• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1980 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4316 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4325 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4271 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4392 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Larangan Hubungan di Luar Nikah Diabadikan dengan 'Jangan Dekati', Ini Dampak Psikisnya

Redaksi Radarpku

Sabtu, 22 Maret 2025 05:52:33 WIB
Cetak
Larangan Hubungan di Luar Nikah Diabadikan dengan 'Jangan Dekati', Ini Dampak Psikisnya

RADARPEKANBARU.COM - Cinta, bahasa universal yang melampaui batas-batas dan budaya, adalah emosi indah yang telah dirayakan sepanjang sejarah.

Dalam Islam, cinta tidak dikutuk, melainkan dihargai sebagai anugerah dari Allah SWT. Cinta kepada Allah SWT, Sang Pencipta, adalah fondasi dari keimanan seorang Muslim.

Namun, kompleksitas emosi manusia sering kali membawa kita ke jalan yang mungkin menyimpang dari tuntunan ilahi, mengaburkan batas antara cinta dan iman.

Daya pikat cinta romantis bisa memabukkan, terutama dalam pusaran emosi masa muda. Kegembiraan dari sebuah hubungan baru, sensasi momen bersama, dan kenyamanan persahabatan dapat dengan mudah menyebabkan keterikatan yang kuat.

Pada saat-saat yang rentan inilah kita harus memperhatikan keseimbangan antara cinta manusia dan pengabdian kita kepada Allah SWT.

Dalam permadani ajaran Islam, konsep hubungan yang haram memiliki bobot yang signifikan, yang berfungsi sebagai prinsip panduan untuk melindungi individu dari gejolak emosional dan spiritual.

Alquran secara eksplisit memperingatkan agar tidak mendekati zina (perzinahan atau percabulan) dalam Surat Al-Isra, ayat 32, dengan menekankan sifat merusak dan konsekuensi yang berbahaya. Meskipun dampak fisik dari hubungan semacam itu diakui secara luas, dampak psikologisnya sering diabaikan.

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”

Dari sudut pandang psikologis, terutama melalui lensa teori konsep diri Carl Rogers, terlibat dalam hubungan yang haram dapat menyebabkan konflik internal dan tekanan psikologis.

Konsep diri pada dasarnya adalah pemahaman individu tentang siapa mereka. Hal ini mencakup citra diri, harga diri, dan diri ideal mereka.

Ketika seseorang berpartisipasi dalam kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai inti dan keyakinan mereka, hal itu menciptakan konflik dalam konsep diri mereka. Konflik ini dapat menimbulkan perasaan bersalah, malu, dan cemas.

Sebagai seorang Muslim, sholat dianggap sebagai hubungan sakral dengan Ilahi, yang memberikan penghiburan dan makanan spiritual.

Namun, terlibat dalam hubungan yang haram dapat menyebabkan konflik internal yang mengganggu hubungan ini.

Rasa bersalah, malu, dan kecemasan yang terkait dengan tindakan tersebut dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk fokus dan menemukan ketenangan selama sholat, sehingga menghambat hubungan spiritual.

Pergulatan internal ini dapat mengakibatkan perasaan tidak mampu dan terputusnya hubungan spiritual, yang berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

Pergulatan internal tidak hanya mempengaruhi doa tetapi juga merembes ke dalam aspek-aspek lain dari kehidupan spiritual seseorang.

Individu tersebut mungkin merasa sulit untuk terlibat dalam doa yang tulus (doa), merasa terputus saat membaca Alquran, atau mengalami kurangnya motivasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan ibadah dan acara-acara komunitas.

Keterputusan spiritual secara bertahap ini dapat menyebabkan rasa kekosongan dan kehilangan tujuan, menciptakan kekosongan yang sulit untuk diisi.

Pertimbangkan skenario seorang pemuda Muslim yang terjerumus ke dalam hubungan yang haram. Konflik antara keyakinan agama dan tindakan mereka menciptakan kondisi kekacauan internal.

Citra diri mereka, cara mereka memandang diri mereka sendiri, mungkin menjadi ternoda. Mereka mungkin mulai melihat diri mereka sebagai seseorang yang tidak mematuhi perintah Allah, yang mengarah pada penurunan harga diri atau harga diri.

Lebih jauh lagi, ketidaksesuaian antara tindakan mereka dan diri ideal mereka, orang yang mereka cita-citakan, dapat menciptakan rasa frustrasi dan ketidakpuasan.

Selain itu, terlibat dalam hubungan yang haram dapat menyebabkan rasa ketergantungan dan keterikatan yang tidak sehat yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan emosional seseorang.

Orang bisa menjadi terlalu bergantung pada pasangannya untuk mendapatkan validasi, kebahagiaan, dan rasa harga diri. Ketergantungan semacam ini dapat menyebabkan perasaan tidak aman, cemburu, dan posesif, yang dapat memperburuk gejolak internal dan tekanan emosional.

Dampak dari hubungan haram juga dapat meluas ke hubungan di masa depan. Beban emosional dan pengalaman negatif dari hubungan haram di masa lalu dapat menyebabkan masalah kepercayaan, rasa tidak aman, dan kesulitan dalam membentuk hubungan yang sehat dan memuaskan di masa depan.

