• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2146 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4487 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4505 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4462 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4570 Kali

  • Home
  • Internasional

Gempa Turki Menjadi Salah Satu yang Paling Mematikan dalam Dua Dekade, Ini Sebabnya

Redaksi Radarpku

Jumat, 10 Februari 2023 09:45:14 WIB
Cetak
Gempa Turki Menjadi Salah Satu yang Paling Mematikan dalam Dua Dekade, Ini Sebabnya
RADARPEKANBARU.COM - Bencana gempa yang terjadi baru-baru ini di Turki dan Suriah, bukanlah yang pertama kali. Namun, bencana yang terjadi pada Senin (6/2) itu menjadi yang terbesar dengan kematian yang begitu banyak, setidaknya dalam beberapa dekade.

Data per Kamis malam (9/2) total korban tewas di Turki dan Suriah menyentuh angka lebih dari 20.000, menurut pemerintah Turki.

Di Turki saja, jumlah korban tewas telah meningkat lebih dari 16.500, dengan 66.132 lainnya dilaporkan terluka. Sementara di Suriah, angka kematian mencapai lebih dari 3.192, dengan kroban luka lebih dari 5.000

CNN dalam laporannya menyebutkan, ada beberapa faktor yang menjadikan gempa kali ini begitu mematikan . Salah satunya adalah waktu terjadinya.

Gempa awal melanda kota Gaziantep di Turki selatan, kira-kira 150 mil jauhnya dari perbatasan Turki-Suriah, pada Senin dini hari (6/2), pada kedalaman sekitar 11 mil, menurut Survei Geologi AS .

Dengan gempa yang terjadi di pagi hari, banyak orang yang masih berada di tempat tidur dan terjebak di bawah puing-puing rumah.

Gempa kedua, yang berpusat kira-kira 80 mil sebelah utara Gaziantep di provinsi Kahramanmaras Turki, terjadi pada pukul 13:24 waktu setempat dan kedalamannya enam mil.

Kondisi cuaca saat kejadian adalah dingin dengan suhu beku dan basah. Hujan dan salju telah menurunkan kekuatan fisik, di mana korban berisiko terkena hipotermia di bawah reruntuhan gedung. Ini juga berpengaruh terhadap proses menyelamatan yang menjadi lebih sulit di tengah cuaca yang basah.

Gempa bumi tidak jarang terjadi di Turki. Sebagian besar wilayah negara ini terletak di Lempeng Anatolia, yang berbatasan dengan dua garis patahan utama, yaitu patahan Anatolia Utara, yang membentang melintasi negara dari barat ke timur, dan patahan Anatolia Timur, yang berada di timur Turki, seperti dikutip dari Time.

Yang pertama telah menjadi tempat terjadinya beberapa bencana gempa bumi, menurut Geological Society of London , termasuk gempa tahun 1939 di timur laut Turki yang mengakibatkan kematian 30.000 orang.

Sedangkan gempa berkekuatan 7,8 skala Richter yang terjadi saat ini, diyakini telah terjadi di salah satu zona sesar Anatolia Timur atau zona sesar transformasi Laut Mati.

Ketika Turki di landa gempa dahsyat pada 1999 yang menewaskan sekitar 17.000 orang, pemerintah pada saat itu berjanji untuk mereformasi infrastruktur gempa negara itu. Pemerintah akan menciptakan standar konstruksi baru dan memperkuat bangunan yang ada. Rencananya melibatkan penunjukan ratusan ruang perkotaan sebagai titik evakuasi jika terjadi keadaan darurat.

Namun, selama bertahun-tahun, rencana kesiapan gempa itu tinggalah rencana. Semua batal karena akibat ledakan pembangunan baru. Zona evakuasi udara terbuka malah diubah menjadi bangunan tinggi.

Persatuan Insinyur dan Arsitek Turki (TMMOB) mengeluhkan hal ini.

Ketika Turki kembali dilanda gempa pada 2022 dengan kekuatan 5,9 SR, TMMOB mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa “negara kita telah gagal dalam hal apa yang perlu dilakukan sebelum terjadi gempa.”(rml)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:08:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:18:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Bersiap Tingkatkan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:12:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:09:12 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Jaringan Listrik Masjid Nabawi Ikut Hancur Akibat Serangan Drone Houthi

Jumat, 02 Oktober 2026 - 08:47:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
08 Oktober 2026
Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
08 Oktober 2026
Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah
08 Oktober 2026
Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP
08 Oktober 2026
PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran
08 Oktober 2026
Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan
08 Oktober 2026
BMKG Catat 4.806 Titik Panas Di Sumatera, Sumsel Terbanyak
07 Oktober 2026
Sudah Dua Pesawat Gagal Mendarat di Pekanbaru Akibat Kabut Asap
07 Oktober 2026
Dishub Pekanbaru Tertibkan Jukir di Indomaret Awal Bros, Kembali Lagi Bakal Diproses Polisi
07 Oktober 2026
Kemandirian yang Dicontohkan Nabi
07 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
  • 2 Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
  • 3 Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah
  • 4 Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP
  • 5 PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran
  • 6 Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan
  • 7 BMKG Catat 4.806 Titik Panas Di Sumatera, Sumsel Terbanyak

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com