• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2207 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4544 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4563 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4516 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4628 Kali

  • Home
  • Nasional

Muhammadiyah Pastikan Mundur dari POP

Redaksi Radarpku

Selasa, 04 Agustus 2020 09:37:43 WIB
Cetak
Muhammadiyah Pastikan Mundur dari POP

RADARPEKANBARU.COM – Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah memutuskan secara bulat tidak akan berperan serta dalam program organisasi penggerak (POP) yang diinisiasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Keputusan itu diambil setelah dilakukan rapat bersama Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta Majelis Pendidikan Tinggi dan Litbang (Dikti Litbang).

 

“Muhammadiyah memutuskan untuk tetap tidak berperan serta dalam program POP,” ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti melalui pesan singkatnya, Senin (3/8). Meskipun demikian, kata Abdul Mu’ti,  PP Muhammadiyah mengapresiasi silaturahim yang dilakukan Mendikbud Nadiem Makarim ke PP Muhammadiyah pekan lalu. Saat itu, Nadiem berjanji akan mengevaluasi program POP. Namun demikian, itu tak mengubah keputusan PP Muhammadiyah untuk mundur di program tersebut.

 

Sebab, lanjut Mu’ti, dalam kesempatan itu Mendikbud juga sempat menyampaikan permintaan agar Muhammadiyah bisa bergabung dengan program POP. Abdul Mu’ti beralasan, PP Muhammadiyah menilai, program tersebut belum mendesak saat ini.

 

“Bagi Muhammadiyah tidak mendesak. Sekarang ini sekolah/madrasah dan perguruan tinggi sedang fokus penerimaan peserta didik baru dan menangani berbagai masalah akibat pandemi Covid-19,” ujar dia. Pada Rabu (29/7) Mendikbud Nadiem mengunjungi kantor PP Muhammadiyah. Mu’ti menjelaskan, pertemuan tersebut berlangsung selama kurang lebih satu jam. Di dalam kedatangannya, Nadiem hanya didampingi satu staf khusus. Kunjungan ini, kata Mu’ti, merupakan langkah Nadiem untuk melakukan silaturahim.

 

Nadiem juga telah meminta maaf kepada Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Persatuan Guru Republik Indonsia (PGRI) soal kisruh POP. Ia juga meminta sejumlah organisasi yang telah lolos seleksi POP untuk mendanai secara mandiri program mereka.

 

“Dengan penuh rendah hati, saya memohon maaf atas segala keprihatinan yang timbul dan berharap agar tokoh dan pimpinan NU, Muhammadiyah, dan PGRI bersedia untuk terus memberikan bimbingan dalam proses pelaksanaan program yang kami sadari betul masih belum sempurna,” kata Nadiem.

 

Menurut dia, niat awal dari program ini adalah bermitra dengan para penggerak pendidikan untuk selanjutnya menemukan inovasi yang dipelajari oleh pemerintah. Tujuan akhirnya adalah agar program yang tepat bisa diterapkan dalam skala nasional.

 

Nadiem berharap, partisipasi semua pihak dalam mimpi menciptakan pendidikan berkualitas di Indonesia. Nadiem menegaskan bahwa sementara ini POP ditunda sambil dievaluasi secara mendalam. Namun, polemik serta kebingungan masih terjadi di masyarakat.

 

Di antara polemik tersebut terkait lolosnya dua lembaga filantropi keluarga konglomerat di Indonesia, Tanoto Foundation dan Yayasan Putera Sampoerna. Pihak Tanoto Foundation sebelumnya menyatakan mengikuti program ini dengan dana mandiri. Artinya, mereka tak menerima sama sekali dana Rp 20 miliar bagi organisasi yang lolos pada Kategori Gajah dalam POP.

 

Sementara, Yayasan Putera Sampoerna memilih skema patungan alias matching fund. Artinya, selain dengan dana mandiri, Yayasan Putera Sampoerna juga masih mendapatkan dana APBN. Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi juga menegaskan, PGRI tetap konsisten tidak akan bergabung kembali dengan POP Kemendikbud. “(PGRI) tidak (akan bergabung kembali),” ujar Unifah, Senin (3/8).

 

Dia mengatakan, meski PGRI mengapresiasi Mendikbud Nadiem yang telah menerima masukan dari PP Muhammadiyah, LP Maarif NU, dan PGRI, hal ini tidak mengubah keputusan PGRI. “Kami tetap konsisten mundur,” kata dia. Sementara, Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, Arifin Junaidi, mengatakan, pihaknya memutuskan untuk tetap mundur dari POP. Menurut dia, pernyataan akan dievaluasinya program tersebut tidak memiliki arti apa-apa. “Sampai saat ini, kami tak pernah berpikir, apalagi memutuskan untuk gabung di program itu. Nggak, kami tetap mundur,” kata Arifin, Senin (3/8).

 

Dia menyoroti pernyataan Mendikbud Nadiem saat menyatakan akan mengevaluasi program tersebut. Menurutnya, ada penyataan Nadiem yang mengatakan organisasi penggerak yang sudah lolos tidak perlu khawatir akan evaluasi yang dilakukan.

 

“Lah terus yang dievalusi itu apa kalau yang sudah dinyatakan lolos itu terus diminta untuk tetap melaksanakan programnya. Jadi, kalau menurut saya sih itu pernyataan mau mengevaluasi tidak ada artinya apa-apa itu. Seperti permintaan maafnya itu juga tidak ada artinya apa-apa tanpa tindakan nyata untuk memperbaiki itu,” ujar dia.

 

Meski begitu, dia juga menyampaikan, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, termasuk akan masuknya kembali LP Ma’arif NU ke program tersebut. Namun, itu akan dilakukan jika memang program itu masih ada pada tahun depan dan sudah dengan perbaikan-perbaikan konkret yang dilakukan.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media

Ahad, 11 Oktober 2026 - 11:01:56 WIB

BATAM – Rombongan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau mengunjungi Batam News, M.

Nasional

Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI

Jumat, 09 Oktober 2026 - 22:49:52 WIB

BATAM - Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau mendorong perusahaan media beradaptas.

Nasional

Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:01:21 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

KPU dan DPR Didesak Tindak Lanjuti Putusan MK soal Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:21:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:22:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah menyiapkan sejumlah .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
11 Oktober 2026
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
10 Oktober 2026
Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
10 Oktober 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
10 Oktober 2026
SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI
09 Oktober 2026
Keliling Empat Kampung, Wabup Syamsurizal Serahkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
09 Oktober 2026
Bupati Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla upaya Penghijauan dan Menghindari Alih Fungsi Hutan
09 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
  • 2 Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
  • 3 Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
  • 4 DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
  • 5 Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
  • 6 Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
  • 7 Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com