PILIHAN +INDEKS
Mahfud MD: Kemenangan Milik Prabowo-Hatta
JAKARTA, RADARPEKANBARU.COM - Ketua Tim Pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahfud MD menepis deklarasi kemenangan kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla yang lebih dulu menyatakan pasangan mereka memenangi Pilpres 2014 versi quick count, atau hitung cepat.
Menurut Mahfud, berdasarkan hasil hitung cepat tiga lembaga survei justru menempatkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa unggul atas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Ketiga lembaga survei itu adalah Jaringan Suara Indonesia (JSI), Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), dan Lembaga Suara Nasional (LSN).
"Maka dengan ini kami menyatakan bahwa kemenangan ada di pihak kami," kata Mahfud MD di Kertanegara, Jakarta Selata, Rabu 9 Juli 2014.
Mahfud mengimbau kepada seluruh masyarakat pendukung Prabowo-Hatta untuk tenang menghadapi fenomena hitung cepat berbagai lembaga survei, karena prosesnya sendiri masih berlangsung.
"Kami menganggap ini perang cyber, sehingga kami mengimbau masyarakat pendukung Prabowo-Hatta tenang, kita tetap meyakini posisi kita menang," ujarnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menegaskan bahwa sejauh ini timnya akan tetap mengacu pada penghitungan manual secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia berharap, dalam proses itu tidak ada suara yang hilang.
"Nanti ada dokumen, data, prosesnya kita akan adu data di Jakarta," tegasnya. (viva)
Menurut Mahfud, berdasarkan hasil hitung cepat tiga lembaga survei justru menempatkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa unggul atas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Ketiga lembaga survei itu adalah Jaringan Suara Indonesia (JSI), Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), dan Lembaga Suara Nasional (LSN).
"Maka dengan ini kami menyatakan bahwa kemenangan ada di pihak kami," kata Mahfud MD di Kertanegara, Jakarta Selata, Rabu 9 Juli 2014.
Mahfud mengimbau kepada seluruh masyarakat pendukung Prabowo-Hatta untuk tenang menghadapi fenomena hitung cepat berbagai lembaga survei, karena prosesnya sendiri masih berlangsung.
"Kami menganggap ini perang cyber, sehingga kami mengimbau masyarakat pendukung Prabowo-Hatta tenang, kita tetap meyakini posisi kita menang," ujarnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menegaskan bahwa sejauh ini timnya akan tetap mengacu pada penghitungan manual secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia berharap, dalam proses itu tidak ada suara yang hilang.
"Nanti ada dokumen, data, prosesnya kita akan adu data di Jakarta," tegasnya. (viva)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto belum.
Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital
RADARPEKANBARU.COM - Yayasan Lembaga Konsumen Indone.
Usut TPPU Febrie Adriansyah hingga Lingkaran Kekuasaan
Pengusutan skandal korupsi dan dugaan Tindak Pidana Pencucian .
Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini
RADARPEKANBARU.COM - Wakil Menteri Pertanian (Wament.
Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto mengi.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








