• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3811 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3805 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3776 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3863 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3787 Kali

  • Home
  • Politik

Warisan Dosa Tata Kelola Hutan Era Jokowi–Siti Nurbaya Ketika Pusat Lepas Tangan, Daerah Menanggung Konflik

Redaksi Radarpku

Kamis, 22 Januari 2026 12:26:31 WIB
Cetak
Warisan Dosa Tata Kelola Hutan Era Jokowi–Siti Nurbaya Ketika Pusat Lepas Tangan, Daerah Menanggung Konflik
Polda Riau gelar konferensi pers penangkapan sembilan orang yang diduga terlibat perusakan fasilitas satgas dan praktik perambahan kawasan TNTN

Pemerintah pusat perlu berhati-hati agar tidak kembali mencuci tangan atas kegagalannya sendiri dalam menjaga kawasan hutan konservasi. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kawasan konservasi yang benar-benar terlindungi kini hanya tersisa sebagian kecil. Pada saat yang sama, kewenangan untuk mengubah kawasan hutan menjadi berbagai bentuk izin usaha sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat.

Ironinya, ketika kebijakan tersebut memicu konflik tenurial, beban penyelesaiannya justru dilimpahkan kepada pemerintah daerah. Daerah dipaksa menghadapi dampak sosial, ekonomi, bahkan keamanan, dari keputusan yang dirumuskan jauh dari realitas tapak. Pola ini bukan fenomena baru, melainkan skenario lama yang terus berulang dalam tata kelola kehutanan nasional.

Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, pola ini dijalankan secara sistematis. Pemerintah pusat menetapkan kebijakan perizinan dan penataan kawasan, sementara pemerintah daerah harus menanggung konsekuensinya. Di Riau, misalnya, daerah dibebani tanggung jawab sosial untuk menangani warga dan pekerja kebun sawit yang terlanjur bermukim dan menggantungkan hidup di kawasan konservasi seperti Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Sebagai jalan keluar, pemerintah mendorong skema perhutanan sosial, termasuk Hutan Kemasyarakatan (HKM) dan Persetujuan Sosial (PS). Namun, dalam praktiknya, skema tersebut kerap dinilai lebih bersifat administratif daripada substantif. Program yang seharusnya menjadi solusi konflik justru sering berfungsi sebagai pintu pencairan anggaran, tanpa menyentuh akar persoalan tenurial yang kompleks dan berlapis.

Hingga hari ini, banyak izin PS di Riau berhenti pada selembar Surat Keputusan (SK). Dokumen tersebut dipamerkan dalam berbagai forum, namun tidak pernah benar-benar operasional. Tidak ada kepastian usaha, tidak ada kepastian pengelolaan lahan, dan pada akhirnya tidak ada peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagaimana yang dijanjikan.

Lebih jauh, skema PS dan HKM bahkan berpotensi melahirkan konflik baru. Banyak penguasa tapak atau pengelola lahan yang secara faktual telah lama berada di lokasi justru tidak tercantum dalam daftar penerima izin. Ketika legitimasi sosial diabaikan, konflik horizontal di tingkat masyarakat menjadi sulit dihindari.

Kondisi ini mencerminkan kegagalan mendasar dalam tata kelola kehutanan nasional. Negara terlalu sibuk mengatur dari balik meja, tetapi abai terhadap realitas sosial di lapangan. Regulasi diproduksi secara masif, namun implementasi minim. Pemerintah daerah menjadi sasaran kemarahan publik, sementara pemerintah pusat berlindung di balik dalih kewenangan normatif dan prosedural.

Warisan kebijakan kehutanan di era Jokowi–Siti Nurbaya patut dicatat sebagai dosa tata kelola. Kawasan konservasi terdegradasi, konflik tenurial kian berlapis, dan kepercayaan masyarakat terhadap negara terus terkikis. Semua itu terjadi atas nama legalitas, perizinan, dan program yang tidak pernah benar-benar hidup di lapangan.

Pada akhirnya, jargon keberpihakan pada lingkungan dan rakyat kecil terdengar nyaring di pusat kekuasaan, tetapi hampa di tapak. Daerah menanggung beban, rakyat menanggung risiko, sementara para pengambil kebijakan tetap dapat berkata: semua sudah sesuai prosedur.

Oleh Ir. Arief Despensary, M.Sc.
(Pengamat kehutanan/Warga Riau)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Politik

Reses di Kampar Utara, Ramli Minta Pemkab Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:00:00 WIB

Radarpekanbaru.Com - Anggota DPRD Kabupaten Kampar D.

Politik

PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah

Ahad, 23 Agustus 2026 - 21:03:54 WIB

SIAK — Perayaan ulang tahun ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Si.

Politik

Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:30:30 WIB

PEKANBARU — Nama Gibra Hazell Alvaro menjadi salah satu atlet muda asal Riau y.

Politik

Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Mulai Bahas Naskah Akademik

Selasa, 04 Agustus 2026 - 13:30:00 WIB

Radarpekanbaru.com - Komitmen Fraksi Partai Kebangki.

Politik

Voting Sengit di Musda SPS Aceh, Muktarrudin Menang Selisih Satu Suara

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:54:59 WIB

BANDA ACEH – Musyawarah Daerah (Musda) III Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh berlangsung penuh.

Politik

SPS Riau Matangkan Persiapan Bimtek dan Rakerda di Kepri

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:50:10 WIB

PEKANBARU — Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau mulai mempersiapkan pelaksanaan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
03 September 2026
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
03 September 2026
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
03 September 2026
Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
03 September 2026
Hukum Duduk Memeluk Lutut dalam Islam, Kapan Boleh dan tidak Boleh?
03 September 2026
Anggaran BPS Rp6,4 Triliun Harus Dibarengi Pembenahan Data Desil
03 September 2026
Spanyol Bantah Siapkan Rencana Hadapi Maroko Usai Eksodus Migran Ceuta
03 September 2026
Proyek Drainase di Jalan Paus Telan Rp4 Miliar
02 September 2026
Hati-Hati dengan Angan-Angan, Pintu Maksiat yang Jadi Cita-Cita Batil
02 September 2026
1.310 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Riau 26 Titik
02 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
  • 2 Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
  • 3 Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
  • 4 Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
  • 5 Hukum Duduk Memeluk Lutut dalam Islam, Kapan Boleh dan tidak Boleh?
  • 6 Anggaran BPS Rp6,4 Triliun Harus Dibarengi Pembenahan Data Desil
  • 7 Spanyol Bantah Siapkan Rencana Hadapi Maroko Usai Eksodus Migran Ceuta

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com