• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2515 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2454 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2482 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2456 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2461 Kali

  • Home
  • Riau

Penjabat Di Dinas Kesehatan Riau Diduga Lakukan Pengancaman Dan Penganiayaan

Redaksi Radarpku

Selasa, 14 Oktober 2025 09:30:19 WIB
Cetak
Penjabat Di Dinas Kesehatan Riau Diduga Lakukan Pengancaman Dan Penganiayaan

RADARPEKANBARU.COM - Seorang warga Pekanbaru, Farhan, resmi melaporkan dugaan tindak pidana pengancaman dan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Penjabat aktif di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. 

Laporan tersebut teregister dengan Nomor: STPL/811/X/2025 di Polresta Pekanbaru pada tanggal 8 Oktober 2025, sekitar pukul 23.30 WIB.

Dalam laporan itu, Farhan menyebut dua nama yang terlibat, yakni inisial WO, yang saat kejadian menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau beserta istrinya YI.

Kejadian bermula pada tanggal 4 April 2025 sekitar pukul 19.28 WIB, ketika WO menelepon ayah Farhan dan menyampaikan niatnya untuk datang ke rumah keluarga Farhan di Perumahan Dagang Square No. 11, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru.

Menurut kronologi yang disampaikan Kuasa Hukum pelapor, Afriadi Andika, WO tiba di rumah sekitar pukul 20.25 WIB dan meminta Farhan turun dari kamarnya ke ruang tamu. 

Setelah itu, suasana berubah tegang. WO diduga mulai melakukan perusakan terhadap beberapa atribut rumah tangga, serta melakukan pengancaman terhadap Farhan, disinyalir menggunakan sebilah pisau berwarna putih.

Situasi semakin memanas ketika WO mengatakan, “Sebentar lagi YI dan Ydi akan datang. Gak bisa aku menghentikannya,” mengindikasikan bahwa aksi tersebut telah direncanakan dan melibatkan anggota keluarganya.

Sekitar pukul 21.00 WIB, kakak Farhan bernama Atika masuk ke rumah dari arah teras dan mendapati adiknya, Farras, sedang menangis ketakutan sambil memeluk Farhan. 

Atas permintaan ayah Farhan, Atika segera membawa Farras masuk ke dalam kamar agar tidak menyaksikan kejadian yang lebih jauh.

Namun kekacauan terus berlanjut. WO kembali terlihat duduk di tangga ruang tengah, dekat lokasi ibu Farhan dan Atika berusaha mengamankan barang-barang rumah yang rusak. Saat itu, WO dengan nada mengancam kembali berkata, 

"Habis kau!," ujar Afriadi mencontohkan kalimat terlapor, Senin, 13 Oktober 2025.

Klimaks insiden terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, ketika ayah Farhan mendadak merasa nyeri dada dan pingsan akibat syok atas situasi mencekam yang berlangsung di rumahnya. 

Dalam kondisi itu, YI yang juga istri dari WO dilaporkan kembali melakukan penyerangan terhadap Farhan dengan pukulan dan tendangan, sambil berteriak, 

"Mati kau Farhan! Kubunuh kau!" lanjut Afriadi menirukan ucapan terlapor.

WO, yang masih berada di tempat kejadian, disebut juga turut melakukan pemukulan terhadap Farhan.

Afriadi Andika, menegaskan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh WO dan YI bukan hanya sekadar pertikaian pribadi, tetapi sudah masuk dalam kategori tindak pidana serius.

"Klien kami telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan dugaan tindak pidana pengancaman dan perusakan secara bersama-sama sesuai Pasal 335 dan Pasal 170 KUHP."

"Peristiwa ini melibatkan kekerasan fisik, ancaman menggunakan senjata tajam, serta intimidasi psikologis terhadap anak-anak dan lansia. Ini bukan hanya persoalan keluarga, ini sudah menyangkut keselamatan nyawa seseorang," tegas Afriadi Andik.

Afriadi juga menyoroti jabatan publik yang disandang WO saat kejadian. Menurutnya, hal ini memperberat posisi hukum terlapor, karena sebagai pejabat publik, WO seharusnya menjadi contoh dan pelindung masyarakat, bukan justru menjadi pelaku kekerasan.

"Kami berharap Kapolresta Pekanbaru dan jajarannya dapat memberikan atensi penuh terhadap laporan klien kami. Proses hukum harus ditegakkan, siapapun pelakunya, apapun jabatannya," tambah Afriadi.

Bahkan, WO berkarat kasar kepada korban hingga menyebutkan kalau Farhan keluarga hewan (anjing-red).

"Dasar keluarga hewan," tutup Afriadi.

Hingga saat ini, laporan Farhan masih dalam tahap pemeriksaan awal oleh penyidik di Polresta Pekanbaru. 

Saat dikonfirmasi kepada WO atas tudingan kekerasan dan pengancaman yang dilakukannya, WO mengaku masih dalam perjalanan. 

"Saya sedang di Rohil. Saat di darat saya akan klarifikasi," singkat WO.(roc)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:17:50 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah pusat melalui Kement.

Riau

Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:14:04 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Luasan kebakaran hutan dan laha.

Riau

31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:03:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 31 SMA Negeri di Provi.

Riau

Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci

Senin, 15 Juni 2026 - 08:51:52 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Berawal dari rasa kasihan warga.

Riau

Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa

Senin, 15 Juni 2026 - 08:48:07 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.

Riau

Total 12 Jemaah Haji Riau Meninggal Selama Penyelenggaraan Haji 202

Senin, 15 Juni 2026 - 08:39:10 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Kabar duka kembali menyelimuti .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
17 Juni 2026
Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
17 Juni 2026
31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
17 Juni 2026
Mengenal 3 Jenis Hijrah
17 Juni 2026
Program MBG Perlu Dimoratorium dan Jangan Ragu Pemerintah Minta Maaf
17 Juni 2026
Trump Tegur Israel karena Terus Menggempur Lebanon
17 Juni 2026
Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci
15 Juni 2026
Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa
15 Juni 2026
BGN Bantah Isu Prabowo Terima Keuntungan dari Program MBG
15 Juni 2026
Jangan Bandingkan Hidupmu dengan Orang Lain
15 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
  • 2 Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
  • 3 31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
  • 4 Mengenal 3 Jenis Hijrah
  • 5 Program MBG Perlu Dimoratorium dan Jangan Ragu Pemerintah Minta Maaf
  • 6 Trump Tegur Israel karena Terus Menggempur Lebanon
  • 7 Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com