• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2159 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4500 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4520 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4475 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4583 Kali

  • Home
  • Riau

Perbedaan PPKn Paradigma Lama Dan Paradigma Baru

Redaksi Radarpku

Ahad, 15 Januari 2023 07:00:52 WIB
Cetak
Perbedaan PPKn Paradigma Lama Dan Paradigma Baru

Paradigma dalam hal ini dikatakan sebagai kesepakatan masyarakat atas persoalan-persoalan mendasar seperti: topik ilmiah, perspektif atau arah, visi dan misi.  Pendidikan kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang tujuannya membentuk warga negara yang baik (how to be a good citizen).

Warga negara yang baik adalah warga negara yang mengetahui hak dan melaksanakan kewajibannya. Ketika warga negara mengetahui hak dan tanggung jawab mereka, mereka diharapkan menjadi warga negara yang kritis, partisipatif dan bertanggung jawab. Tolak ukur warga negara yang baik, tentunya sangat dipengaruhi oleh ideologi nasional masing-masing negara tersebut. Bagi bangsa Indonesia ideologi Pancasila merupakan acuan dalam membina warga negara yang baik.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)  memiliki fungsi memberdayakan warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang sejalan dengan Pancasila Pengertian paradigma kadang -- kadang disederhanakan sebagai cara berpikir. Jadi paradigma baru PKn merupakan cara berpikir baru tentang PKn. Adapun perbedaan paradigma lama dan paradigma baru PKn yaitu :

Dalam paradigma lama, terdapat pandangan PKN yang lebih menekankan pada manfaat kekuasaan untuk mempertahankan status, dan misi PKN lebih menitikberatkan pada upaya membangun warga negara yang baik, dalam arti menyesuaikan diri dan kekuasaan atau pemerintah patuh tanpa terlibat dengan berpikir kritis. Adapun Kelebihan kurikulum PPKn 1994 yaitu :

• Sederhana dan nonmatriks

• Umum dan terkendali

• Mendasarkan pada nilai atau moral

• Misi dan fungsi yang bersifat integratif

• Dilengkapi dengan contoh model model belajar mengajar dan peta evalusi

Dibalik kelebihan kurikulum PPKn 1994, terdapat juga beberapa kelemahan seperti :

• Visi dan misi tunggal

• Bersifat normatif dan mengarah pada doktrin ideologi politik

• Gaya mengajar indoktrinasi dan demokratis

• Terlalu banyak daerah larangan yang tidak boleh dibicarakan dalam PPKn

• Dikendalikan secara politis yang sangat ketat, dan

• Menjadi mata pelajaran yang mengalami tumpeng tindih dan membosankan

Sedangkan paradigma baru PPKn adalah mengembangkan pendidikan demokrasi yang bekerja secara psiko-pedagogis dan sosio-androgis yang memiliki fungsi sebagai pengembangan tiga ciri utama warga negara yang demokratis, kecerdasan kewarganegaraan, tanggung jawab sipil, dan partisipasi sipil.

Selain komponen yang terdiri dari pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), keterampilan kewarganegaraan (civic skill) dan karakter kewarganegaraan (civic caracter). Paradigma baru memiliki tujuan diantaranya :

• PKn sebagai program kulikuler

• PKn sebagai program akademik

• PKn sebagai program sosial kultural

Adapun karakteristik model pembelajaran pkn sebagai berikut :

• Mengajar dan melatih siswa berpikir kritis

• Mengajak siswa mengenal, memilih, dan memecahkan masalah

• Melatih siswa dalam berpikir sesuai dengan metode ilmiah

• Melatih siswa untuk berpikir dengan keterampilan sosial lainnya yang sejalan dengan pendekatan inquiri. 

Jadi inilah perbedaan paradigma lama dengan paradigma baru. Baik belum tentu baik jika pelaksanaannya dipaksakan. Inilah tantangan dunia pendidikan kita, bagaimana kita mempersiapkan diri agar kita dapat menerapkan dengan baik paradigma pembelajaran kita yang baru sehingga hasilnya sebaik yang kita harapkan. Mari jadikan tantangan ini sebagai sumber semangat kita semua untuk bekerja memajukan pendidikan kita. Salam pendidikan!

Oleh :

Kelompok 4, kelas 3E PGSD, FKIP, UIR

1. DIMAS IQBAL KAHIRUNNAS

2. FATMAWATI

3. JUNIA AMALIA

4. LUSI APRILI WAHYUNI

5. TIA SAPUTRI

6. VIA AMALIA

7. YULIA AFRIANI

Sumber referensi : http://hitamandbiru.blogspot.com/2012/07/analisis-perbandingan-pkn-antara.html


Sumber : Fatmawati /  Editor : Herikson Rosxli
BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan

Jumat, 09 Oktober 2026 - 11:38:49 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Wakil Wali Kota Pekanbaru, Mark.

Riau

4.127 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Terbanyak Muncul di Sumsel

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:22:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jumlah titik panas (hotspot.

Riau

3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

Kamis, 08 Oktober 2026 - 10:24:28 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Tiga pesawat yang menuju Bandar.

Riau

Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

Kamis, 08 Oktober 2026 - 10:08:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jumlah titik panas (hotspot) di.

Riau

Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:36:46 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dua mantan Sekretaris Daerah (S.

Riau

BMKG Catat 4.806 Titik Panas Di Sumatera, Sumsel Terbanyak

Rabu, 07 Oktober 2026 - 13:05:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sebaran titik panas (hotspot.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
09 Oktober 2026
4.127 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Terbanyak Muncul di Sumsel
09 Oktober 2026
Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?
09 Oktober 2026
Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
09 Oktober 2026
400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan
09 Oktober 2026
3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
08 Oktober 2026
Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
08 Oktober 2026
Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah
08 Oktober 2026
Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP
08 Oktober 2026
PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran
08 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
  • 2 4.127 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Terbanyak Muncul di Sumsel
  • 3 Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?
  • 4 Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
  • 5 400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan
  • 6 3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
  • 7 Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com