Polda Riau Permudah Masyarakat Lapor Polisi Nakal Lewat Barcode Propam
RADARPEKANBARU.COM - Masyarakat kini dapat lebih mudah melaporkan anggota Polri yang bertindak semena-mena atau tidak menjalankan tugas sesuai prosedur.
Polda Riau menyediakan mekanisme pengaduan berbasis barcode Propam, sehingga masyarakat tidak perlu datang langsung ke Polda maupun Polres.
Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Harrisandi, menjelaskan sistem pengaduan ini telah dibuka sejak 13 Oktober 2025. Barcode Propam telah disebarkan di berbagai lokasi strategis, termasuk melalui stiker, video truk, dan media publik lainnya.
"Masyarakat dapat memanfaatkannya dengan hanya memindai barcode menggunakan telepon genggam, masyarakat dapat langsung melaporkan kejadian, lokasi, serta bukti pendukung," jelas Harrisandi, di Mapolda Riau, Selasa (24/2/2026).
Laporan yang masuk akan diterima operator dan diteruskan ke jajaran Polda sesuai lokasi kejadian.
"Proses disposisi bisa dilakukan sekitar 15 menit setelah laporan diterima," ucapnya.
Menurutnya, masyarakat dari daerah manapun tetap bisa melaporkan anggota Polda Riau, misalnya jika pelapor berada di luar Provinsi Riau.
Syaratnya, pelapor harus menyertakan bukti-bukti yang jelas dan keterangan lengkap. Operator kemudian akan menindaklanjuti laporan dengan menghubungi pelapor untuk verifikasi.
Harrisandi menekankan, layanan ini tidak dipungut biaya dan bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam menyampaikan pengaduan.
“Tujuan kami adalah memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat, transparan, dan akuntabel, sehingga meningkatkan pengawasan internal di lingkungan Polri,” katanya.
Layanan ini telah diimplementasikan secara luas di seluruh jajaran Polda Riau dan Polres dengan total 183 barcode yang terpasang. Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan melalui media sosial resmi Polda Riau.
Dengan hadirnya layanan barcode Propam, masyarakat tidak lagi perlu datang langsung ke kantor polisi untuk menyampaikan pengaduan. Sistem ini diharapkan dapat memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.
“Selain mempermudah pengaduan, sistem ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat bahwa Polri terbuka terhadap kritik dan pengawasan publik. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan bijak,” pungkas Harrisandi.(ckc)
Komitmen Plt Gubri Tingkatkan Infrastruktur, Tahun Ini Ruas Jalan Mahato-Manggala 8,9 Km Dirigid
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
DPRD Riau Minta Pengurusan Izin Pertambangan Rakyat Disosialisasikan Di Kuansing
RADARPEKANBARU.COM - Anggota DPRD Provinsi Riau Daer.
Soal Tuntutan Beasiswa, Plt Biro Kesra Riau Sebut Sedang Berproses
RADARPEKANBARU.COM - Demo mahasiswa Universitas Riau.
Dinas P3AP2KB Catat 2.665 Kasus Kekerasan Anak di Riau Selama 2023–2025
RADARPEKANBARU.COM - Selama kurun waktu tahun 2023-2.
Ratusan Gram Emas Dari Toko Emas Syafira Disita, Diduga Terkait PETI Kuansing
RADARPEKANBARU.COM - Direktorat Reserse Kriminal Khu.
Sikap Banding Abdul Wahid Menggantung, PN Pekanbaru: Harusnya Mereka Tegas!
RADARPEKANBARU.COM - Upaya hukum banding Gubernur Ri.








