• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3811 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3805 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3776 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3863 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3787 Kali

  • Home
  • Internasional

Korban Tewas Penindakan Protes di Iran Tembus 6.000 Orang

Redaksi Radarpku

Rabu, 28 Januari 2026 13:57:32 WIB
Cetak
Korban Tewas Penindakan Protes di Iran Tembus 6.000 Orang

RADARPEKANBARU.COM - Jumlah korban tewas akibat penindakan keras terhadap gelombang protes di Iran dilaporkan melonjak hingga lebih dari 6.000 orang dalam kurun satu bulan terakhir

Angka ini disampaikan oleh Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA), kelompok pemantau yang selama ini dikenal cukup konsisten dalam mendokumentasikan kekerasan di Iran.

Menurut laporan HRANA, sedikitnya 6.126 orang tewas dalam bentrokan antara demonstran dan aparat pemerintah selama 30 hari terakhir. 

Dari total tersebut, 5.777 korban merupakan demonstran, sementara 49 lainnya adalah warga sipil non-demonstran. Selain itu, sekitar 214 anggota pasukan pemerintah juga dilaporkan meninggal dunia. HRANA juga mencatat bahwa 86 anak termasuk di antara korban jiwa.

Meski demikian, jumlah korban sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih besar. HRANA menyebut masih melakukan penyelidikan terhadap lebih dari 17.000 potensi kematian yang hingga kini belum dapat diverifikasi sepenuhnya. Keterbatasan akses informasi di dalam negeri menjadi kendala utama dalam proses verifikasi tersebut.

Pemerintah Iran disebut secara luas membatasi bahkan memadamkan akses internet sejak kerusuhan pecah. Langkah ini dinilai sengaja dilakukan untuk menghambat arus informasi dan menyulitkan upaya pemantauan independen.

“Gangguan dan pemadaman internet yang meluas tetap menjadi salah satu alat utama pemerintah untuk membatasi aliran informasi dan mengurangi kemampuan para pengunjuk rasa untuk berorganisasi,” kata HRANA dalam pernyataannya, dikutip redaksi di Jakarta dari 9News, Rabu 28 Januari 2026. 

HRANA menambahkan, pembatasan internet tersebut berdampak serius terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. 

“Situasi ini secara efektif telah menyebabkan gangguan besar terhadap akses warga negara terhadap informasi, komunikasi dengan keluarga, layanan daring, dan media independen,” lanjut pernyataan tersebut.

Di sisi lain, pemerintah Iran membantah angka korban yang dirilis kelompok hak asasi manusia. Sumber resmi menyebut jumlah korban tewas hanya sedikit di atas 3.000 orang. 

Dari angka tersebut, 2.427 korban diklaim merupakan warga sipil dan aparat keamanan, sementara sisanya dikategorikan sebagai “teroris”. Dalam sejumlah peristiwa sebelumnya, rezim teokrasi Iran kerap dituding meremehkan atau tidak melaporkan secara transparan jumlah korban jiwa akibat kerusuhan.

Data HRANA juga menunjukkan luasnya dampak penindakan aparat. Hampir 42.000 orang dilaporkan ditangkap, sementara lebih dari 11.000 lainnya mengalami luka berat. Skala kekerasan ini disebut melampaui berbagai gelombang protes di Iran dalam beberapa dekade terakhir, bahkan mengingatkan pada situasi menjelang Revolusi Islam Iran pada 1979.

Sementara itu, media pemerintah Iran terus menuding keterlibatan kekuatan asing, termasuk Amerika Serikat, sebagai dalang di balik gelombang protes. Namun para pengamat menilai akar persoalan justru berasal dari kondisi ekonomi Iran yang memburuk, tekanan sanksi internasional, serta ketidakpuasan publik yang telah lama terakumulasi. (rml)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Spanyol Bantah Siapkan Rencana Hadapi Maroko Usai Eksodus Migran Ceuta

Kamis, 03 September 2026 - 09:49:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

AS Serang Iran: Korban Sipil Berjatuhan, Teheran Janji Membalas

Rabu, 02 September 2026 - 09:09:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

AS Serang Dua Peluncur Roket Iran Dekat Selat Hormuz

Selasa, 01 September 2026 - 09:47:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ratusan Jenazah Korban Banjir Nepal Mulai Dimakamkan Massal

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:00:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:32:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Banjir Bandang Nepal dan Tibet Renggut Ratusan Jiwa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:18:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
03 September 2026
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
03 September 2026
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
03 September 2026
Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
03 September 2026
Hukum Duduk Memeluk Lutut dalam Islam, Kapan Boleh dan tidak Boleh?
03 September 2026
Anggaran BPS Rp6,4 Triliun Harus Dibarengi Pembenahan Data Desil
03 September 2026
Spanyol Bantah Siapkan Rencana Hadapi Maroko Usai Eksodus Migran Ceuta
03 September 2026
Proyek Drainase di Jalan Paus Telan Rp4 Miliar
02 September 2026
Hati-Hati dengan Angan-Angan, Pintu Maksiat yang Jadi Cita-Cita Batil
02 September 2026
1.310 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Riau 26 Titik
02 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
  • 2 Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
  • 3 Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
  • 4 Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
  • 5 Hukum Duduk Memeluk Lutut dalam Islam, Kapan Boleh dan tidak Boleh?
  • 6 Anggaran BPS Rp6,4 Triliun Harus Dibarengi Pembenahan Data Desil
  • 7 Spanyol Bantah Siapkan Rencana Hadapi Maroko Usai Eksodus Migran Ceuta

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com