Rasa bersalah dan malu yang terkait dengan tindakan di masa lalu dapat bertahan, mempengaruhi kemampuan seseorang untuk sepenuhnya terbuka dan terhubung dengan orang lain pada tingkat yang lebih dalam.

Sekali lagi, jatuh cinta itu sendiri tidak haram. Ini adalah pengalaman alami manusia yang dapat membawa kebahagiaan dan kepuasan yang luar biasa. Oleh karena itu, penting untuk dipahami bahwa menghindari hubungan yang haram bukan berarti menyangkal keindahan cinta atau kegembiraan persahabatan.

Hal ini hanya berarti menyalurkan perasaan-perasaan tersebut dengan cara yang diridhai Allah dan bermanfaat bagi pertumbuhan spiritual kita. Ini berarti mencari hubungan yang halal, hubungan yang dibangun di atas fondasi saling menghormati, nilai-nilai yang sama, dan komitmen untuk menjalani kehidupan yang beriman.

Allah, dalam kebijaksanaan dan kasih sayang-Nya yang tak terbatas, telah melarang hubungan yang haram karena suatu alasan. Dia memahami konsekuensi potensial dari hubungan ini. Apa yang Allah jadikan haram adalah jalan yang menjauhkan kita dari-Nya: jalan keterikatan yang tidak terkendali, prioritas yang salah, dan kelalaian spiritual.

Ini adalah jalan di mana cinta kita kepada manusia lain membayangi cinta kita kepada Allah, di mana keinginan kita akan kehadiran mereka mengalahkan komitmen kita untuk berdoa dan beribadah, dan di mana rasa takut kita akan kehilangan mereka menguasai diri kita hingga kita lupa akan kesejahteraan rohani kita sendiri.

Dia ingin melindungi kita dari bahaya dan sakit hati yang dapat timbul dari hubungan ini. Dia tahu bahwa ketika kita memprioritaskan cinta terlarang di atas cinta kita kepada-Nya, kita berisiko kehilangan arah, tujuan, kedamaian batin, dan hubungan kita dengan Ilahi.

Ketika kita merasa tertarik pada seseorang, kita harus berhenti sejenak dan merenungkan sifat dari ketertarikan tersebut. Apakah itu didasarkan pada nilai-nilai yang sama, saling menghormati, dan komitmen untuk menjalani kehidupan yang menyenangkan Allah?

Atau apakah itu didorong oleh keinginan sesaat, ketertarikan fisik, atau pengabaian terhadap batasan-batasan yang ditetapkan oleh iman kita?

Dengan mematuhi perintah-Nya dan mencari hubungan yang halal, kita dapat menjaga kesehatan spiritual kita, menumbuhkan harga diri yang sehat, dan mengalami sukacita dan kepuasan sejati yang datang dari menjalani kehidupan yang sesuai dengan iman kita.

Penting juga untuk diingat bahwa Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Jika Anda menemukan diri Anda bergumul dengan hubungan yang haram, ketahuilah bahwa tidak ada kata terlambat untuk bertobat dan kembali kepada Allah. Dia selalu siap untuk mengampuni mereka yang dengan tulus bertobat dan berusaha untuk memperbaiki diri..(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati

Rabu, 30 September 2026 - 06:15:05 WIB

Rasulullah SAW menjelaskan perbedaan nasib.

Dakwatuna

Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah

Senin, 28 September 2026 - 10:53:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Berumah tangga bagi seorang Mus.

Dakwatuna

Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali

Sabtu, 26 September 2026 - 09:59:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.

Dakwatuna

Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam

Jumat, 25 September 2026 - 09:46:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Di antara bentuk kemurahan dan .

Dakwatuna

Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini

Kamis, 24 September 2026 - 09:03:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Seringkali kita mendengar seseo.

Dakwatuna

Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn

Rabu, 23 September 2026 - 08:26:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
SF Hariyanto Dorong PMI Riau Kembangkan Bank Darah
30 September 2026
Pelanggaran Meningkat, Satlantas Polresta Pekanbaru Edukasi dan Tertibkan Pengguna Motor
30 September 2026
Kota Pekanbaru Kini Punya Perda Penyandang Disabilitas
30 September 2026
Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
30 September 2026
Indonesia Jawab Tuduhan Solomon dan Vanuatu soal HAM Papua
30 September 2026
Novel Bamukmin Serukan Nobar Film G30S/PKI dan Gelar Doa Bersama
30 September 2026
Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866
29 September 2026
Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun
29 September 2026
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
29 September 2026
Gugatan Denny Indrayana Cs Kemungkinan Besar Ditolak
29 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 SF Hariyanto Dorong PMI Riau Kembangkan Bank Darah
  • 2 Pelanggaran Meningkat, Satlantas Polresta Pekanbaru Edukasi dan Tertibkan Pengguna Motor
  • 3 Kota Pekanbaru Kini Punya Perda Penyandang Disabilitas
  • 4 Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
  • 5 Indonesia Jawab Tuduhan Solomon dan Vanuatu soal HAM Papua
  • 6 Novel Bamukmin Serukan Nobar Film G30S/PKI dan Gelar Doa Bersama
  • 7 Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com