PILIHAN +INDEKS
Denda Masih Diampuni, Segera Bayar PBB Sebelum 31 Agustus
ilustrasi internet
RADARPEKANBARU.COM - Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) jatuh tempo pada 31 Agustus ini. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, mengimbau wajib pajak segera melunasi kewajibannya.
"Jatuh tempo pembayaran PBB ini 31 Agustus 2019. Jadi yang belum membayarkan pajaknya, segera bayarkan," kata Kepala Bapenda Pekanbaru Zulhelmi Arifin.
Kata pria yang akrab disapa Ami ini, wajib pajak tidak mesti repot mengantre di kantor Bapenda atau pun di UPT Bapenda di kecamatan. Wajib pajak bisa membayar melalui Bank atau pun di gerai Indomaret dan Alfamart.
"Seperti Bank Riau Kepri (BRK) dan BNI. Pembayaran PBB ini juga bisa di gerai-gerai Indomaret dan Alfamart terdekat dengan tempat tinggal wajib pajak," jelasnya.
Ami juga menjelaskan, Bapenda masih mengampuni denda PBB wajib pajak yang menunggak, hingga 31 Agustus ini. Jadi, kata dia, wajib pajak yang menunggak cukup membayar pokok pajak yang menunggak saja.
"Karena batas waktu penghapusan denda PBB sempena hari jadi Provinsi Riau ke-62 dan HUT RI ke-74 akan berakhir bersamaan jatuh tempo pembayaran PBB pada 31 Agustus," kata dia.
Bagi wajib pajak yang hendak membayar PBB, persyaratan yang harus dipenuhi hanya dengan melampirkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB tahun terakhir. (hrc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau mendor.
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
RADARPEKANBARU.COM - Rancangan APBD tahun 2027 Kota .
Keliling Empat Kampung, Wabup Syamsurizal Serahkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
Radarpekanbaru.com – Wakil Bupati Siak Syamsurizal.
Bupati Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla upaya Penghijauan dan Menghindari Alih Fungsi Hutan
Radarpekanbaru.com — Pemerintah Kabupaten Siak ber.
Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
RADARPEKANBARU.COM - Wakil Wali Kota Pekanbaru, Mark.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








