• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1926 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4258 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4263 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4216 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4331 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Puasa Ramadhan Memanusiakan Manusia

Redaksi Radarpku

Rabu, 04 Maret 2026 06:11:34 WIB
Cetak
Puasa Ramadhan Memanusiakan Manusia

RADARPEKANBARU.COM - Puasa Ramadhan, jelas sebuah desain amat serius yang Allah peruntukan bagi kita umat Islam sebagai hamba-Nya. Begitu besarnya manfaat puasa pada bulan agung ini, sampai- sampai agama menempatkan puasa Ramadhan sebagai salah satu rukun Islam.

Bahkan, kelengkapan seorang Muslim ditentukan pula oleh kelengkapannya dalam mengadopsi kelima rukun Islam dimaksud. Bila lepas, apalagi sengaja mengabaikan satu di antara kelima rukun itu, amat mungkin berkurang kelengkapannya sebagai seorang Muslim.

Begitulah hidup. Ia akan tetap bermakna dalam posisi kita sebagai hamba yang bersaksi dan meyakini akan af’al dan asma’ Allah, sepanjang kita memegangnya secara teguh. Soal apakah ia mengalami shifting karena berbagai pergeseran tantangan hidup, itu sebuah risiko.

Hal yang paling penting adalah bahwa kita menyadari itu sebuah kesalahan agar kita segera kembali ke jalan yang benar. Jalan yang telah digariskan oleh Allah untuk segenap anak manusia. Dalam konteks ini, puasa Ramadhan adalah skenario yang didesain agar kita memiliki ruang dan waktu untuk “bernegosiasi”. Menegosiasikan berbagai kemungkinan yang dipersiapkan Allah agar kita dapat memperbarui “persaksian” kepada-Nya.

Terlebih dalam sebelas bulan sebelum Ramadhan, kita telah kehilangan kemanusiaan kita sehingga untuk itu dibutuhkan ruang dan waktu “khusus” agar kita mampu memulangkan aspek kemanusiaan kita. Memang, semua ruang dan waktu bisa kita jadikan kesempatan untuk kembali kepada Allah.

Manusia sejati adalah yang memaklumi fungsi penciptaannya serta menyadari akan tanggung jawabnya sebagai hamba sekaligus khalifah Allah di atas bumi. Manusia diciptakan untuk mengabdi, menghamba, serta beribadah hanya kepada Allah.

Untuk itu, seluruh perjalanan dalam hidupnya harus berujung di muara Allah. Seluruh tarikan napasnya adalah ibadah, seluruh langkah kakinya adalah ibadah, seluruh pikirannya dicurahkan untuk ibadah, dan seluruh degup jantungnya adalah medium untuk ibadah. Tentu saja, ibadah dalam maknanya yang luas.

Ibadah dalam artian mahdah sebagaimana dituntunkan oleh agama dan ibadah maknawiyah yang bersumber dari nurani. Namun, manusia sebagai makhluk ibadah jangan pernah melupakan misi penciptaannya sebagai khalifah.

Mereka, setelah tawaran ini tak sanggup dipikul langit, bumi dan gunung, yang diamanati Allah untuk mengelola hidup agar kehidupan di bumi jauh dari aksi tumpah darah sebagaimana dikhawatirkan para malaikat pada awal-awal rencana Allah menciptakan manusia.

Manusia harus mengelola kehidupan dunia agar dapat menanam kebaikan demi kehidupan setelah kehidupan di atas bumi. Inilah Ramadhan yang sifatnya khusus. Di bulan lain, amal fardhu diganjar sesuai derajatnya dan amal sunah juga dibalas sesuai kadar kualitasnya. Akan tetapi, Ramadhan menyediakan kelipatannya. Amalan fardhu pada Ramadhan “diongkosi” Allah dengan ragam kelipatan dan sebuah amal sunah dibalas dengan pahala amalan fardhu.

Ramadhan adalah momentum bagi manusia mengembalikan aspek kemanusiaannya karena sekian bulan lamanya telah menjauh atau sengaja menjauh dari fitrah. Fitrah inilah landasan awal Allah menciptakan manusia. Fitrah ini pulalah yang ingin dicapai melalui puasa pada bulan Ramadhan. Manusia akan kehilangan visi dan misi kemanusiaannya kalau ia kehilangan fitrah.

Lantas, di manakah kampung halaman segenap anak manusia? Tak lain adalah Tuhan itu sendiri. “Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nyalah kita akan kembali.”

Di bulan Ramadhan, kita tengah bersiap untuk pulang kampung. Karena lama tidak bertemu, hampir dipastikan kita memendam rasa rindu yang tiada terkira. Kita bertekad dalam pertemuan nanti dengan sanak saudara, keluarga, serta tetangga, ingin datang dengan wajah yang disaput rasa bahagia. Terlebih, kita juga membayangkan wajah-wajah mereka yang penuh kebahagiaan.

Karena itu, selama satu bulan penuh, kita tengah berjuang mengumpulkan hadiah-hadiah istimewa untuk dipersembahkan kepada “orang-orang kampung kita”.

Kalau kita mudik secara berkala setiap Ramadhan, kita juga ingin agar hadiah dan persembahan itu mengalami perbaikan dan peningkatan kualitas. Ibadah kita selama Ramadhan adalah bekal untuk sampai ke kampung halaman alias Tuhan.

Satu yang pasti, kita harus memiliki keyakinan akan janji-Nya, Wa rahmati wasi’at kulla syai. “Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.” Karena itu, kalau kita datang dengan penuh dosa dan berlumur kesalahan, ini-lah kesempatan memper sembah kan pertobatan yang paling tulus.

Di akhir Ramadhan, kita berharap Allah menyematkan derajat la’allakum tattaquun (agar kalian bertakwa) di dada kita. Sebab, hanya dengan derajat itu, kita bisa memilih kunci untuk membuka gerbang surga. Dengan label itulah, kita akan dapat fasilitas untuk menjadi anggota warga negeri akhirat. Wallahu a’lam.(rep)


 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah

Senin, 28 September 2026 - 10:53:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Berumah tangga bagi seorang Mus.

Dakwatuna

Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali

Sabtu, 26 September 2026 - 09:59:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.

Dakwatuna

Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam

Jumat, 25 September 2026 - 09:46:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Di antara bentuk kemurahan dan .

Dakwatuna

Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini

Kamis, 24 September 2026 - 09:03:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Seringkali kita mendengar seseo.

Dakwatuna

Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn

Rabu, 23 September 2026 - 08:26:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Allah Menciptakan Kejahatan dan Dosa di Alam Semesta?

Selasa, 22 September 2026 - 10:20:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya hikmah Allah Yang .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh
28 September 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit
28 September 2026
Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target
28 September 2026
Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah
28 September 2026
Musim Hujan Diprediksi Singkat, Pemerintah Harus Putar Otak Cegah Karhutla
28 September 2026
Koalisi Oposisi Israel Sepakat Bersatu untuk Gulingkan Netanyahu
28 September 2026
Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
26 September 2026
Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
26 September 2026
4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
26 September 2026
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
26 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh
  • 2 Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit
  • 3 Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target
  • 4 Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah
  • 5 Musim Hujan Diprediksi Singkat, Pemerintah Harus Putar Otak Cegah Karhutla
  • 6 Koalisi Oposisi Israel Sepakat Bersatu untuk Gulingkan Netanyahu
  • 7 Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com