PILIHAN +INDEKS
Wako Buka Pembibitan Hafizh dan Hafizhah
RADARPEKANBARU.COM - Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT resmi membuka pelatihan Hafizh dan Hafizhah Qur-an se-kota Pekanbaru di Hotel Benteng Jalan Soekarno Hatta, Selasa (16/09).
Pada pembukaan pelatihan pembibitan penghafal Al-Quran tersebut, Firdaus menyatakan kegiatan ini adalah langkah Pemko Pekanbaru untuk mewujudkan kota Pekanbaru yang Metropolitan dan Madani.
"Alhamdulillah, kita baru saja melakukan pembukaan pelatihan pembibitan hafish dan hafizhah Qur-an, semoga dengan mendekatkan generasi muda kita dengan Al-quran bisa menciptakan masyarakat madani yaitu masyarakat yang qurani," ungkap Walikota Pekanbaru.
Walikota menjelaskan lagi bahwa Al-quran adalah pedoman kehidupan, bukan hanya dibaca dan dihafal saja, tapi pihaknya mengiginkan isi dan kandungannya bisa di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
"Ciri masyarakat yang qurani itu yaitu Disiplinnya tinggi, Taat kepada hukum yang berlaku, mempunyai toleransi harga menghargai sesama umat manusia dan Saling bantu-membantu," jelasnya lagi.
Disisi lain, Ketua panitia pelaksanaan pelatihan pembibitan Hafish dan Hafishah Quran, Ismardi Ilyas mengatakan kegiatan ini telah memasuki gelombang ketiga yang pesertanya berasal dari sekolah yang ada di Pekanbaru mulai dari SD, SMP dan SMA dengan jumlah total sebanyak 92 orang.
"Mereka ini kita saring dari sekolah-sekolah yang ada di Pekanbaru, dan malam ini akan kita karantina selama satu hari lalu meraka kita uji bagi yang memiliki kemampuan maka akan kita latih untuk berkompetisi di tingkat Provinsi, Nasional dan Internasional," singkatnya.(ram)
Pada pembukaan pelatihan pembibitan penghafal Al-Quran tersebut, Firdaus menyatakan kegiatan ini adalah langkah Pemko Pekanbaru untuk mewujudkan kota Pekanbaru yang Metropolitan dan Madani.
"Alhamdulillah, kita baru saja melakukan pembukaan pelatihan pembibitan hafish dan hafizhah Qur-an, semoga dengan mendekatkan generasi muda kita dengan Al-quran bisa menciptakan masyarakat madani yaitu masyarakat yang qurani," ungkap Walikota Pekanbaru.
Walikota menjelaskan lagi bahwa Al-quran adalah pedoman kehidupan, bukan hanya dibaca dan dihafal saja, tapi pihaknya mengiginkan isi dan kandungannya bisa di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
"Ciri masyarakat yang qurani itu yaitu Disiplinnya tinggi, Taat kepada hukum yang berlaku, mempunyai toleransi harga menghargai sesama umat manusia dan Saling bantu-membantu," jelasnya lagi.
Disisi lain, Ketua panitia pelaksanaan pelatihan pembibitan Hafish dan Hafishah Quran, Ismardi Ilyas mengatakan kegiatan ini telah memasuki gelombang ketiga yang pesertanya berasal dari sekolah yang ada di Pekanbaru mulai dari SD, SMP dan SMA dengan jumlah total sebanyak 92 orang.
"Mereka ini kita saring dari sekolah-sekolah yang ada di Pekanbaru, dan malam ini akan kita karantina selama satu hari lalu meraka kita uji bagi yang memiliki kemampuan maka akan kita latih untuk berkompetisi di tingkat Provinsi, Nasional dan Internasional," singkatnya.(ram)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Dosa kepada Sesama Manusia Cenderung Lebih Rumit, Begini Kata Imam Al Ghazali
RADARPEKANBARU.COM - Dosa menjadi perbuatan yang ker.
Begini Islam Mengajarkan Umat Mencintai Lingkungan dan Seluruh Makhluk
RADARPEKANBARU.COM - Islam tidak hanya mengajarkan m.
Islam Memandang Pelestarian Alam sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Manusia
RADARPEKANBARU.COM - Menjaga.
Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran
RADARPEKANBARU.COM - Jauh sebelum ilmu pengetahuan m.
Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah
RADARPEKANBARU.COM - Dosa yang terus-menerus dilakuk.
Rasulullah Tegaskan Safar Bukan Bulan Sial, Ini Penjelasan Hadits dan Pandangan Ulama
RADARPEKANBARU.COM - Anggapan bahwa bulan.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








