Rajin Ibadah tapi Malas Bekerja? Ini Peringatan dari Nabi
RADARPEKANBARU.COM - Ulama yang bergelar Hujjatul Islam (Pembela Islam), Imam al-Ghazali, dalam kitab Ihya Ulum ad-Din meriwayatkan kisah pertemuan Nabi Isa 'alaihissalam dengan seorang ahli ibadah. Si 'abid itu, sayangnya, enggan bekerja mencari rezeki dan hanya mengandalkan belas kasihan orang lain.
Nabi Isa bertanya kepada laki-laki itu, "Apa pekerjaanmu?"
Laki-laki itu menjawab, "Aku hanya beribadah kepada Allah SWT saja."
Nabi Isa bertanya kembali, "Siapa yang menanggung kebutuhan hidupmu sehari-hari?"
Laki-laki itu pun menjawab, "Saudaraku."
Kemudian, Nabi Isa bersabda, "Saudaramu itu lebih banyak ibadahnya dalam penilaian Allah SWT daripada apa yang sudah dirimu lakukan."
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Janganlah karena ditundanya waktu perolehan dan hasil yang sedikit dalam mencari rezeki itu menjadikan kalian tidak sabar hingga terdorong untuk melakukan usaha yang mudah dengan cara-cara haram yang terlarang. Sebab, melanggar ketentuan Allah SWT justru akan membawa pelakunya kepada dosa dan kehinaan atas diri sendiri.
Di samping itu, tidak tersedia keberkahan dari sisi Allah SWT atas hasil yang didapat dengan cara-cara melanggar aturan yang telah ditetapkan-Nya" (HR Imam al-Hakim dari Ibnu Mas'ud).
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya seseorang yang mencari penghidupan dengan mengumpulkan kayu bakar, lalu diikatkan pada punggungnya untuk kemudian di jual di pasar, jauh lebih baik daripada mengemis (minta-minta) kepada orang lain, baik diberi maupun tidak" (HR Bukhari dan Muslim).
Luqman al-Hakim pernah berpesan kepada putranya, "Wahai anakku, hendaklah engkau merasa kaya dengan usaha yang halal atas kemiskinan yang tengah menderamu. Sesungguhnya kemiskinan akan menimpa pada tiga perkara, yaitu karena tipisnya keimanan atau lemahnya pengetahuan agama, disebabkan lemah akalnya, dan menjadi hilang kehormatan diri karenanya.
Di samping itu, kemiskinan yang terbesar dari ketiga perkara tersebut adalah, manusia yang memandang tidak berarti (tidak benar-benar memperhatikan) terhadap tiga perkara yang dimaksud."
Sahabat Nabi Muhammad SAW, Umar bin Khattab al-Faruq, pernah mengatakan, "Janganlah kalian duduk berpangku tangan dari mencari rezeki yang halal, dan hanya berdoa, 'Ya Allah, berilah aku rezeki.' Ketahuilah bahwa langit tidak akan menurunkan hujan emas maupun perak."(rep)
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.
Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam
RADARPEKANBARU.COM - Di antara bentuk kemurahan dan .
Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini
RADARPEKANBARU.COM - Seringkali kita mendengar seseo.
Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn
RADARPEKANBARU.COM - .
Mengapa Allah Menciptakan Kejahatan dan Dosa di Alam Semesta?
RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya hikmah Allah Yang .








