• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2927 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2901 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2884 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2881 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2877 Kali

  • Home
  • Nasional

Demo RUU HIP Tegaskan Islam tak Ingin Ganti Pancasila

Redaksi Radarpku

Senin, 29 Juni 2020 08:22:01 WIB
Cetak
Demo RUU HIP Tegaskan Islam tak Ingin Ganti Pancasila
ilustrasi internet

RADARPEKANBARU.COM -- Aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang terjadi di depan gedung MPR/DPR/DPD RI pada Rabu (24/6) lalu, mengubah konstelasi kebangsaan di Indonesia. Selama ini, persepsi sebagian publik menganggap ada irisan antara agama, khususnya Islam, dengan Pancasila.

 

Namun kemarin, kelompok ormas Islam yang direpresentasikan oleh Setara Institute sebagai kelompok Islam radikal Lokal, tiba-tiba saja menjadi pihak yang paling dilukai dengan adanya RUU HIP. Terdapat para anggota Front Pembela Islam (FPI) dalam gerakan demonstrasi menolak RUU HIP tersebut.

 

Mereka bergerak bersama-sama dengan Pemuda Pancasila dan sejumlah ormas nasionalis lainnya meminta RUU HIP dicabut dari program legislasi nasional (Prolegnas) dan pengusul pasal-pasal bermasalah dalam RUU HIP untuk diproses hukum.

 

Dukungan ormas nasionalis seperti Pemuda Pancasila dalam gerakan demonstrasi menolak RUU HIP, seperti menegaskan pernyataan Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional(MPN) Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno pada 19 Juli 2013. "Bahwa PP mendukung FPI selama tidak anarkis," katanya, tujuh tahun lalu.

 

Dukungan Pemuda Pancasila menjadi semakin bermakna ketika dibandingkan dengan pernyataan tertulis Japto usai demonstrasi 24 Juni kemarin. "MPN menolak RUU HIP dan minta (RUU HIP) dicabut," ujar Japto.

 

Pernyataan Japto, bahwa PP mendukung gerakan demonstrasi menolak RUU HIP, dapat dimaknai bahwa FPI dan golongan Islam yang dianggap radikal lainnya, sebetulnya adalah kelompok yang istiqomah dengan Pancasila. Karena seperti kita tahu, FPI belum dapat memperpanjang izinnya sebagai ormas karena terganjal perkara AD/ ART yang tidak memuat kata Pancasila.

 

Namun, FPI yang dituding sebagai ormas yang tidak mau menerima Pancasila sebagai ideologi, malah jadi yang pihak yang marah karena Pancasila mau disempitkan menjadi Trisila atau Ekasila dengan RUU HIP.

Hubungan Erat

"Islam dan Pancasila berhubungan erat," kata akademisi dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto, Muridan.

Menurut dia, nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila, terkandung juga di dalam nilai-nilai Islam. Muridan mengatakan, bukti adanya hubungan antara Pancasila dan Islam dapat dilihat dengan adanya ayat-ayat Alquran yang maknanya sejalan dengan sila-sila yang ada dalam Pancasila.

 

"Misalkan, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila ini mengandung ajaran ketauhidan dan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sila pertama ini tercermin dalam surat Al-Baqarah ayat 163 yang artinya 'Dan Tuhanmu adalah Tuhan yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang," katanya.

 

Dia kembali mencontohkan pada sila kedua yakni Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab juga sejalan dengan surat Al Maidah. "Pada surat Al Maidah ayat 8. Islam selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu bersikap adil dalam segala hal, baik pada diri sendiri maupun kepada orang lain," katanya.

 

Sementara sila ketiga, yakni Persatuan Indonesia, kata dia, Islam juga mengajarkan untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan. "Hal ini tercermin dalam surat Al-Imran ayat 103 yang artinya 'Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai. Selain itu sila keempat dan kelima juga sejalan dengan Alquran," katanya.

 

Dengan demikian, kata dia, sangat jelas bahwa Islam dan Pancasila memiliki hubungan yang erat. Maka, perspektif bahwa Muslim di Indonesia menolak Pancasila sebetulnya bukanlah berasal dari kalangan muslim sendiri.

