PILIHAN +INDEKS
Meskipun Temannya diangkat Jadi Mentri
Ahmad Dhani Tetap Tak Suka Dengan Jokowi
Ahmad Dhani
JAKARTA,RADARPEKANBARU.COM
Musikus Ahmad Dhani mengatakan banyak temannya yang menjadi menteri di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurut Dhani, para menteri itu berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa. (Baca: Ahmad Dhani Bentuk 'Kementerian Tandingan')
"Teman saya banyak yang jadi menteri, yang dari PKB itu empat-empatnya teman saya," kata Dhani, Ahad, 2 November 2014. Empat menteri dari PKB itu adalah Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri; Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir; Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi; dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Ja'far. (Baca: Ahmad Dhani Tidak Mau Jokowi Jadi Presiden)
Selain dari PKB, Dhani juga mengaku punya teman lain yang menjadi menteri. Yakni, kata dia, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Dhani mengatakan tak pernah ada masalah dengan semua menteri di kabinet Jokowi-JK. "Yang saya enggak suka cuma presidennya," ujarnya. (Baca: Beredar Kabar Prabowo Pukul Ahmad Dhani)
Pada pemilihan umum presiden tahun ini, Ahmad Dhani menyatakan dukungannya terhadap calon presiden Prabowo Subianto. Bahkan Dhani sempat mengubah lirik lagu We Will Rock You yang dijadikan lagu kampanye Prabowo-Hatta Rajasa. "Terus terang saya enggak mau Jokowi jadi presiden. Makanya saya nyoblos," katanya.
Belakangan, Ahmad Dhani kembali melontarkan kritik terkait dengan kabinet Jokowi-JK. Kekecewaan Dhani pada susunan Kabinet Kerja 2014 yang disusun Presiden Jokowi membuat dirinya membentuk kementerian tandingan. Musikus kontroversial ini mendirikan Kementerian Seni dan Industri Kreatif yang juga ia sebut sebagai kementerian "bayangan".(tp/lam)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto menyo.
Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah masih memverifikasi dokumen tagihan sebelum menc.
KPK Dalami Aliran Dana Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon Ke Nusron Wahid
RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








