Keutamaan Menjaga Persaudaraan dan Setia Kawan
RADARPEKANBARU.COM - Ada banyak firman Allah Ta'ala di dalam Alquran yang menunjukkan keutamaan menjaga persaudaraan di antara sesama orang beriman. Demikian pula, Rasulullah Muhammad SAW sendiri juga telah mencontohkan pentingnya membangun kesadaran ukhuwah, jangan hidup dalam individualisme ekstrem.
Beliau pernah bersabda, "Manusia yang terbaik adalah yang paling berguna bagi masyarakat." Selain itu, Nabi SAW juga berpesan, "Pada Hari Kiamat, manusia yang menduduki tempat tertinggi di sisi Allah adalah orang yang paling banyak memajukan kesejahteraan umat."
Kesetiakawanan sosial tentu saja menyangkut perhatian kita terhadap nasib orang-orang yang tidak berpunya. Islam menekankan pentingnya berbagi. Ketidakpedulian kaum kaya terhadap kaum dhuafa berpotensi mendatangkan bahaya besar, tidak hanya untuk satu kelompok, tetapi juga seluruh masyarakat.
Karena itu, lebih dari 14 abad silam, Islam telah mengantisipasi bahaya ini dan memerintahkan kepada kaum kaya untuk memberikan sebagian dari harta kekayaan mereka kepada kaum miskin. Di samping zakat setiap tahun, mereka juga dianjurkan untuk berderma, sehingga meringankan beban kehidupan orang-orang miskin.
Allah SWT dalam firmannya memperingatkan akan hal itu. Lihat surah al-Baqarah ayat ke-177:
Artinya, "Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta ...."
Kita pun sering mendengar ungkapan yang menyatakan maraknya aksi-aksi yang dapat mengancam stabilitas, salah satu penyebabnya karena kurangnya kesetiakawanan dan kepedulian sosial. Masih banyak orang kaya yang tidak mau membagikan sebagian dari keuntungannya kepada orang-orang yang lemah, padahal bisa jadi masyarakat dari lapis ekonomi kelas bawah itu yang telah menopang mereka sehingga menjadi kaya raya.
Nabi SAW sudah mewanti-wanti pentingnya sikap saling peduli di antara sesama Muslim. "Barangsiapa yang bangun tidur di pagi hari tanpa memikirkan masalah-masalah kaum Muslimin, dia bukan termasuk golonganku (kaum muslim)."(rep)
Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
Rasulullah SAW menjelaskan perbedaan nasib.
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.
Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam
RADARPEKANBARU.COM - Di antara bentuk kemurahan dan .
Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini
RADARPEKANBARU.COM - Seringkali kita mendengar seseo.
Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn
RADARPEKANBARU.COM - .








