Asah Kapak Sebelum Beraksi Mahasiswa UIN Suska Riau Rencanakan Penyerangan
RADARPEKANBARU.COM - Momen ujian skripsi akhir atau munaqosah yang seharusnya menjadi pencapaian akademis berubah menjadi pengalaman traumatis bagi Farradhilla Ayu Pramesti. Mahasiswi berusia 23 tahun asal Kabupaten Bintan ini diserang secara tiba-tiba oleh teman satu jurusannya di lantai dua gedung Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau, Kamis (26/2/2026) pagi.
Pelaku bernama Raihan Mufazzar nekat membawa senjata tajam ke area kampus karena menyimpan rasa sakit hati akibat persoalan asmara yang tidak berbalas. Pemuda 21 tahun tersebut merencanakan tindakannya sejak November 2025. Saat serangan terjadi, korban yang sedang sendirian menunggu jadwal ujian terpaksa berupaya menyelamatkan diri melalui jendela.
Berkat kesigapan petugas keamanan kampus, insiden lebih fatal berhasil dicegah dan pelaku langsung diamankan. Pihak kepolisian kini menahan tersangka di ruang isolasi khusus dan menjeratnya dengan pasal berlapis atas tindakannya.
"Kita tambahkan pasal perencanaan pembunuhan dan penganiayaan berat, ancaman hukuman 17 tahun," tegas Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, Jumat (27/2/2026).
Berdasarkan hasil tes urine, tersangka dipastikan negatif dari pengaruh narkoba. Kepolisian juga berencana melibatkan ahli kejiwaan untuk memeriksa kondisi psikologis pelaku lebih lanjut demi mengusut tuntas motif di balik obsesi tersebut.
"Nanti kita ajukan ke psikiater dulu untuk pemeriksaan kejiwaan," sambung Anggi.
Fokus utama saat ini tertuju pada pemulihan kondisi fisik dan mental korban yang sempat mendapat perawatan awal di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Farradhilla kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad untuk menjalani tindakan medis lanjutan akibat cedera patah pergelangan tangan dan luka di kepala saat berusaha menangkis serangan.
Alhamdulillah, malam tadi jam 11.30 malam sudah selesai operasi pergelangan tangan korban. Alhamdulillah lancar," jelas Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Suska Riau, Dr Alpi Syahrin.
Pihak universitas berkomitmen memberikan perlindungan dan jaminan pendampingan penuh agar korban bisa melewati masa kritis dan memulihkan trauma akibat insiden ini.
"Wakil Rektor III dan Dekan mengantar langsung ke rumah sakit. Tentunya UIN Suska memberikan pendampingan penuh, termasuk bantuan pengobatan psikis dan pemulihan psikologis kepada korban," papar Juru Bicara UIN Suska Riau, Rhonny Riansyah.(grc)
Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
RADARPEKANBARU.COM - Proses aktivasi akun Sistem Pen.
Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
RADARPEKANBARU.COM - Wakil Walikota Pekanbaru, Marka.
Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate
RADARPEKANBARU.COM - Direktorat Reserse Narkoba Pold.
Eks Ajudan Sekwan Pekanbaru Divonis 3 Tahun Penjara dalam Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi
RADARPEKANBARU.COM - Jhonny Andrean, terdakwa tindak.
Harga Pertamax Riau Menjadi yang Termahal di Indonesia
RADARPEKANBARU.COM - Masyarakat Riau kini harus mero.








