dinilai telah mencapai titik gridlock atau buntu total.
Menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, kondisi gridlock ini menjangkiti hampir seluruh partai, baik yang sudah lama terbentuk, maupun yang baru lahir pasca reformasi.
"Ya tadi saya sudah jelaskan secara umum regenerasi kepartaian kita macet ya, bukan macet sebenarnya, gridlock. Gridlock itu ya tidak ada jalan sama sekali," kata Burhanuddin, dikutip dari Suara.com, Rabu, 29 April 2026.
Burhanuddin menuturkan, dirinya mencatat ada dua partai yang proses suksesi kepemimpinannya masih relatif terlihat, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golkar.
"Yang agak relatif lebih regenerasinya lebih jalan memang hanya satu dua partai ya, salah satunya adalah PKS dan Golkar. Di luar itu saya kira terjadi proses kemandekan demokratisasi internal partai," tutur Burhanuddin.
Meski demikian, Burhanuddin menilai jika kedua partai tersebut kini juga mulai menunjukkan penurunan kualitas pemilihan di internal partai.
Ia mencontohkan Partai Golkar yang dulunya dikenal dengan Musyawarah Nasional (Munas) yang sangat kompetitif, kini suasananya mulai berubah.
"Dulu misalnya kalau kita lihat di Golkar kan Munas luar biasa intensif, kompetitif, tapi belakangan juga berkurang gitu ya, suasana regenerasi yang berkualitas, meskipun masih lebih baik dibanding banyak partai lain Golkar itu ya," ungkapnya.
Burhanuddin memperingatkan bahwa kemandekan regenerasi ini membawa dampak buruk bagi ekosistem politik nasional.
Salah satu dampak yang paling nyata adalah munculnya disinsentif bagi kader-kader potensial.
Ketika pucuk pimpinan tidak pernah berganti, kader berkualitas cenderung akan menarik diri dari dunia politik.
"Itu semua macet kalau proses pemilihan para pimpinan partai tidak mengalami pergantian sama sekali gitu loh, dan itu yang menimbulkan semacam disinsentif buat kader partai yang berkualitas, karena merasa tidak ada suasana regenerasi di dalam dan kemudian mereka menarik diri dari urusan politik," tegasnya.
Burhanuddin juga mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengusulkan adanya perubahan regulasi terkait usulan batas masa jabatan ketua umum partai politik menjadi dua periode.
Meski perubahan undang-undang bukan ranah KPK, ia menilai usulan tersebut penting untuk memantik kritik masyarakat terhadap partai.
"Menurut saya KPK punya terobosan yang menarik dengan memasukkan usulan tadi. Memang kewenangannya bukan di KPK untuk perubahan undang-undang, tetapi setidaknya menjadi diskusi publik ya, supaya memikirkan partai, agar partai tidak lepas dari kritik, termasuk juga memberi kesempatan buat regenerasi," ujarnya.
Menurut Burhanuddin, fungsi utama partai politik sejak zaman dahulu adalah regenerasi dan kaderisasi.
Jika fungsi ini hilang, maka masa depan demokrasi internal partai di Indonesia akan tetap berada dalam "gambar yang buram".(ROC)
Survei Adidaya Institute: Prabowo Capres Terpopuler 2029, KDM dan AHY Nyodok Cawapres
RADARPEKANBARU.COM - Survei Adidaya Institute mengel.
Defisit Rp 2 T, BPJS Kesehatan Potensi Gagal Bayar pada Juli 2027
RADARPEKANBARU.COM - BPJS Kesehatan menghadapi risik.
Gagal Stabilkan Harga Pangan, Zulhas dan Budi Santoso Layak Dicopot
RADARPEKANBARU.COM - Harga kebutuhan pokok yang teru.
Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
RADARPEKANBARU.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan.
Timnas Indonesia Bungkam Oman 3-0, Herdman Sukses Bangun Skema Tanpa Idzes
RADARPEKANBARU.COM - Pelatih Timnas Indonesia, John .
Hakim Jatuhkan Vonis Immanuel Ebenezer 4,5 Tahun Penjara
RADARPEKANBARU.COM - Hakim Pengadilan Tipikor Jakart.








