• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2205 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4544 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4563 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4516 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4628 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Bolehkah Ayah Membela Putrinya untuk tidak Dipoligami?

Redaksi Radarpku

Rabu, 29 Juli 2020 08:33:23 WIB
Cetak
Bolehkah Ayah Membela Putrinya untuk tidak Dipoligami?
ilustrasi internet

RADARPEKANBARU.COM – Keberadaan poligami sebagai sebuah ajaran dalam Islam masih menjadi perdebatan di kalangan umat dan ulama. Meski secara tekstual terdapat dalil yang menyebut tentang poligami, namun ada penjelasan tentang dalil tersebut.

Jika poligami dipahami sebagai sebuah anjuran yang didukung oleh ‘support’ dalil, maka bagaimana hukumnya jika bapak membela anak perempuannya yang menolak dipoligami? Apakah pembelaannya terhadap anak perempuannya itu menjadi sebuah tindakan yang menentang ‘ajaran’ agama mengenai poligami?

Pendiri Fahmina Institute, Ustaz Abdul Kodir, mengatakan, hukum bapak membela anak perempuannya yang enggan dipoligami sangat dibolehkan. Menurut dia, secara esensi, cita-cita atas pesan dakwah Islam yang disuarakan dalam pernikahan adalah monogami yang berkeadilan.

Bukan pesan poligami yang kerap dimaknai secara sepihak. Dia menjelaskan, pernikahan harus menjaga nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan juga kemaslahatan, maka pasangan baik suami atau istri sama-sama subjek yang memiliki hak untuk mendapatkan keadilan tersebut. Untuk itu, kata dia, apabila seorang istri menolak untuk dipoligami, maka sang bapak istri itu boleh membelanya.

Hal ini sebagaimana yang pernah dilakukan Rasulullah SAW. Ketika Sayyidina Ali bin Abi Thalib hendak melakukan poligami atas istrinya, Fatimah Az-Zahra yang merupakan anak Rasulullah SAW, Nabi pun segera berdiri dan berkhutbah.

“Nabi bersabda: saya tidak rela, saya tidak rela, saya tidak rela,” kata Ustaz Faqih dalam diskusi ‘Dialogue Positive’ ke-89, Senin (27/7).

Selanjutnya, Rasulullah juga menjelaskan alasannya tidak rela anaknya untuk dipoligami. Menurut Rasulullah—sebagaimana yang tercatat dalam hadits shahih Imam Bukhari—Fatimah merupakan darah daging atau separuh beliau (bidh’atun minni). Sehingga apabila ada yang menyakiti Fatimah, maka Rasulullah menyamakannya sebagai tindakan yang sama saja menyakiti beliau.

Menurut Ustaz Faqih, hadis tersebut merupakan penegasan (sunnah) Rasulullah tentang pentingnya monogami. Monogami yang dimaksud adalah monogami yang berkeadilan. Ketika Fatimah tidak menerima dipoligami, artinya dia menolak untuk disakiti.

“Sedangkan dalam Islam, prinsip dan cita-cita luhur pernikahan itu adalah bagaimana menjaga keadilan, kemaslahatan, dan juga tidak menyakiti dan tidak menyia-nyiakan,” ungkapnya.

Maka, apabila kesadaran dalam membangun monogami yang berkeadilan itu dijalankan laki-laki maupun perempuan, cita-cita kemaslahatan dalam rumah tangga akan terwujud. Dia menambahkan, selain membela anaknya untuk tidak dipoligami, Rasulullah sejatinya merupakan sosok yang mendukung pesan monogami.

Misalnya, kata dia, hal itu banyak terekam dalam berbagai hadits sahih. Tentang bagaimana Rasulullah mengagung-agungkan pernikahannya dengan Sayyidah Khadijah yang menghasilkan kemaslahatan, baik untuk diri beliau, untuk Sayyidah Khadijah, dan masyarakat.

Sementara itu, aktivis Islam Ustazah Nur Rofiah yang menjadi salah satu pembicara dalam dialog tersebut mengatakan, apabila seorang suami melakukan nusyuz (tindakan yang merusak pernikahan, seperti membangkang, selingkuh, membohongi, menyakiti, dan lainnya) dan hendak melakukan poligami, maka sang istri boleh mengajukan cerai apabila tidak mau dipoligami.

“Sebab, apa yang dilakukan suami merupakan bentuk dari tindakan yang menyakiti. Sedangkan prinsip dari pernikahan itu harus adil, harus menghasilkan kemaslahatan satu sama lain,” ungkapnya.

Dalam Islam, laki-laki dan perempuan memang memiliki hak dan kewajiban yang berbeda. Namun, keduanya merupakan makhluk Allah yang berstatus subjek dalam kehidupan yang dianugerahkannya. Maka ketika keputusan berpoligami, menurut beliau, bukanlah keputusan yang dapat diambil sepihak oleh suami saja.

“Kalau poligami hanya diartikan sebagai wewenang absolut laki-laki, artinya tanpa perlu izin istri atau kemaslahatan istri, maka perempuan masih dianggap sebagai objek. Padahal, Islam sangat memuliakan perempuan,” kata dia.

Maka, dalam Alquran terdapat ayat yang mengatakan pesan tentang pernikahan monogami yang harus disuarakan. Dalam Surah An-Nisa Ayat 3, Allah SWT berfirman: “Wa in khiftum alla tuqsithu filyatama fankihu maa thaba lakum minannisa-i matsna, wa tsulasa, wa ruba’a. Fa in khiftum alla ta’diluu fawaahidatan aw maa malakat aymanukum, dzalika adna alla ta’ulu,”.

Yang artinya: “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim, maka nikahilah perempuan-perempuan yang kamu senangi (dan perempuan itu pun senang denganmu): dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.”

Sehingga, kata Ustazah Nur Rofiah, tuntutan bermonogami itu merupakan tindakan yang disuarakan dalam agama. Di mana disebutkan apabila seorang laki-laki takut tidak dapat berlaku adil, lebih baik ia bermonogami. Sebab, bermonogami merupakan tindakan yang dapat mendekatkan dirinya terhadap sikap keadilan dan tidak berbuat aniaya.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rezeki berupa harta dan kenikma.

Dakwatuna

Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:11:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Persoalan mengenai siapa.

Dakwatuna

Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:52:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kemandirian yang Dicontohkan Nabi

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:32:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:20:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:32:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pahala shalat di Masjidil Haram.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
11 Oktober 2026
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
10 Oktober 2026
Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
10 Oktober 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
10 Oktober 2026
SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI
09 Oktober 2026
Keliling Empat Kampung, Wabup Syamsurizal Serahkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
09 Oktober 2026
Bupati Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla upaya Penghijauan dan Menghindari Alih Fungsi Hutan
09 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
  • 2 Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
  • 3 Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
  • 4 DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
  • 5 Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
  • 6 Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
  • 7 Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com