• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2607 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2546 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2575 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2546 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2549 Kali

  • Home
  • Politik

Mengungkap Akar Masalah TKS di Kampar Menurut Pandangan eks Pimpinan DPRD Kampar, Ramadhan S.Sos

Redaksi Radarpku

Senin, 06 Januari 2025 20:45:56 WIB
Cetak
Mengungkap Akar Masalah TKS di Kampar Menurut Pandangan eks Pimpinan DPRD Kampar, Ramadhan S.Sos
Eks Pimpinan DPRD Kampar, Ramadhan S.Sos

KAMPAR-- Persoalan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Kabupaten Kampar kembali mencuat setelah Wakil Ketua DPRD Kampar, Iib Nursaleh, mengkritik kebijakan pemerintah daerah yang dianggap tidak memberikan kesempatan kepada TKS untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua. Namun, di balik polemik ini, muncul sejumlah fakta dan dugaan yang mengindikasikan bahwa masalah ini bukan sekadar soal kebijakan Pemkab Kampar saat ini, melainkan berakar dari praktik percaloan di masa lalu.

Jejak Praktik Percaloan dalam Perekrutan TKS. Dalam wawancara eksklusif dengan mantan Wakil Ketua DPRD Kampar, Ramadhan S.Sos, terungkap bahwa sistem perekrutan TKS di masa lalu tidak sepenuhnya berbasis kebutuhan dan kompetensi. Banyak di antara mereka masuk melalui jalur rekomendasi yang melibatkan calo-calo, baik dari kalangan pejabat maupun masyarakat umum yang memiliki koneksi dengan pengambil kebijakan.

"Penerimaan TKS ini bukan persoalan pemerintah sekarang saja. Kita harus ingat lagi perjanjian awal mereka. Banyak yang direkrut bukan karena kebutuhan riil, tetapi melalui percaloan. Ini dosa pemerintahan yang lalu," ungkap Ramadhan.

Ia juga menyebutkan bahwa beberapa pihak yang dulu berperan aktif dalam praktik percaloan kini justru menjadi pihak yang paling vokal mengkritik kebijakan Pemkab.

"Kalau kita buka siapa saja yang dulu bermain, pasti banyak yang terkena. Termasuk yang sekarang paling ribut menyuarakan ini," tambahnya dengan tegas.

Dampak Percaloan terhadap Sistem TKS di Kampar. Praktik percaloan ini tidak hanya menciptakan ketimpangan dalam sistem TKS, tetapi juga menimbulkan beban berat bagi Pemkab Kampar saat ini. TKS yang direkrut tanpa perhitungan kebutuhan menyebabkan jumlah tenaga honorer membengkak, sementara anggaran daerah tidak mampu menampung beban gaji yang terus meningkat.

Ramadhan menyoroti bahwa gaji PPPK nantinya akan dibebankan pada anggaran daerah. Oleh karena itu, langkah Pemkab yang selektif dalam membuka formasi PPPK dianggap sebagai keputusan yang bijaksana untuk menjaga stabilitas keuangan daerah.

"Beri pemerintah waktu dan ruang untuk memperjuangkan nasib TKS. Tahun depan, mungkin ada penambahan formasi PPPK, tetapi tetap harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah," jelas Ramadhan.

*Kritik Berlebihan terhadap Pemkab Kampar* Kritik tajam yang dilontarkan oleh Iib Nursaleh dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) mendapat sorotan. Beberapa pihak menilai kritik tersebut tidak konstruktif dan cenderung menyudutkan Pemkab Kampar tanpa mempertimbangkan kompleksitas masalah yang ada.

Ramadhan menegaskan bahwa menyerang Pj Bupati Kampar secara berlebihan tidaklah tepat, mengingat masalah ini adalah warisan pemerintahan sebelumnya.

"Mengkritik itu sah-sah saja, tetapi kita harus rasional. Ini bukan hanya soal Pemkab sekarang, tetapi juga akibat dari kebijakan yang tidak terukur di masa lalu. Kita harus adil dalam menilai," ujarnya.

Ramadhan dan sejumlah tokoh lainnya menyerukan pentingnya transparansi dalam pengelolaan TKS dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perekrutan. Mereka juga mendukung upaya Pemkab Kampar untuk berkonsultasi dengan pemerintah pusat guna menemukan solusi jangka panjang bagi TKS yang belum terakomodir dalam seleksi PPPK.

