Atlet dan Pelatih PON Riau Desak Gubernur Cairkan Bonus Rp 40 Miliar
RADARPEKANBARU.COM - Atlet dan pelatih berprestasi asal Riau yang tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara 2024 sepakat untuk mengajukan audiensi dengan Gubernur Riau, Abdul Wahid. Langkah ini diambil karena bonus yang dijanjikan senilai Rp 40 miliar tak kunjung dibayarkan.
Kesepakatan itu lahir dalam rapat koordinasi di Ruang Medali Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau, Rabu (16/4/2025), yang dihadiri pengurus KONI, pelatih, serta atlet peraih medali.
Bonus tersebut sejatinya telah diumumkan saat peluncuran Kick Off Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) pada 6 Juni 2024 lalu. Anggaran ini juga telah diatur dalam Peraturan Gubernur Riau Nomor 5 Tahun 2022 dan disahkan di masa pemerintahan sebelumnya.
Namun hingga kini, pencairan bonus belum terealisasi. Para atlet dan pelatih menegaskan hanya menerima besaran bonus yang sesuai regulasi tersebut. Mereka menolak segala bentuk penyesuaian nilai maupun mekanisme pencairan di luar ketentuan yang berlaku.
“Kita harapkan Gubernur Riau segera merespons permintaan audiensi ini. Saya berharap persoalan anggaran bonus PON XXI untuk atlet dan pelatih bisa segera tuntas,” ujar Ketua KONI Riau, Iskandar Hoesin, usai memimpin rapat.
Ia menambahkan bahwa KONI Riau akan segera mengirim surat permohonan resmi kepada Gubernur Abdul Wahid agar bisa menyampaikan aspirasi secara langsung.
Keterlambatan ini telah menimbulkan keresahan di kalangan atlet dan pelatih. Mereka merasa perjuangan dalam mengharumkan nama daerah tak mendapat penghargaan sebagaimana mestinya.
“Kami lega hari ini sudah ada kesepakatan bersama. Tapi kami juga berharap segera ada kejelasan dari Pak Gubernur. Kami siap bertemu dan menyampaikan aspirasi kami langsung,” ujar Deriswan, pelatih angkat berat senior Riau.
Dalam rapat tersebut turut hadir jajaran pimpinan KONI Riau seperti Wakil Ketua I Khairul Fahmi, Wakil Ketua II Sanusi Anwar, Wakil Ketua III Ahmad Ismail, Wakil Ketua IV HM Yunus, Bendahara Umum M. Roem, Kabid Binpres Amrisal Amir, serta Staf Binpres Hindun.
Diketahui, Riau berhasil menempati peringkat ke-12 dalam klasemen akhir PON XXI dengan raihan 21 medali emas, 22 perak, dan 37 perunggu. Para atlet dan pelatih berharap pemerintah provinsi menepati janji dan segera mencairkan bonus sebagai bentuk nyata penghargaan atas pencapaian mereka.(grc)
SF Hariyanto Dorong PMI Riau Kembangkan Bank Darah
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau mendor.
Pelanggaran Meningkat, Satlantas Polresta Pekanbaru Edukasi dan Tertibkan Pengguna Motor
RADARPEKANBARU.COM - Personel Satlantas Polresta Pekanbaru menertibkan pengendar.
Kota Pekanbaru Kini Punya Perda Penyandang Disabilitas
RADARPEKANBARU.COM - Kota Pekanbaru kini telah memiliki Peraturan Daerah (Perda).
Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866
RADARPEKANBARU.COM - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mitra swa.
Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun
RADARPEKANBARU.COM - Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni m.
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.








