Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H. Terpilih Jadi Rektor UIR Periode 2025–2029
PEKANBARU — Universitas Islam Riau (UIR) resmi memilih Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H. sebagai Rektor untuk periode 2025–2029 dalam Rapat Senat tertutup yang digelar Selasa (3/6/2025) di lantai IV Gedung Rektorat, Jalan Kaharuddin Nasution, Perhentian Marpoyan, Pekanbaru.

Calon Rektor UIR
Admiral meraih suara terbanyak dan mengungguli dua kandidat lainnya: Prof. Dr. H. Nurman, S.Sos., M.Si, dan Prof. Dr. H. Ujang Paman, M.Sc. Pemilihan dipimpin oleh Panitia Seleksi Rektor yang terdiri atas Prof. Muslim, Assoc. Prof. Rahyunir Rauf, Assoc. Prof. Edy Sabli, Prof. Hamzah, dan Assoc. Prof. Agus Bakara.

Admiral 29 Suara, Nurman 22 Suara, Ujang Paman 0
Hasil pemilihan Rektor UIR ini dijadwalkan diserahkan kepada Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau pada Rabu, 4 Juni 2025, dan pelantikan resmi Rektor terpilih akan digelar pada 1 Juli 2025.
Profil Singkat Rektor Terpilih
Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H. merupakan dosen senior Fakultas Hukum UIR dan saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor III UIR bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama, dan Dakwah Islam. Ia lahir di Medan, 8 Desember 1981. Pendidikan S1 dan S2 diselesaikannya di UIR, sedangkan gelar doktor diperolehnya dari Universitas Islam Bandung tahun 2017 dengan disertasi tentang kontrak elektronik dalam pembaruan hukum nasional.
Admiral pernah menjabat sebagai Wakil Dekan I, Dekan Fakultas Hukum, hingga akhirnya dipercaya sebagai Wakil Rektor. Ia juga aktif di berbagai forum ilmiah internasional dan nasional, serta pernah menjadi Visiting Professor di Delhi University India, dan Co-Supervisor di Fachhochschule Dortmund Jerman.
Di luar akademik, ia dipercaya sebagai pengurus di Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (PB-TOPI).
Sejarah Singkat Universitas Islam Riau (UIR). Universitas Islam Riau didirikan pada tanggal 4 September 1962 oleh Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau. Lahir dari semangat tokoh-tokoh Islam di Riau untuk memajukan pendidikan tinggi berbasis keislaman, UIR awalnya membuka dua fakultas: Hukum dan Ekonomi.
Seiring waktu, UIR berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terbesar dan tertua di Provinsi Riau. Saat ini UIR memiliki 9 fakultas dan 1 program pascasarjana, dengan puluhan program studi yang telah terakreditasi BAN-PT maupun LAM-PTKes. UIR dikenal tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga sebagai kampus yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam seluruh aktivitas akademiknya. (rls)
Afiat Ananda Terpilih Aklamasi Pimpin ICF Pekanbaru, Siap Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet
PEKANBARU– Afiat Ananda resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Indonesia.
Riduan Siagian Ditunjuk Jadi Nahkoda RAMPAS Setia 08 Berdaulat Riau
PEKANBARU – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) RAMPAS Setia 08 Berdaulat resmi menerbi.
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .








.jpg)