PKS Capek 10 Tahun Oposisi, Pilih Tinggalkan Anies
Analis politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin berpendapat PKS meninggalkan Anies Baswedan karena sudah lelah menjadi oposisi.
"PKS capek dan lelah jadi oposisi ya selama satu dasawarsa, selama dua periode Jokowi," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi , Senin (12/8).
"Jadi oposisi enggak enak, dikerjain, enggak dapat uang, akhirnya kekuasaan yang sifatnya berbasis kepentingan, dan pragmatisnya, bisa berubah haluan," sambungnya.
Ujang mengatakan, PKS berpikir pragmatis sejak lama namun puncaknya tampak dalam Pilkada 2024 ini.
"Saya sih melihat PKS lebih rasionalis lebih realistis dan lebih pragmatis dalam konteks kekuasaan dan ini sebetulnya sudah berjalan lama. Ini momentumnya saja, sangat kelihatan jelas soal Pilkada Jakarta," kata Ujang.
Menurutnya, PKS tidak masalah dirujak habis-habisan di sosial media, lantaran memiliki akar rumput dan simpatisan yang loyal terhadap partainya.
"Jadi kalau ada hastag ramai di Twitter bagi PKS itu biasa, karena PKS punya segmen pemilih sendiri, punya kader yang loyal, pemimpin yang loyal, segmen yang terjaga di konstituennya," kata Ujang.
Ia menambahkan di beberapa wilayah PKS sudah merapat ke KIM. Tinggal menanti gongnya di Pilkada Jakarta, apakah tetap bersama Anies atau merapat ke KIM.
"Di Banten PKS gabung KIM, kadernya Pak Dimyati jadi cawagub. Di Sumut, juga. Bisa jadi manti di Jateng, dan Jabar," tutup Ujang.(RML)
Guru PPPK Dialihkan Jadi Pegawai Pusat, Ada Peluang Jadi PNS
RADARPEKANBARU.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mens.
H. Syarif Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Depan Istana Siak
RadarPekanbaru Com — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten .
MK Putuskan Penghinaan Presiden Hanya Bisa Dilaporkan Korban Langsung
RADARPEKANBARU.COM - Mahkamah Konstitusi (MK) memutu.








