• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2331 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2272 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2302 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2270 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2281 Kali

  • Home
  • Internasional

Survei: Korban Tewas di Jalur Gaza Tembus 75.000 Jiwa

Redaksi Radarpku

Kamis, 19 Februari 2026 08:04:59 WIB
Cetak
Survei: Korban Tewas di Jalur Gaza Tembus 75.000 Jiwa

RADARPEKANBARU.COM - Jumlah korban tewas di Jalur Gaza dilaporkan telah melampaui 75.000 orang, berdasarkan penelitian independen yang dipublikasikan di jurnal medis internasional, termasuk The Lancet Global Health.

Studi tersebut menyebutkan bahwa angka resmi dari Kementerian Kesehatan Gaza kemungkinan besar merupakan angka minimum, bukan dilebih-lebihkan seperti yang kerap dituduhkan.
 

Dikutip dari Al Jazeera, Kamis, 19 Februari 2026, survei yang dikenal sebagai Gaza Mortality Survey (GMS) memperkirakan sekitar 75.200 kematian akibat kekerasan sejak 7 Oktober 2023 hingga 5 Januari 2025. Angka ini lebih tinggi 34 persen dibandingkan data resmi Kementerian Kesehatan untuk periode yang sama.

Penelitian dilakukan dengan mewawancarai 2.000 rumah tangga yang mewakili hampir 10.000 orang, sehingga dinilai memiliki dasar data yang kuat.

Meski Israel selama ini mempertanyakan jumlah korban yang dirilis otoritas Gaza, seorang pejabat militer Israel pada Januari lalu mengakui bahwa sekitar 70.000 orang telah tewas selama perang. Studi terbaru ini juga menemukan bahwa lebih dari separuh korban tewas adalah perempuan, anak-anak, dan lansia—konsisten dengan laporan sebelumnya.

Peneliti utama studi tersebut, Michael Spagat dari Royal Holloway University of London, menilai sistem pencatatan korban di Gaza tetap cukup andal meski berada dalam kondisi perang.

“Validasi pelaporan Kementerian Kesehatan melalui berbagai metodologi independen mendukung keandalan sistem pencatatan korban administratif mereka bahkan dalam kondisi ekstrem,” demikian pernyataan dalam penelitian tersebut.

Selain kematian akibat serangan langsung, penelitian juga mencatat sekitar 16.300 kematian tidak langsung. Dari jumlah itu, sekitar 8.540 dikategorikan sebagai “kematian berlebih” akibat memburuknya kondisi hidup, runtuhnya sistem kesehatan, dan dampak blokade. Banyak korban meninggal karena infeksi, gagal organ, atau tidak mendapat perawatan medis tepat waktu.

Di sisi lain, beban luka berat juga sangat besar. Model prediktif yang diterbitkan di jurnal eClinicalMedicine memperkirakan lebih dari 116.000 kasus cedera hingga April 2025. Sekitar 29.000 hingga 46.000 di antaranya membutuhkan operasi rekonstruksi kompleks.

Namun, kapasitas medis Gaza sangat terbatas. Sebelum perang, wilayah dengan populasi lebih dari 2,2 juta orang itu hanya memiliki delapan dokter bedah plastik dan rekonstruksi bersertifikat.

Hingga Mei 2025, hanya 12 dari 36 rumah sakit di Gaza yang masih dapat memberikan layanan di luar penanganan darurat dasar. Jumlah tempat tidur rumah sakit juga turun drastis. Para peneliti memperingatkan bahwa meskipun kapasitas operasi dipulihkan seperti sebelum perang, dibutuhkan sekitar satu dekade untuk menangani seluruh kasus operasi rekonstruksi yang menumpuk.

Para penulis studi menegaskan bahwa kehancuran sistem kesehatan memperumit perhitungan jumlah korban sebenarnya. Banyak jenazah masih tertimbun reruntuhan atau belum teridentifikasi. Mereka menekankan bahwa satu-satunya cara mencegah bertambahnya korban jiwa dan beban luka permanen adalah penghentian serangan terhadap warga sipil serta perlindungan infrastruktur medis sesuai hukum humaniter internasional.(rml)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

AS Blokir Jaringan Pengadaan Senjata Iran di China dan Hong Kong

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:14:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:40:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM  -.

Internasional

Trump Sebut Negosiasi Damai Terus Berlanjut Meski Israel dan Iran Saling Serang

Selasa, 09 Juni 2026 - 09:49:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Ngeles Ingkar Janji, Perang Iran Demi Selamatkan Dunia

Senin, 08 Juni 2026 - 09:34:09 WIB

RADARPEKANBARU.COM -  .

Internasional

Sempat Tertahan 7 Jam di Jeddah, Jemaah Haji Kloter KJT-04 Akhirnya Terbang Aman

Sabtu, 06 Juni 2026 - 09:04:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Indonesia-Malaysia Perkuat Kemitraan Strategis Hadapi Ketidakpastian Global

Jumat, 05 Juni 2026 - 09:35:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Indonesia dan Malays.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
11 Juni 2026
Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
11 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
11 Juni 2026
Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram
11 Juni 2026
Survei Adidaya Institute: Prabowo Capres Terpopuler 2029, KDM dan AHY Nyodok Cawapres
11 Juni 2026
AS Blokir Jaringan Pengadaan Senjata Iran di China dan Hong Kong
11 Juni 2026
Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate
10 Juni 2026
Eks Ajudan Sekwan Pekanbaru Divonis 3 Tahun Penjara dalam Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi
10 Juni 2026
Harga Pertamax Riau Menjadi yang Termahal di Indonesia
10 Juni 2026
Kisah Tragis Pengkhianat Rasulullah, Jasadnya Ditolak Bumi Berkali-kali
10 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
  • 2 Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
  • 3 Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
  • 4 Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram
  • 5 Survei Adidaya Institute: Prabowo Capres Terpopuler 2029, KDM dan AHY Nyodok Cawapres
  • 6 AS Blokir Jaringan Pengadaan Senjata Iran di China dan Hong Kong
  • 7 Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com