 

Sebab selama hampir 75 tahun, Indonesia yang beragam ini bisa terus berdiri karena kelompok Islam dapat menerima Pancasila sebagai dasar negara. "Karena Pancasila itu sudah dikatakan para pemimpin mayoritas muslim, moderat muslim sebagai compatible dengan Islam," kata cendekiawan muslim Azyumardi Azra.

Sudah Final

Sejumlah pihak yang mendulang opini bahwa Muslim menolak Pancasila adalah musuh bagi Pancasila sebenarnya. Karena mereka memancing agar situasi kebangsaan menjadi keruh dengan mengadu domba Islam dengan Pancasila, padahal tidak.

 

Dan monopoli tafsir Pancasila dalam RUU HIP dapat diduga menjadi bagian dari konspirasinya. Karena sebetulnya, nilai-nilai Pancasila itu sudah final. Adanya nilai ketuhanan yang maha esa, tak dapat diterima apabila dapat diganti dengan Ketuhanan yang Berkebudayaan.

 

Nilai ketuhanan yang esa ini penting bagi umat Islam, karena menegaskan bahwa Indonesia hanya menerima penganut kepercayaan yang monoteis. Jika nilai 'Ketuhanan Yang Maha Esa' dapat diganti dengan 'Berkebudayaan', maka pemaknaan sepihak itu akan menimbulkan riak, pergulatan, bahkan konflik yang tidak perlu lagi bagi umat Islam moderat dan juga konstelasi kebangsaan saat ini.

 

Pancasila sudah terbukti selama ini mampu menjaga bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan berat, baik dari dalam maupun luar. Jangan sampai, segelintir musuh-musuh itu membuat ajang pemecah konflik dengan membuat nilai Pancasila menjadi tidak jelas arahnya.(rep)

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:30:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pertemuan tertutup Presiden Pra.

Nasional

Usai Jadi Tersangka, Febrie dan Don Ritto Dicekal ke Luar Negeri

Senin, 13 Juli 2026 - 10:07:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:20:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Kejaksaan Agung (Kejagung) meng.

Nasional

Langkah Polri Usut Korupsi Batu Bara jadi Oase di Tengah Keraguan Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:23:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - katan Keluarga Alumni (IKA) BEM.

Nasional

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 - 08:31:14 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Menhut Raja Juli Seharusnya Lapor Gratifikasi saat Terima Amplop, Bukan Dikembalikan ke Pemberi

Rabu, 08 Juli 2026 - 09:42:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemprov Riau Percepat Tindak Lanjut Rekomendasi BPK dan Benahi Tata Kelola BUMD
14 Juli 2026
Gelombang Kedua, Ratusan Pegawai Lama di Sekretariat DPRD Riau Dimutasi
14 Juli 2026
Polda dan Kejati Riau Perkuat Sinergi, Komitmen Wujudkan Penegakan Hukum Berintegritas
14 Juli 2026
Seberapa Sering Kita Merasakan Waktu Berjalan Begitu Cepat? Ini Penjelasan Ulama
14 Juli 2026
Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan
14 Juli 2026
Israel Tetapkan Pemilu 27 Oktober, Netanyahu Siap Bertarung Lagi
14 Juli 2026
Kadishub Siak Ditahan 20 Hari, Polisi Ungkap Modus Permintaan Uang Proyek
13 Juli 2026
Tesso Nilo dan Tanah Ulayat Jadi Fokus Pembahasan Pemprov Riau dan ATR/BPN
13 Juli 2026
Bus Sekolah Gratis Mulai Beroperasi, Layani Pelajar di Tujuh Sekolah
13 Juli 2026
Tolok Ukur Keberuntungan Hakiki
13 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemprov Riau Percepat Tindak Lanjut Rekomendasi BPK dan Benahi Tata Kelola BUMD
  • 2 Gelombang Kedua, Ratusan Pegawai Lama di Sekretariat DPRD Riau Dimutasi
  • 3 Polda dan Kejati Riau Perkuat Sinergi, Komitmen Wujudkan Penegakan Hukum Berintegritas
  • 4 Seberapa Sering Kita Merasakan Waktu Berjalan Begitu Cepat? Ini Penjelasan Ulama
  • 5 Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan
  • 6 Israel Tetapkan Pemilu 27 Oktober, Netanyahu Siap Bertarung Lagi
  • 7 Kadishub Siak Ditahan 20 Hari, Polisi Ungkap Modus Permintaan Uang Proyek

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com