Kerusuhan Panipahan Dipicu Cekcok Dua IRT, Isu Narkoba Percepat Amuk Massa
RADARPEKANBARU.COM - Kerusuhan yang berujung pembakaran dan perusakan di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, ternyata dipicu konflik personal. Konflik itu kemudian meluas di media sosial sebelum akhirnya berkembang menjadi aksi massa
Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Riau, Brigjen Pol. Hengky Haryadi, mengungkapkan pemicu awal kericuhan bukan terkait langsung dengan narkoba, melainkan perselisihan antara dua ibu rumah tangga.
"Awalnya hanya keributan dua orang ibu. Salah satunya tidak terima anaknya diberi uang THR lalu diposting di media sosial. Dari situ berkembang saling tuduh dan memicu emosi," kata Hengky, Senin (13/4/2026).
Perselisihan tersebut sempat dimediasi di Polsek Panipahan, namun tidak mencapai kesepakatan. Konflik kemudian berlanjut di media sosial dan memicu reaksi luas dari masyarakat.
Dalam waktu singkat, situasi berkembang menjadi aksi massa. Warga melakukan perusakan dan pembakaran terhadap rumah yang diduga terkait jaringan narkoba, serta menyerang tempat hiburan karaoke.
Hengky menyebut peristiwa itu sebagai kejadian kontinjensi yang muncul tiba-tiba dan berkembang cepat. Meski berawal dari konflik personal, ia menegaskan keresahan masyarakat terhadap peredaran narkoba menjadi faktor yang mempercepat eskalasi.
Panipahan dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi karena berada di wilayah perbatasan yang kerap menjadi jalur masuk narkotika dari luar negeri.
“Sebagian besar pengungkapan kasus narkoba berasal dari jaringan luar negeri. Wilayah perbatasan memiliki kerentanan tinggi,” ujarnya.
Data Polda Riau mencatat, dalam 15 bulan terakhir sebanyak 4.553 tersangka kasus narkoba telah diamankan, dengan rata-rata 34 tersangka per bulan.
Penindakan juga dilakukan secara internal. Sebanyak 18 personel kepolisian diberhentikan karena terlibat kasus narkoba.
"Kami menerapkan zero tolerance, termasuk terhadap anggota sendiri," tegasnya.
Untuk mencegah kejadian serupa, Polda Riau menyiapkan sejumlah langkah, antara lain membuka layanan pengaduan (hotline) serta membentuk kampung bebas narkoba dengan melibatkan masyarakat dan tokoh setempat.(ckc)
Komitmen Plt Gubri Tingkatkan Infrastruktur, Tahun Ini Ruas Jalan Mahato-Manggala 8,9 Km Dirigid
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
DPRD Riau Minta Pengurusan Izin Pertambangan Rakyat Disosialisasikan Di Kuansing
RADARPEKANBARU.COM - Anggota DPRD Provinsi Riau Daer.
Soal Tuntutan Beasiswa, Plt Biro Kesra Riau Sebut Sedang Berproses
RADARPEKANBARU.COM - Demo mahasiswa Universitas Riau.
Dinas P3AP2KB Catat 2.665 Kasus Kekerasan Anak di Riau Selama 2023–2025
RADARPEKANBARU.COM - Selama kurun waktu tahun 2023-2.
Ratusan Gram Emas Dari Toko Emas Syafira Disita, Diduga Terkait PETI Kuansing
RADARPEKANBARU.COM - Direktorat Reserse Kriminal Khu.
Sikap Banding Abdul Wahid Menggantung, PN Pekanbaru: Harusnya Mereka Tegas!
RADARPEKANBARU.COM - Upaya hukum banding Gubernur Ri.








