• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3101 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3074 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3065 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3064 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3061 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Harta Bukanlah Segalanya!

Redaksi Radarpku

Senin, 25 Agustus 2014 12:34:48 WIB
Cetak
Harta Bukanlah Segalanya!
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM - Berbicara soal harta, sungguh takkan ada habisnya kita mengumpulkan harta. Meski sudah bekerja siang dan malam, banting tulang kesana - kemari, pasti masih saja kita merasa kekurangan dengan jumlah materi yang telah didapat. Padahal meski sudah mati-matian mencari materi, dan memiliki kepuasan saat melihat harta semakin menggunung, barangkali kita malah tak sempat menikmati hasil jerih payah kita sendiri. Lalu untuk apa, ketika materi berlimpah namun tidak dinikmati?

Teringat pula dengan seseorang yang pernah bertemu dengan saya kemudian berkata "Untuk apa buka usaha kalau gak kelihatan hasilnya. Lihat nih saya, meski usaha saya cuma tahunan, tapi omsetnya bisa ratusan juta." Hmm… Sebenarnya, banyak yang masih beranggapan bahwa ukuran kesuksesan seseorang terlihat dari jumlah materi yang dimiliki. Seberapa banyak tanah yang dimiliki? Seberapa banyak emas, logam mulia, dinar yang menjadi investasi? Juga uang dan saham yang ditanam? Justru semua harta yang dimiliki tersebut malah menjadi beban yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

Okelah.. Kalau memang seseorang yang pernah menemui saya dan berkata demikian memiliki harta yang berlimpah berkat usaha yang digelutinya, namun yang saya ketahui bahwa banyak harta justru membuatnya merasa tidak tenang dengan kepemilikannya, hatinya selalu saja gelisah dan  takut kalau-kalau hal terburuk menimpa hartanya. Lalu, ini kah yang dinamakan kekayaan yang memudahkan segala urusan? Ini kah yang namanya sumber kebahagiaan yang selama ini diburu dengan begitu susah payah? Sayang sekali, ketika apa yang kita perjuangkan dengan segala daya dan upaya justru membebani hidup kita. Apalagi, jika harta banyak yang kita miliki malah membuat kita enggan untuk berbagi. Bukankah pada harta kita ada hak milik orang lain?

Lalu… apa yang menjadi motivasi kita dalam mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya? Coba lihat jalan hidup kita ke depan. Akan berhenti di manakah langkah serta kerja keras kita ini? Dan pada akhirnya semua meyakini, bahwa kehidupan yang dijalani bukanlah akhir melainkan sebuah proses menuju akhir yang abadi, yaitu kematian sebagai gerbang menuju kehidupan kedua yang lebih abadi.

Kalau sudah begini, akan di kemanakan segala materi yang telah ditumpuk sepanjang usia kita? Akankah semuanya berarti untuk kehidupan kedua kita? Padahal kesemuanya itu akan ditinggalkan, dan yang melekat hanyalah lembaran kain kafan yang menempel di tubuh kita.

Sungguh, kekayaan sejatinya adalah yang dibawa sebagai bekal untuk hidup yang lebih abadi. Ialah apa yang kita infaqkan, sedekahkan, serta dermakan di jalan kebaikan semata-mata ingin mendapat ridha Allah Swt. Coba kita renungkan, apakah harta maupun materi yang selama ini kita perjuangkan dengan penuh kepayahan, membuat kita semakin banyak beramal? Ibarat kita sedang menabung dengan konsisten, maka tabungan yang kelak kita miliki akan semakin banyak. Sementara apa yang ada di genggaman kita kapan saja bisa jadi hilang, raib dan musnah. Betul khan?

