• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1919 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4252 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4257 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4206 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4320 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Harta Bukanlah Segalanya!

Redaksi Radarpku

Senin, 25 Agustus 2014 12:34:48 WIB
Cetak
Harta Bukanlah Segalanya!
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM - Berbicara soal harta, sungguh takkan ada habisnya kita mengumpulkan harta. Meski sudah bekerja siang dan malam, banting tulang kesana - kemari, pasti masih saja kita merasa kekurangan dengan jumlah materi yang telah didapat. Padahal meski sudah mati-matian mencari materi, dan memiliki kepuasan saat melihat harta semakin menggunung, barangkali kita malah tak sempat menikmati hasil jerih payah kita sendiri. Lalu untuk apa, ketika materi berlimpah namun tidak dinikmati?

Teringat pula dengan seseorang yang pernah bertemu dengan saya kemudian berkata "Untuk apa buka usaha kalau gak kelihatan hasilnya. Lihat nih saya, meski usaha saya cuma tahunan, tapi omsetnya bisa ratusan juta." Hmm… Sebenarnya, banyak yang masih beranggapan bahwa ukuran kesuksesan seseorang terlihat dari jumlah materi yang dimiliki. Seberapa banyak tanah yang dimiliki? Seberapa banyak emas, logam mulia, dinar yang menjadi investasi? Juga uang dan saham yang ditanam? Justru semua harta yang dimiliki tersebut malah menjadi beban yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

Okelah.. Kalau memang seseorang yang pernah menemui saya dan berkata demikian memiliki harta yang berlimpah berkat usaha yang digelutinya, namun yang saya ketahui bahwa banyak harta justru membuatnya merasa tidak tenang dengan kepemilikannya, hatinya selalu saja gelisah dan  takut kalau-kalau hal terburuk menimpa hartanya. Lalu, ini kah yang dinamakan kekayaan yang memudahkan segala urusan? Ini kah yang namanya sumber kebahagiaan yang selama ini diburu dengan begitu susah payah? Sayang sekali, ketika apa yang kita perjuangkan dengan segala daya dan upaya justru membebani hidup kita. Apalagi, jika harta banyak yang kita miliki malah membuat kita enggan untuk berbagi. Bukankah pada harta kita ada hak milik orang lain?

Lalu… apa yang menjadi motivasi kita dalam mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya? Coba lihat jalan hidup kita ke depan. Akan berhenti di manakah langkah serta kerja keras kita ini? Dan pada akhirnya semua meyakini, bahwa kehidupan yang dijalani bukanlah akhir melainkan sebuah proses menuju akhir yang abadi, yaitu kematian sebagai gerbang menuju kehidupan kedua yang lebih abadi.

Kalau sudah begini, akan di kemanakan segala materi yang telah ditumpuk sepanjang usia kita? Akankah semuanya berarti untuk kehidupan kedua kita? Padahal kesemuanya itu akan ditinggalkan, dan yang melekat hanyalah lembaran kain kafan yang menempel di tubuh kita.

Sungguh, kekayaan sejatinya adalah yang dibawa sebagai bekal untuk hidup yang lebih abadi. Ialah apa yang kita infaqkan, sedekahkan, serta dermakan di jalan kebaikan semata-mata ingin mendapat ridha Allah Swt. Coba kita renungkan, apakah harta maupun materi yang selama ini kita perjuangkan dengan penuh kepayahan, membuat kita semakin banyak beramal? Ibarat kita sedang menabung dengan konsisten, maka tabungan yang kelak kita miliki akan semakin banyak. Sementara apa yang ada di genggaman kita kapan saja bisa jadi hilang, raib dan musnah. Betul khan?

Lantas, apa salah jika kita memiliki keberlimpahan dalam materi maupun harta benda? Tidak ada yang salah jika memang Allah menakdirkan kita memiliki itu semuanya, namun janganlah lupa, bahwa harta hanya titipan sementara. Justru dengan harta berlebih itulah, yang harus membuat kita lebih banyak berbuat kebaikan dan memberi manfaat bagi sesama. Sama halnya ketika kita baru terlahir ke dunia ini; telanjang dan tanpa sehelai kain pun maka kelak ketika kita pulang ke Sang Pemilik, kita pun dalam keadaan telanjang hanya berbalut selembar kain kafan.

Dan yang perlu diperhatikan juga, apakah harta yang kita miliki itu merupakan dari sumber yang halal dan terpuji atau melalui cara yang salah dan haram? Banyak orang yang memimpikan untuk mendapatkan harta dan kekayaan secara instan. Segala macam cara dilakukan, sikat kiri-hantam kanan, tak peduli saudara dan tak menghiraukan teman, tendang bawahan-jilat atasan, yang penting harta cepat berpindah tangan. Padahal semakin banyak harta yang dikumpulkan, maka semakin banyak pula kebutuhan-kebutuhan lain yang harus dipenuhi untuk menjaga hartanya. Ibarat sebuah pepatah, menikmati harta bagaikan orang yang minum air laut, semakin banyak air laut diminum maka rasanya semakin haus saja.

Maka dari itu, sebagai manusia sudah sepantasnya untuk bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki selama ini. Harta hanyalah satu dari sekian juta nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Masih banyak nikmat-nikmat lain yang tak kalah pentingnya daripada sebuah harta. Yaitu nikmat sehat, nikmat yang tak bisa dibandingkan dengan apapun. Apalah artinya rumah megah kalau badan kita sendiri dalam keadaan sakit? Kaya harta tidaklah lebih mulia bila miskin hatinya, tetapi miskin harta adalah lebih baik asalkan kaya akan hati.(dwc)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali

Sabtu, 26 September 2026 - 09:59:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.

Dakwatuna

Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam

Jumat, 25 September 2026 - 09:46:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Di antara bentuk kemurahan dan .

Dakwatuna

Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini

Kamis, 24 September 2026 - 09:03:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Seringkali kita mendengar seseo.

Dakwatuna

Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn

Rabu, 23 September 2026 - 08:26:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Allah Menciptakan Kejahatan dan Dosa di Alam Semesta?

Selasa, 22 September 2026 - 10:20:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya hikmah Allah Yang .

Dakwatuna

Pendapat Nabi Muhammad soal Orang Beriman yang Berbohong

Senin, 21 September 2026 - 11:09:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam sebuah kesempatan, salah seorang sahabat bertanya ke .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
26 September 2026
Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
26 September 2026
4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
26 September 2026
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
26 September 2026
Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
26 September 2026
Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
26 September 2026
Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun
25 September 2026
Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam
25 September 2026
PNS Pemprov Riau Diduga Gelapkan Uang Pensiunan Guru Rp524 Juta
25 September 2026
34 kilometer Jalan di Kota Pekanbaru Sudah Dioverlay
25 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
  • 2 Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
  • 3 4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
  • 4 Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
  • 5 Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
  • 6 Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
  • 7 Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com