Hidayah yang Datang pada Seorang Pencuri
Melalui pesan Telegram Ustadz Najmi Umar Bakkar menjelasakan, Seorang pencuri masuk ke rumah Malik bin Dinar rahimahullah, lantas ia mencari sesuatu (di rumah tersebut) untuk dicuri.
Tetapi ia tidak juga menemukan sesuatu apapun untuk diambilnya. Lalu ia melihat Malik bin Dinar yang sedang shalat. Saat Malik telah selesai dari shalatnya, lantas ia pun melihat kepada pencuri itu dan berkata :
"Engkau telah datang untuk mencari harta dunia (di tempat ini) tetapi engkau tidak mendapatkannya, lantas apakah engkau sudah memiliki harta di akhirat !!?"
Kemudian pencuri itu menanggapinya dan duduk, dan ia kagum dengan laki-laki ini. Lantas Malik mulai memberikan nasihat kepadanya sampai pencuri itu menangis, kemudian mereka berdua pun berangkat bersama menuju ke masjid untuk sholat (berjamaah).
Maka orang-orang pun kaget dan heran dengan keduanya, dan mereka berkata :
"Seorang alim besar bersama gembong pencuri, apakah ini masuk akal !!?"
Maka orang-orang pun bertanya kepada Malik bin Dinar, lalu beliau pun berkata kepada mereka :
"Dia datang untuk mencuri (harta) kami, lalu kami pun mencuri hatinya" (Taariikh al-Islam II/144 oleh Imam Adz-Dzahabi)
Imam Ibnu Taimiyyah berkata :
"Dosa-dosa itu termasuk hal-hal yang pasti muncul dari jiwa manusia, dan dia butuh hidayah setiap saat, dan kebutuhannya akan hidayah lebih besar dibandingkan kebutuhan makan dan minum" (Majmuu'ul Fataawa VIII/216)
Imam Abdul Aziz bin Baz brkta :
"Engkau butuh hidayah walaupun telah menjadi manusia yang paling bertakwa, dan walaupun engkau menjadi manusia yang paling berilmu, engkau senantiasa butuh hidayah hingga engkau meninggal dunia" (Majmuu'ul Fataawa VII/158)(rep)
Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
RADARPEKANBARU.COM - Pahala shalat di Masjidil Haram.
Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah
RADARPEKANBARU.COM - .
Kunci Mempertahankan Rumah Tangga di Tengah Merebaknya Pancaroba
RADARPEKANBARU.COM - Mempertahankan keutuhan rumah tangga dalam masa sekarang ad.
Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
Rasulullah SAW menjelaskan perbedaan nasib.