Lantas, apa salah jika kita memiliki keberlimpahan dalam materi maupun harta benda? Tidak ada yang salah jika memang Allah menakdirkan kita memiliki itu semuanya, namun janganlah lupa, bahwa harta hanya titipan sementara. Justru dengan harta berlebih itulah, yang harus membuat kita lebih banyak berbuat kebaikan dan memberi manfaat bagi sesama. Sama halnya ketika kita baru terlahir ke dunia ini; telanjang dan tanpa sehelai kain pun maka kelak ketika kita pulang ke Sang Pemilik, kita pun dalam keadaan telanjang hanya berbalut selembar kain kafan.

Dan yang perlu diperhatikan juga, apakah harta yang kita miliki itu merupakan dari sumber yang halal dan terpuji atau melalui cara yang salah dan haram? Banyak orang yang memimpikan untuk mendapatkan harta dan kekayaan secara instan. Segala macam cara dilakukan, sikat kiri-hantam kanan, tak peduli saudara dan tak menghiraukan teman, tendang bawahan-jilat atasan, yang penting harta cepat berpindah tangan. Padahal semakin banyak harta yang dikumpulkan, maka semakin banyak pula kebutuhan-kebutuhan lain yang harus dipenuhi untuk menjaga hartanya. Ibarat sebuah pepatah, menikmati harta bagaikan orang yang minum air laut, semakin banyak air laut diminum maka rasanya semakin haus saja.

Maka dari itu, sebagai manusia sudah sepantasnya untuk bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki selama ini. Harta hanyalah satu dari sekian juta nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Masih banyak nikmat-nikmat lain yang tak kalah pentingnya daripada sebuah harta. Yaitu nikmat sehat, nikmat yang tak bisa dibandingkan dengan apapun. Apalah artinya rumah megah kalau badan kita sendiri dalam keadaan sakit? Kaya harta tidaklah lebih mulia bila miskin hatinya, tetapi miskin harta adalah lebih baik asalkan kaya akan hati.(dwc)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Dosa kepada Sesama Manusia Cenderung Lebih Rumit, Begini Kata Imam Al Ghazali

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:07:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dosa menjadi perbuatan yang ker.

Dakwatuna

Begini Islam Mengajarkan Umat Mencintai Lingkungan dan Seluruh Makhluk

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:09:10 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Islam tidak hanya mengajarkan m.

Dakwatuna

Islam Memandang Pelestarian Alam sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Manusia

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:43:29 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Menjaga.

Dakwatuna

Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:21:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jauh sebelum ilmu pengetahuan m.

Dakwatuna

Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:52:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dosa yang terus-menerus dilakuk.

Dakwatuna

Rasulullah Tegaskan Safar Bukan Bulan Sial, Ini Penjelasan Hadits dan Pandangan Ulama

Senin, 20 Juli 2026 - 10:36:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Anggapan bahwa bulan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri
25 Juli 2026
Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat
25 Juli 2026
Agung Nugroho Lantik 39 Pejabat, Ini Nama-namanya
25 Juli 2026
Dosa kepada Sesama Manusia Cenderung Lebih Rumit, Begini Kata Imam Al Ghazali
25 Juli 2026
Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital
25 Juli 2026
China Kecam Tarif Baru AS, Peringatkan Bahaya Perang Dagang
25 Juli 2026
Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru
24 Juli 2026
Tanpa Menunggu APBD, Ketua Fraksi NASDEM DPRD Kampar Eko Sutrisno, Gerakkan Gotong Royong Perbaiki Jalan Lipatkain-Gema Kampar Kiri.
24 Juli 2026
11 Tersangka, 22 Motor: Polisi Bongkar Komplotan Curanmor di Pekanbaru
24 Juli 2026
Demokrat Kampar Rayakan HUT ke-25 dengan Kemah dan Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Subayang
24 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri
  • 2 Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat
  • 3 Agung Nugroho Lantik 39 Pejabat, Ini Nama-namanya
  • 4 Dosa kepada Sesama Manusia Cenderung Lebih Rumit, Begini Kata Imam Al Ghazali
  • 5 Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital
  • 6 China Kecam Tarif Baru AS, Peringatkan Bahaya Perang Dagang
  • 7 Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com