Hukum Jual Beli Ketika Telah Masuk Waktu Sholat Jumat
Namun, kehalalan ini bisa berubah hukumnya menjadi haram dan makruh. Misalnya, barang yang diperjualbelikan untuk kemasyiatan, seperti khamar yang memabukkan, senjata untuk membunuh, atau mengandung unsur riba
Bahkan ada juga jual beli yang diharamkan disebabkan oleh waktu. Yakni, ketika waktu pelaksanaan sholat jumat karena sholat Jumat merupakan ibadah wajib bagi umat muslim laki-laki.
Dalam buku Rahasia Bisnis Rasulullah karya Malahayati, jual beli tidak sah dilakukan bila telah masuk kewajiban termasuk melakukan sholat jumat. Yaitu setelah terdengar panggilan adzan kedua.
Allah berfirman,
“Hai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan sholat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui” (QS. Al-Jumu’ah: 9).
Aktivitas jual-beli menjadi terlarang ketika kegiatan ini menjadi kesibukan yang menghalangi kita menunaikan ibadah wajib seperti sholat Jumat. Jika ada seorang Muslim yang bandel dan tetap berdagang meski sudah tiba panggilan sholat Jumat, hukum jual beli yang dilakukannya menjadi haram dan tidak sah.
Kemudian Allah mengatakan “dzalikum” (yang demikian itu), maknanya kurang lebih "yang Aku telah sebutkan kepadamu dari perkara meninggalkan jual-beli dan menghadiri sholat Jumat adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui akan maslahatnya".
Dengan dasar ini, maka melakukan kesibukan dengan perkara selain jual-beli sehingga mengabaikan sholat Jumat adalah juga perkara yang diharamkan. Demikian juga sholat fardhu lainnya, tidak boleh disibukkan dengan aktivitas jual-beli ataupun yang lainnya setelah ada panggilan untuk menghadirinya. Disebutkan dalam Quran surat An Nur ayat 36-38.(rep)
Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah
RADARPEKANBARU.COM - .
Kunci Mempertahankan Rumah Tangga di Tengah Merebaknya Pancaroba
RADARPEKANBARU.COM - Mempertahankan keutuhan rumah tangga dalam masa sekarang ad.
Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
Rasulullah SAW menjelaskan perbedaan nasib.
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.








