• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2920 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2891 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2874 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2872 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2868 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Pahala Mengingat Mati

Redaksi Radarpku

Rabu, 22 Juli 2020 08:56:20 WIB
Cetak
Pahala Mengingat Mati
ilustrasi internet

RADARPEKANBARU.COM - Ibnu Umar bercerita, “Aku pernah bersama Rasulullah SAW, lalu seorang Anshar mendatangi beliau seraya  ia memberi salam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?” Beliau menjawab, “Yang paling baik akhlaknya”.   “Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?”, ia  bertanya lagi.

Rasululllah  SAW menjawab, “Yang paling banyak mengingat mati dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk hidup berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas." (HR. Ibnu Majah ). Dikatakan cerdas, karena ia tidak hanya berfikir untuk kehidupan kini di sini, tapi juga mempersiapkan kehidupan setelah mati.

Tapi mengingat mati itu tidak mudah. Dengan berbagai cara setan memperdaya manusia. Setan ingin manusia melupakan kematian dan menikmati sepuas-puasnya kehidupan dunia. Seperti terlena dalam lezatnya makanan. Bermegah-megahan dalam berpakaian. Termasuk merasa bangga memiliki rumah megah di cluster mewah.

Terkait hal ini, Syaikh Nawawi Banten dalam Nashaihul Ibad menulis ulang tentang Hatim al-Asham. Hatim memberikan tiga jawaban akurat ketika setan bertanya kepadanya tentang apa yang dia makan, apa yang dia pakai, dan di mana dia tinggal.  Hatim al-Asham menjawab, “Aku memakan kematian.”   Artinya Hatim menyadari kematian itu begitu pahit.

Hatim melanjutkan, “Aku berpakaikan kafan dan aku bertempat tinggal di kuburan”. Mendengar ketiga jawaban Hatim al-Asham tersebut, setan lari tunggang-langgang karena tidak bisa mempengaruhi  Hatim dari melupakan kematian. Cerita ini menginspirasi kita agar sungguh-sungguh mengingat mati yang pasti terjadi. 

Oleh karena itu, Nabi SAW berseru, “Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan (yaitu mati) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu oleh dunia (sehingga lalai akan akhirat).” (HR. Ibnu Hibban).

Hadits ini kalau dikaitkan dengan tiga pertanyaan setan dan tiga jawaban  Hatim al-Asham dapat menjadi formula mengingat mati, yakni di kala lapang dan sempit. Pertama, apabila di kala lapang (sehat) maupun sempit (sakit) kita mengingat mati, maka kita tidak lagi akan terpesona oleh lezatnya makanan, melainkan sekadarnya saja.

Kedua, apabila di kala lapang (kaya) maupun sempit (miskin) kita mengingat mati, maka kita tidak lagi akan bernafsu bermegah-megahan dengan pakaian mahal dan baru, kecuali sekadar untuk menutup aurat. Aristoteles, seorang filosof Yunani, pernah bergumam, “Betapa banyaknya dari dunia ini yang sebenarnya aku tidak butuhkan”.

Ketiga, apabila di kala lapang (muda) maupun sempit (tua) kita mengingat mati, maka kita tidak lagi berburu rumah megah. Namun yang kita fikirkan adalah bagaimana agar kuburan kita terang, lapang, dan terhindar dari siksa kubur. Keadaan di alam kubur tergantung perbuatan saat di dunia dan menjadi pertanda ikhwal kehidupan di akhirat.

Terakhir, Nabi SAW memberi informasi cara jitu mengingat mati. Beliau bersabda,  “Ingatlah kematian di dalam shalatmu. Sebab jika seseorang mengingat mati dalam shalatnya, maka ia akan memperbagus shalatnya.” (HR. Dailami). Ayo kita kian   khudhu’ (tertib) dan kian khusyu’ (konsentrasi) dalam shalat untuk mengingat  mati.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Tolok Ukur Keberuntungan Hakiki

Senin, 13 Juli 2026 - 10:23:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Islam mengajarkan berbagai krit.

Dakwatuna

Teguran Nabi Isa kepada Ahli Ibadah yang Enggan Bekerja Mencari Nafkah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:28:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Islam tidak memisahkan antara i.

Dakwatuna

Jauh Sebelum Islam Datang, Nusantara Sudah Terhubung dengan Timur Tengah

Rabu, 08 Juli 2026 - 10:28:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Hubungan antara Nusantara dan T.

Dakwatuna

Yang Kita Anggap Baik Belum Tentu Terbaik di Sisi Allah

Selasa, 07 Juli 2026 - 09:07:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Banyak orang yang menganggap di.

Dakwatuna

Mengapa Shalat Sunah Sebelum Subuh Lebih Baik Dibanding Dunia dan Seisinya?

Senin, 06 Juli 2026 - 08:39:14 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Salah satu amalan sunah yang ru.

Dakwatuna

Tanda Kecil Menjelang Kiamat, Mana Saja yang Sudah Terjadi?

Sabtu, 04 Juli 2026 - 09:52:03 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam ajaran Islam, sebelum dat.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Kadishub Siak Ditahan 20 Hari, Polisi Ungkap Modus Permintaan Uang Proyek
13 Juli 2026
Tesso Nilo dan Tanah Ulayat Jadi Fokus Pembahasan Pemprov Riau dan ATR/BPN
13 Juli 2026
Bus Sekolah Gratis Mulai Beroperasi, Layani Pelajar di Tujuh Sekolah
13 Juli 2026
Tolok Ukur Keberuntungan Hakiki
13 Juli 2026
Usai Jadi Tersangka, Febrie dan Don Ritto Dicekal ke Luar Negeri
13 Juli 2026
Iran Kritik Pernyataan PBB, Sebut Akar Masalah Konflik adalah Amerika
13 Juli 2026
Mahasiswa FBN UNRI Gandeng Waste Station Resmikan Bank Sampah di Tangkerang Tengah
11 Juli 2026
Pemprov Riau dan Kementerian ATR/BPN Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah Ulayat
11 Juli 2026
Petani Sawit Riau Soroti Laba Agrinas Rp27,9 Miliar, Minta KPK Lakukan Pemeriksaan
11 Juli 2026
Pemko Pekanbaru Tragetkan Cek Kesehatan Gratis Seluruh Kampus
11 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Kadishub Siak Ditahan 20 Hari, Polisi Ungkap Modus Permintaan Uang Proyek
  • 2 Tesso Nilo dan Tanah Ulayat Jadi Fokus Pembahasan Pemprov Riau dan ATR/BPN
  • 3 Bus Sekolah Gratis Mulai Beroperasi, Layani Pelajar di Tujuh Sekolah
  • 4 Tolok Ukur Keberuntungan Hakiki
  • 5 Usai Jadi Tersangka, Febrie dan Don Ritto Dicekal ke Luar Negeri
  • 6 Iran Kritik Pernyataan PBB, Sebut Akar Masalah Konflik adalah Amerika
  • 7 Mahasiswa FBN UNRI Gandeng Waste Station Resmikan Bank Sampah di Tangkerang Tengah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com