• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3861 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3856 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3827 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3910 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3829 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Di Masa Jahiliyah, Wanita Dianggap Setengah Manusia

Redaksi Radarpku

Jumat, 22 Agustus 2025 09:25:35 WIB
Cetak
Di Masa Jahiliyah, Wanita Dianggap Setengah Manusia

RADARPEKANBARU.COM - Sejak diturunkannya Islam, banyak tradisi jahiliyah yang dihapuskan secara berangsur-angsur. Salah satu tradisi tersebut adalah mendidik kaum laki-laki untuk menghargai perempuan dan anak kecil.

Pada masa jahiliyah, perempuan dianggap separuh manusia dan bahkan apabila seseorang memiliki anak perempuan dalam keluarganya, hal demikian dianggap sebagai aib. Sudah tentu dengan tradisi yang mengakar seperti itu, peran laki-laki atau ayah dalam rumah tangga cenderung enggan untuk menampakkan kehangatan dan juga pengasuhan yang baik bagi anak-anaknya.

Ustazah Annisa Nurul Hasanah dari El-Bukhari Institute mengatakan, pada masa Rasulullah SAW tradisi demikian masih cukup terasa yang kemudian dihapuskan oleh beliau melalui teladan yang dicontohkan. Pengasuhan dan juga pendidikan terhadap anak-anak di rumah tak biasa digawangi oleh kalangan kaum laki-laki. Sehingga ketika Rasulullah SAW menciumi cucu-cucunya yakni Hasan dan Husein, seorang sahabat kaget melihatnya dan bertanya mengapa Rasulullah melakukan hal itu.

“Lalu Rasulullah bilang, barang siapa yang tidak menyayangi maka dia tidak disayangi,” kata Ustazah Nisa 

Perilaku Rasulullah SAW yang penuh dengan kelembutan itu bukan hanya sekali ditunju?kan. Dalam banyak riwayat, kata dia, para sahabat Nabi kerap kali melihat perilaku Rasulullah SAW yang hangat dan dekat dengan istri serta anak-anaknya serta tak segan ikut serta dalam urusan pekerjaan rumah tangga.

Nabi Muhammad SAW bukanlah pribadi yang acuh terhadap pola pengasuhan. Di Indonesia jika ditarik satu dekade terakhir, peran ayah dalam rumah tangga boleh dibilang minim. Stigmatisasi bahwa pekerjaan rumah tangga adalah domain perempuan semata masih berkembang pada masa itu.

“Tapi sekarang geliat kaum ayah untuk ‘melek’ terhadap urusan rumah tangga mulai terlihat. Kalau dulu anak lihat ayahnya itu kayak ‘angker’, sekarang sudah mulai cair dan luwes,” kata dia.

Rasa ingin tahu perihal agama serta masifnya gerakan hijrah belakangan ini bisa saja menjadi pemicu kembali kaum Muslim untuk bercermin kepada teladan Rasulullah. Bahwa menjadi ayah yang teladan, kata dia, mau tidak mau haruslah berpatokan pada apa yang telah dicontohkan Nabi.

Namun demikian dia berpesan agar jarak yang telah mendekat antara anak dengan ayah, atau pun antara ayah dengan urusan rumah tangga, jangan dilakukan tanpa kontrol sama sekali. Seorang ayah harus tetap memiliki ketegasan dalam memimpin rumah tangga.

Pendakwah Ustazah Dedeh Rosidah atau yang akrab disapa Mamah Dedeh mengatakan, dalam rumah tangga harus ada unsur kesalingan satu sama lain. Antara suami dengan istri harus saling berbagi tugas dalam rumah tangga, sebab rumah tangga tersebut adalah tanggung jawab keduanya.

“Rumah tangga itu menyatukan dua orang, dua keluarga. Karena berdua, maka tanggung jawabnya berdua. Termasuk dalam berbagi tugas, ya berdua,” kata Mamah Dedeh.

