• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3612 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3603 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3576 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3657 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3591 Kali

  • Home
  • Internasional

Kepolisian Myanmar Tambah Dakwaan Atas Suu Kyi

Redaksi Radarpku

Rabu, 17 Februari 2021 09:14:30 WIB
Cetak
Kepolisian Myanmar Tambah Dakwaan Atas Suu Kyi

NAYPYITAW -- Kepolisian Myanmar mengajukan dakwaan baru terhadap pemimpin de facto negara tersebut, Aung San Suu Kyi. Hal itu memungkinkan ketua Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) itu ditahan tanpa batas waktu tanpa pengadilan. 

Pengacara Suu Kyi, Khin Maung Zhaw, Selasa (16/2) mengatakan, kliennya didakwa melanggar Pasal 25 Undang-Undang Penanggulangan Bencana Alam. Hukuman maksimal untuk pelanggaran pembatasan Covid-19 adalah tiga tahun penjara. 

Namun, dakwaan baru memungkinkan Suu Kyi ditahan tanpa batas waktu yang ditentukan tanpa persidangan. Sebelumnya Suu Kyi telah didakwa atas kepemilikan walkie-talkie ilegal. 

Sementara, demonstrasi menuntut pembebasan Suu Kyi terus berlangsung di beberapa kota di Myanmar. Di Yangon, polisi memblokir jalan di depan Bank Sentral yang menjadi sasaran pengunjuk rasa. Telah beredar rumor di jejaring media sosial bahwa militer berusaha menyita uang mereka.

Kalangan biksu turut turun ke jalan. Mereka menggelar aksi di luar kantor perwakilan PBB di Myanmar. Sekitar 3.000 demonstran, kebanyakan pelajar, kembali ke jalan-jalan di Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar. Sambil membawa poster Suu Kyi, mereka menyerukan kembalinya demokrasi. 

Para pengunjuk rasa juga memblokir layanan kereta api di Yangon. Mereka memenuhi jalur kereta api di tengah terik matahari sambil mengangkat spanduk untuk mendukung gerakan pembangkangan sipil.

Aksi protes tersebut menghentikan layanan kereta api antara Yangon dan Mawlamyine. Seruan "Lepaskan pemimpin kami segera" dan "Kembalikan kekuatan rakyat" diteriakkan para demonstran.

Pada 1 Februari lalu, militer Myanmar melancarkan kudeta dengan menangkap Suu Kyi, Presiden Win Myint, dan beberapa tokoh senior NLD. Kudeta dan penangkapan sejumlah tokoh itu merupakan respons militer Myanmar atas dugaan kecurangan pemilu pada November tahun lalu.

Utusan Khusus PBB Christine Schraner Burgener berbicara dengan wakil kepala junta pada Senin (15/2). Dalam pembicaraan itu, Burgener mendesak agar junta militer memulihkan komunikasi dan menghormati demonstrasi. 

Pada Selasa, Duta Besar Cina untuk Myanmar Chen Hai mengatakan, perkembangkan di Myanmar saat ini bukan seperti yang diinginkan Cina. Dalam wawancara dengan media Myanmar yang diunggah ke akun Facebook, Chen mengatakan, tetap menjalin hubungan yang bersahabat baik dengan militer maupun mantan pemerintah sipil Myanmar. 

Chen menampik rumor yang menyebutkan Cina terlibat dalam kudeta 1 Februari. Cina, kata dia, tidak diberitahu sebelumnya tentang perubahan politik di Myanmar. 

Sebelumnya, beredar rumor tentang pesawat Cina yang mengangkut personel teknis dan pasukan Cina ke Myanmar. Pesawat-pesawat itu, Chen mengatakan, adalah pesawat kargo yang mengangkut barang ekspor, seperti ikan dan produk laut. 

Cina adalah mitra dekat Myanmar. Cina kerap mendukung Myanmar saat negara tersebut mendapat kritik tajam dari Barat. Namun, dalam sidang Dewan Keamanan PBB baru-baru ini, Cina mendukung seruan bersama pembebasan Suu Kyi dan prihatin atas status darurat yang ditetapkan militer Myanmar.

Siap berkontribusi

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menekankan pentingnya transisi inklusif menuju demokrasi di Myanmar. Menurut dia, mekanisme kawasan harus dapat bekerja lebih baik untuk secara konstruktif membantu penyelesaian isu yang sulit ini. 

"Dari sejak awal Indonesia secara konsisten terus menyampaikan kesediaan untuk berkontribusi," ujarnya, Selasa. 

Retno berencana melakukan komunikasi dengan menlu Amerika Serikat dan menlu Cina untuk membahas isu Myanmar. Sebelumnya, ia telah menjalin pembicaraan dengan para menlu ASEAN, India, Australia, Jepang, Inggris, dan utusan khusus sekjen PBB. 

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Myanmar menyampaikan, sejumlah karyawan beserta keluarganya mulai meninggalkan negara itu di tengah potensi kekerasan akibat demonstrasi antikudeta. “Pada 14 Februari, Departemen Luar Negeri AS mengizinkan keberangkatan secara sukarela pegawai pemerintah AS nondarurat dan anggota keluarga mereka dari Burma,” mengutip keterangan tertulis Kedubes AS pada Senin (15/2) malam merujuk nama lain dari Myanmar.

Kedutaan Besar AS di Myanmar mengingatkan semua warganya terkait meningkatnya potensi kekerasan, berlanjutnya pembatasan telekomunikasi, dan terbatasnya penerbangan ke luar Myanmar. Namun demikian, Kedutaan Besar AS menyampaikan masih terus beroperasi hingga hari ini di Myanmar untuk memberikan layanan.

“Bagian Konsuler Kedutaan Besar AS Rangoon tetap buka dan menyediakan layanan warga Amerika secara rutin maupun darurat,” tulis Kedubes AS.

Pada Ahad (14/2), Kedutaan Besar AS mengeluarkan peringatan bagi warganya yang tinggal di Myanmar untuk tetap berlindung di rumah masing-masing. "Ada indikasi pergerakan militer di Yangoon dan kemungkinan gangguan telekomunikasi sepanjang malam antara jam 1 dini hari hingga 9 pagi," cuit Kedubes AS di Myanmar melalui Twitter.

Kedutaan besar AS, Inggris, negara-negara Uni Eropa, Kanada, dan 11 negara lainnya juga mengeluarkan pernyataan agar pasukan keamanan “menahan diri dari kekerasan terhadap demonstran dan warga sipil, yang memprotes penggulingan pemerintah sah mereka”.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:24:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:52:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ekspor Minyak Iran Berhenti Total akibat Perang dan Sanksi AS

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:55:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:04:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat.

Internasional

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:40:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

HUT ke-81 RI, AS Ucapkan Selamat dan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:03:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
24 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
24 Agustus 2026
Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
24 Agustus 2026
Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
24 Agustus 2026
Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
24 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
24 Agustus 2026
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
23 Agustus 2026
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
  • 2 Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
  • 3 Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
  • 4 Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
  • 5 Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
  • 6 Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
  • 7 PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com