Bupati Adil Apresiasi Kinerja Polres Meranti
Serahkan Kaporlap, Ini Pesan Kapolres Meranti kepada Personel
Jumlah Korban Jiwa Gempa Bumi Turki dan Suriah Jadi 3.700 Orang

Gempa dengan kekuatan 7,8 skala Richter menghancurkan blok-blok apartemen di Turki dan menambah kesulitan bagi jutaan warga Suriah yang bertahun-tahun dilanda perang.
Gempa besar mengguncang dua negara itu sebelum fajar di tengah musim dingin yang buruk diikuti guncangan susulan pada sore hari.
Kota Diyarbakir, sebelah tenggara Turki, seorang perempuan berbicara di samping puing-puing gedung apartemen tujuh lantai tempat tinggalnya sebelum gempa. "Kami diguncang seperti di ayunan, sembilan anggota keluarga kami di rumah, dua putra saya masih di puing-puing, saya menunggu mereka," katanya.
Ia dirawat karena tangannya patah dan luka di wajahnya.
"Ini seperti kiamat, dingin sekali, dan ada hujan lebat, orang-orang butuh untuk diselamatkan," kata seorang warga Kota Atareb, Suriah, Abdul Salam al-Mahmoud.
Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (AS) mencatat gempa itu merupakan yang terbesar yang pernah tercatat sejak gempa di ujung Atlantik Selatan pada Agustus 2021.
Koneksi internet yang buruk dan jalanan yang rusak antara kota yang terdampak di Turki mempersulit upaya menilai dan mengatasi dampak gempa. Suhu udara di beberapa daerah juga jatuh hingga titik membekukan, mempersulit kondisi orang-orang yang terperangkap di bawah puing-puing bangunan yang ambruk atau orang-orang yang kehilangan rumah.
Pada Senin (6/2/2023) kemarin hujan turun setelah badai salju menyelimuti Turki akhir pekan lalu. Gempa melukai 13 ribu orang lebih di negara itu.
Di Kota Iskenderun, Turki, tim penyelamat memanjat tumpukan besar puing-puing yang sebelumnya bagian dari ruang unit gawat darurat rumah sakit pemerintah. Mereka berusaha mencari penyintas. Tenaga medis berusaha sebisa mereka untuk merawat korban luka.
"Kami memiliki pasien yang dibawa untuk dioperasi tapi kami tidak tahu apa yang terjadi," kata seorang perempuan bernama Tulin di depan rumah sakit, sambil menghapus air mata dan terus memanjatkan doa.
Presiden Turki Tayyip Erdogan yang akan menghadapi pemilu sulit pada bulan Mei mendatang menyebut gempa bumi ini bencana historis dan terburuk yang pernah terjadi di negara itu sejak 1939. Tapi pemerintah berusaha sebaik mungkin.
"Semua orang menyerahkan hati dan jiwanya dalam upaya penyelamatan meski musim dingin, cuaca dingin dan gempa bumi terjadi di malam hari sehingga semakin menyulitkan," katanya.
Gempa susulan cukup besar hingga menjatuhkan gedung-gedung dan seperti gempa yang pertama, terasa di seluruh kawasan. Gempa itu membahayakan tim penyelamat yang berusaha menarik para penyintas di bawah puing-puing.(rep)
Soal Perintah Penangkapan Putin, China Buka Suara: ICC Harus Hormati Kekebalan Kepala Negara
RADARPEKANBARU.COM - Langkah Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) yang mengeluarkan surat perinta.
Saudi-Iran Kian Cair, Raja Salman Undang Presiden Iran ke Riyadh
RADARPEKANBARU.COM - Kesepakatan damai Arab Saudi dan Iran kian mencairkan hubungan kedua negara. Pa.
Zelensky dan Pejabat Ukraina Suka Cita atas Putusan Pengadilan: Sebut Surat Penangkapan Putin
RADARPEKANBARU.COM - Perintah penangkapan Presiden Rusia Vladimir Putin disambut gembira oleh Ukrain.
Bidik Target Jarak Jauh, Australia Siap Beli 220 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika
RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 220 rudal jelajah Tomahawk siap didatangkan Australia dalam kesepakata.
Angkatan Laut China-Iran-Rusia Mulai Latihan Security Belt 2023 di Teluk Oman
RADARPEKANBARU.COM - Bertujuan menjaga keamanan maritim dan perdamaian regional, angkatan laut China.
Dihantam Pesawat Tempur Rusia, Drone AS Terpaksa Menceburkan Diri Laut Hitam
RADARPEKANBARU.COM - Pesawat pengintai milik militer AS terpaksa menjatuhkan diri ke Laut Hitam sete.