Tarmizi Tohor.
Optimalisasi Dana Zakat, Tarmizi Tohor Balik Kampung Sasar Desa Tertinggal.
Meranti,-Upaya Pemerintah lewat Direktorat Pemberdayaan Zakat dan,Wakaf Kementerian Agama (Kemenag). Tarmizi Tohor mengatakan Kami Balik Kampung, dengan mempercepat pelaksanaan,Program Kampung Zakat di daerah tertinggal Kamis (8/12/2022) Malam Via Salulernya.
Kata Tarmizi Tohor, Kementerian Agama resmikan Kampung Zakat di Desa Sungai Cina, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa kemaren.
" Ini Semua, bertujuannya guna mengefektifkan pengentasan kemiskinan sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat pelosok lewat optimalisasi dana zakat," kata Tarmizi Tohor Kamis (8/12/2022) Malam Via Salulernya.
Kendati Demikian, Putra asli Kepulauan Meranti ini menjelaskan, pengembangan Program Kampung Zakat harus disesuaikan dengan potensi sumber daya alam yang ada. Dia mencontohkan di Desa Sungai Cina Kepulauan Meranti mempunyai perkebunan sagu, karet, dan kelapa yang berpotensi meningkatkan perekonomian warga setempat. Namun memang harus dibantu agar mampu bersaing di pasar nasional.
Menurut Tarmizi menyebut kondisi kemiskinan menjadi tantangan negara yang dapat diatasi dengan menyempurnakan tata kelola zakat. Adapun caranya antara lain berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat melalui program-program kreatif dan inovatif.
“Program Kampung Zakat sebenarnya telah dijalankan sejak tahun 2018-2022, melibatkan 27 Baznas dan 25 LAZ, dan hari ini di Kepulauan Meranti, genap 19 titik,” ucap dia.
Program ini diharapkan dapat menarik para muzaki potensial untuk membayar zakat. Karena dinilai tidak sungkan membantu setelah melihat hasil nyata meningkatnya perekonomian umat daerah melalui kampung zakat.
Untuk menunjang program kampung zakat ini, pihaknya menggelontorkan dana ratusan juta rupiah untuk membeli bibit ikan, pembangunan masjid dan mushola, sembako serta perlengkapan sholat. Sementara Laz As Salam Fil memberikan bantuan beasiswa bagi siswa sekolah dan UMKM sebesar puluhan juta rupiah.
Dalam blusukannya ke Desa Sungai China yang berada di pelosok Kepulauan Meranti, Tarmizi Tohor didampingi oleh Kasubdit Kelembagaan dan Informasi Zakat-Wakaf, Andi Yasri, Kasubdit Edukasi, Inivasi dan Kerjasama Zakat-Wakaf, Wida Sukmawati serta Kasubdit Akteditasi Lembaga Zakat, Muhibuddin.
"Desa ini hanya dapat diakses dengan kapal selama 4 jam dari Batam maupun Pekan Baru, Riau. Adapun Desa Sungai Cina dipilih lantaran memenuhi syarat sebagai desa wakaf," jelas Tarmizi Tohor.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor juga menyebutkan program ini, merupakan upaya negara meningkatkan ekonomi lewat optimalisasi dana zakat di wilayah 3T.
“Kalau zakat hanya digunakan untuk memberi sembako saja, angka kemiskinan tidak akan berkurang di Indonesia. Untuk itu harus ada upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui optimalisasi dana zakat,
Program Kampung Zakat salah satunya," kata Tarmizi Tohor.
Tarmizi mengatakan kondisi kemiskinan jadi tantangan bagi negara. Salah satu solusinya adalah menyempurnakan tata kelola zakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Program ini diharapkan dapat menarik para muzaki potensial untuk membayar zakat, karena mereka tentu tidak sungkan membantu setelah telah melihat hasil nyata meningkatnya perekonomian umat,” kata Tarmizi mengakiri wawancara.(Bom).
.
3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah pusat melalui Kement.
Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
RADARPEKANBARU.COM - Luasan kebakaran hutan dan laha.
31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 31 SMA Negeri di Provi.
Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci
RADARPEKANBARU.COM - Berawal dari rasa kasihan warga.
Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
Total 12 Jemaah Haji Riau Meninggal Selama Penyelenggaraan Haji 202
RADARPEKANBARU.COM - Kabar duka kembali menyelimuti .