"Pemkab harus lebih transparan dalam proses perekrutan ke depan. Evaluasi harus dilakukan untuk memastikan bahwa yang diterima benar-benar sesuai kebutuhan dan memiliki kompetensi yang memadai," tegasnya.

Liputan ini menemukan bahwa masalah TKS di Kampar membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif dan kolaboratif. Kritik yang tidak berdasar justru berpotensi mempolitisasi isu ini dan mengaburkan solusi nyata bagi para TKS yang berjuang untuk masa depan mereka.

Tim investigasi juga mencatat bahwa polemik ini tidak hanya menjadi ujian bagi Pemkab Kampar, tetapi juga bagi para pemimpin daerah untuk bekerja bersama demi mencari solusi terbaik yang berpihak pada masyarakat.

"Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa membangun sistem yang lebih baik ke depan, bukan hanya menyalahkan," tutup Ramadhan dalam wawancara eksklusifnya di Ngetime Kopi Pekanbaru.

Isu TKS dan PPPK di Kampar mengajarkan kita pentingnya tata kelola yang baik, transparansi, dan keberanian untuk mengevaluasi kesalahan masa lalu. Pemkab Kampar dan DPRD perlu bekerja sama, bukan saling menyalahkan, untuk menciptakan kebijakan yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

(Firlan)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Politik

Afiat Ananda Terpilih Aklamasi Pimpin ICF Pekanbaru, Siap Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:12:30 WIB

PEKANBARU– Afiat Ananda resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Indonesia.

Politik

Riduan Siagian Ditunjuk Jadi Nahkoda RAMPAS Setia 08 Berdaulat Riau

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:57:30 WIB

PEKANBARU – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) RAMPAS Setia 08 Berdaulat resmi menerbi.

Politik

PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa

Selasa, 09 Juni 2026 - 10:37:04 WIB

PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.

Politik

HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi

Senin, 08 Juni 2026 - 07:44:49 WIB

PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.

Politik

AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat

Ahad, 07 Juni 2026 - 22:48:25 WIB

PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.

Politik

PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:32:59 WIB

PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Mau Daftar SMP dan SD Negeri di Pekanbaru? Cek Link Resmi SPMB di Sini!
20 Juni 2026
Pendaftaran SPMB SMA/SMK Riau Ditutup, 79.350 Calon Siswa Berebut Kursi Sekolah Negeri
20 Juni 2026
Hari Jadi ke-242 Pekanbaru, Pemko Gratiskan Parkir di Seluruh Mal dan Rumah Sakit
20 Juni 2026
Tertidur saat Khatib Menyampaikan Khutbah, Apakah Shalat Jumat Tetap Sah?
20 Juni 2026
Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter
20 Juni 2026
Iran Siap Lanjutkan Kesepakatan dengan AS, Asal Israel Hentikan Serangan di Lebanon
20 Juni 2026
Menjaga Kemabruran Ibadah Haji
19 Juni 2026
Walikota Pekanbaru Apresiasi Kinerja LPS, 95 Persen Warga Terlibat Pengelolaan Sampah
19 Juni 2026
Enam Perusak Pos Satgas PKH di Tesso Nilo Divonis 6 Bulan Penjara
19 Juni 2026
Plt Gubri Dorong Percepatan Data TORA dan Akses Ekonomi
19 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Mau Daftar SMP dan SD Negeri di Pekanbaru? Cek Link Resmi SPMB di Sini!
  • 2 Pendaftaran SPMB SMA/SMK Riau Ditutup, 79.350 Calon Siswa Berebut Kursi Sekolah Negeri
  • 3 Hari Jadi ke-242 Pekanbaru, Pemko Gratiskan Parkir di Seluruh Mal dan Rumah Sakit
  • 4 Tertidur saat Khatib Menyampaikan Khutbah, Apakah Shalat Jumat Tetap Sah?
  • 5 Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter
  • 6 Iran Siap Lanjutkan Kesepakatan dengan AS, Asal Israel Hentikan Serangan di Lebanon
  • 7 Menjaga Kemabruran Ibadah Haji

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com