Berdasarkan Surah Ar-Rum ayat 21, salah satu poin yang ditekankan dalam ayat tersebut adalah bahwa pernikahan merupakan salah satu tanda di antara hadirnya kekuasaan-kekuasaan Allah. Dia menyebut, laki-laki bertugas mengatur rumah tangga dan melindungi istri. 

Mamah Dedeh mengutip pernyataan Imam Syafii tentang peran suami dalam urusan rumah tangga. Menurutnya, tugas istri dalam rumah tangga adalah melayani kebutuhan seksual suami. Sehingga bukanlah kewajiban bagi istri untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga seperti menyapu, mengepel, dan lainnya.

“Tidak ada kewajiban bagi istri untuk nyuci, ngepel, nyetrika, nggak ada menurut Imam Syafii. Suami bahkan berkewajiban mencarikan pembantu untuk istri,” kata dia,

Namun demikian, kata Mamah Dedeh, apabila suami belum mampu menyediakan pembantu untuk istri maka tugas rumah tangga boleh dikerjakan berdua. Artinya, kata Mamah Dedeh, urusan rumah tangga dilakukan berdua dan saling bekerja sama.

Dalam syari-syair barzanji kerap disebutkan, Mamah Dedeh melanjutkan, Rasulullah SAW merupakan pribadi yang mandiri. Beliau tidak pernah memerintah istrinya dengan semena-mena. Bahkan Nabi Muhammad SAW dalam sejumlah riwayat disebutkan menjahit bajunya sendiri, mengambil minumnya sendiri, dan lain sebagainya.

“Sehingga kalau ada suami-suami yang dengan nada kasar merintah-merintah istri untuk ambil minum, ambil ini, ambil itu, namanya dia sombong. Nabi saja nggak begitu. Rasulullah akhlaknya mulia,” kata Mamah.(rep)

 


 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Melalaikan Shalat, Rugi

Sabtu, 05 September 2026 - 09:01:21 WIB

"Tegakkanlah shalat, sesungguhnya shalat .

Dakwatuna

Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki

Jumat, 04 September 2026 - 08:59:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ilmu bukan sekadar pengetahuan yang memenuhi pikiran, tetap.

Dakwatuna

Hukum Duduk Memeluk Lutut dalam Islam, Kapan Boleh dan tidak Boleh?

Kamis, 03 September 2026 - 10:02:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Duduk dengan posisi memeluk lut.

Dakwatuna

Hati-Hati dengan Angan-Angan, Pintu Maksiat yang Jadi Cita-Cita Batil

Rabu, 02 September 2026 - 09:30:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Angan-angan yang terus dipeliha.

Dakwatuna

Berkontribusi untuk Dakwah

Selasa, 01 September 2026 - 09:57:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Al-Hayatu jihadun, hidup.

Dakwatuna

Agar Hidup Terasa Tenteram

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:06:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Syekh Ahmad bin Muhammad bin At.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Melalaikan Shalat, Rugi
05 September 2026
Wakil Wali Kota Pekanbaru Imbau Warga Waspadai Dampak Buruk Asap Karhutla
05 September 2026
Sekdaprov Riau Tegaskan ASN Harus Berintegritas dan Berorientasi Pelayanan
05 September 2026
Pertamina Tegaskan Beli BBM Tak Perlu Tunjukkan STNK
05 September 2026
Trump Dukung Jalur Alternatif Suriah untuk Hindari Selat Hormuz
05 September 2026
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
04 September 2026
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
04 September 2026
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
04 September 2026
Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
04 September 2026
Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
04 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Melalaikan Shalat, Rugi
  • 2 Wakil Wali Kota Pekanbaru Imbau Warga Waspadai Dampak Buruk Asap Karhutla
  • 3 Sekdaprov Riau Tegaskan ASN Harus Berintegritas dan Berorientasi Pelayanan
  • 4 Pertamina Tegaskan Beli BBM Tak Perlu Tunjukkan STNK
  • 5 Trump Dukung Jalur Alternatif Suriah untuk Hindari Selat Hormuz
  • 6 Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
  • 7 Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com