Selamat Jalan Ketua, Selamat Jalan Sahabat
Selamat Jalan Ketua, Selamat Jalan Sahabat
Oleh: Helfizon Assyafei
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Betapa fana-nya kehidupan manusia. Kabar wafatnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H. Zulmansyah Sekedang, memenuhi berbagai grup WhatsApp sejak malam. Karena tidur lebih cepat dari biasanya, saya baru mengetahui kabar duka itu keesokan paginya. Saya tertegun menatap layar ponsel, diliputi rasa tak percaya—benarkah berita ini?
Sejak pagi, para wartawan, kolega, dan kerabat memadati kediaman almarhum di Jalan Purwodadi, Pekanbaru. Saat itu jenazah masih berada di rumah sakit di Jakarta, bersiap untuk diterbangkan ke Pekanbaru. Sulit rasanya menerima kenyataan bahwa sosok yang dikenal rendah hati itu telah tiada. Ia pergi tanpa tanda, di saat tak seorang pun menyangka. Padahal, sehari sebelumnya ia masih tampak sehat dan aktif menghadiri deklarasi wartawan senior di Jakarta.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang kebersamaannya dengan almarhum. Ia menyebut Zulmansyah sebagai kader terbaik dan pribadi yang “sangat baik”—bukan sekadar baik, tetapi melampaui kebanyakan orang. Pernyataan itu bukan pujian kosong. Kami yang pernah bekerja bersamanya sejak awal sudah lama merasakan kebaikan itu.
Saya sendiri mengenalnya sejak tahun 2001, saat bergabung dengan Riau Pos. Ketika itu, ia menjabat sebagai Asisten Koordinator Liputan (Askorlip). Ia adalah tipe pemimpin yang mendidik, peduli, dan menginspirasi. Ia gemar menolong dan berbagi, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
“Rezeki itu seperti aliran air,” katanya suatu ketika. “Kalau tidak dialirkan kepada yang membutuhkan, maka akan tersumbat dan menjadi busuk.”
Ucapan itu bukan sekadar nasihat. Ia menjalankannya. Selain membantu anak yatim dan kaum dhuafa, ia rutin berbagi di bulan Ramadan. Salah satu yang paling membekas adalah ketika ia menyumbangkan satu ton kurma untuk dibagikan ke masjid-masjid di Pekanbaru. Saya sendiri turut mendistribusikan bantuan itu ke lingkungan sekitar.
Saat menjabat sebagai pimpinan pemasaran di Riau Pos, ia juga pernah memberangkatkan loper dan pengasong koran—anak-anak jalanan yang sehari-hari berjuang di lampu merah—untuk berwisata ke Malaysia dan Singapura. Sebuah pengalaman yang mungkin tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Dari almarhum, saya belajar bahwa menjadi pemimpin harus berlapang dada. Kritik, cacian, bahkan hujatan tidak pernah ia balas.
“Orang boleh suka atau tidak suka pada kita. Yang suka memuji, yang tidak suka mencaci—itu hal biasa,” ujarnya.
Ia tidak hanya santun, tetapi juga cerdas dan solutif dalam menghadapi berbagai persoalan organisasi.
Satu lagi bukti betapa ia dicintai banyak orang terlihat dari membludaknya pelayat yang datang untuk menyolatkannya. Masjid yang dipimpinnya tak mampu menampung jamaah. Tikar dibentangkan hingga ke halaman, dan suasana salat jenazah terasa seperti salat Id karena begitu ramainya.
Banyak kenangan baik yang ia tinggalkan. Saat jenazah dibawa menuju pemakaman, langit mendadak gelap dan hujan turun deras, seakan turut menangisi kepergian sosok yang begitu berarti bagi banyak orang.
Selamat jalan, Ketua.
Selamat jalan, sahabat.
Pekanbaru, 18 April 2026
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban
PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.
Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum
PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .






.jpg)

