• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2179 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4521 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4543 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4494 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4603 Kali

  • Home
  • Internasional

Wabah Kolera di Yaman Memburuk

Redaksi Radarpku

Selasa, 09 Juli 2019 08:47:14 WIB
Cetak
Wabah Kolera di Yaman Memburuk
Jumlah korban meninggal dunia akibat kolera diperkirakan meningkat

SANAA -- Ratusan ribu anak-anak di Yaman terinfeksi penyakit kolera dalam semester pertama 2019. Jumlah korban meninggal dunia akibat kolera diperkirakan meningkat ketika musim hujan dimulai.

 

Badan amal Save the Children melaporkan terdapat 440 ribu kasus kolera yang terjadi di Yaman pada 2019. Sementara data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa hampir setengah atau sekitar 203 ribu kasus kolera menyerang anak-anak, dan sejauh ini ada 193 kematian. Jumlah tersebut meningkat sembilan kali lebih banyak dibandingkan akhir Juni 2018. 

 

Tingkat kematian akibat penyakit kolera telah meningkat dua kali lipat di Yaman. Hal itu disebabkan oleh konflik yang telah menghancurkan infrastruktur air bersih dan sanitasi yang diperlukan untuk mencegah penyebaran penyakit kolera. Bakteri yang terkontaminasi dalam air dapat menyebabkan muntah, diare, dan kematian akibat dehidrasi.

 

"Wabah penyakit kini marak karena jatuhnya sistem kesehatan dan sistem sanitasi yang lemah dan populasi yang semakin rentan oleh pemindahan paksa dan gizi buruk," ujar Country Director Save the Children, Tamer Kirolos dilansir The Independent, Senin (8/7).

 

Save the Children meminta upaya bantuan menjelang musim hujan di Yaman, untuk mencegah semakin tingginya angka kematian anak akibat kolera. "Jumlah kasus yang diduga relatif stabil selama beberapa minggu, tetapi penyakit ini endemik dan kami takut akan lonjakan yang tajam karena hujan dan banjir," kata Kirolos.

 

Layanan kesehatan di Yaman mengalami keterbatasan dan berada di bawah tekanan. Hanya separuh rumah sakit dan klinik kesehatan yang masih beroperasi di negara itu. Sementara yang lainnya telah ditutup.

 

Konflik di Yaman menyebabkan sekitar 9,2 juta anak-anak tidak memiliki akses air bersih. Ketersediaan bahan bakar yang terbatas membatasi pemompaan saluran pembuangan, pengumpulan sampah, dan membuat sebagian besar wilayah Yaman menjadi tempat berkembang biaknya penyakit menular seperti kolera.

 

Selain itu, anak-anak yang kekurangan gizi kemungkinan tiga kali lipat lebih banyak meninggal dunia akibat infeksi kolera. Selain itu, kekurangan gizi juga merupakan penyumbang angka kematian anak terbesar di Yaman. Kelompok bantuan kemanusiaan telah mendistribusikan suplemen rehidrasi serta pemurnian air dan fasilitas medis.

 

"Selama konflik berkecamuk, sistem air bersih rusak dan pendanaan bantuan di Yaman masih terlalu rendah, yang bisa kita lakukan adalah mencoba dan menjaga anak-anak sebanyak mungkin hidup," kata Kirolos.

 

Save the Children menyerukan kepada Inggris untuk terus menggunakan kekuatannya di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), terutama untuk menakan semua pihak dalam mengimplementasikan Deklarasi Stockholm dengan itikad baik. Deklarasi Stockholm adalah sebuah deklarasi yang dilakukan dalam konferensi Lingkungan Manusia yang diadakan PBB pada 1972. Deklarasi itu juga disebut sebagai Deklarasi PBB terhadap Lingkungan Manusia dan diikuti oleh negara anggota PBB saat itu. Konferensi  ini diadakan di kota Stockholm, Swedia, dan menghasilkan 7 poin utama mengenai pelestarian dan peningkatan lingkungan manusia.

 

Para dokter sebelumnya telah memperingatkan bahwa, pemerintah Inggris dan Amerika Serikat (AS) memiliki penting dalam menyebarkan kolera. Mereka memasok senjata dan dukungan kepada koalisi yang dipimpin Saudi, yang menargetkan kelompok pemberontak Houthi. Veto Presiden AS Donald Trump atas resolusi kongres untuk mengakhiri bantuan militer bagi perang di Yaman hanya akan membuat lebih banyak penderitaan dan kematian.

 

Kolera menyebar di seluruh Yaman pada akhir 2016 hingga 2018. Pada akhir tahun lalu, wabah kolera sempat menurun, namun kembali meningkat di 2019. Vaksin kolera pertama di Yaman di wilayah selatan ditunda hingga Mei 2018 dan di utara ditunda sampai Agustus 2018. Penundaan itu akibat adanya pemblokiran oleh kelompok Houthi.

 

Menteri Kesehatan di Yaman selatan, Ali al-Walidi dan juru bicara Kementerian Kesehatan yang dikelola Houthi di utara, Youssef al-Hadri menyangkal ada penundaan untuk mendapatkan vaksin kolera ke negara tersebut. Al-Hadri mengatakan, klaim bawa Houthi memblokir pengiriman vaksin ke Yaman adalah palsu dan tidak benar.

 

"Ini semua tidak berdasar, dan saya menantang lembaga (bantuan kemanusiaan) untuk mengatakan ini secara resmi," ujar Al-Hadri. Direktur Timur Tengah untuk UNICEF, Geert Cappelaere tidak menyalahkan kelompok mana pun karena menghentikan pengiriman vaksin pada 2017. Menurutnya, vaksin bisa masuk ke Yaman dan telah menjangkau orang-orang yang perlu divaksinasi.

 

"Yang penting adalah bahwa vaksin yang perlu masuk akhirnya masuk dan telah menjangkau orang-orang yang perlu divaksinasi. Apakah ini sederhana dan mudah? Benar-benar tidak. Setiap pengiriman telah bermasalah untuk masuk karena waktu persetujuan yang panjang dan karena skeptisisme di antara pihak berwenang tentang vaksin kolera," ujar Cappelaere. (rep)

 

 
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan

Jumat, 09 Oktober 2026 - 08:56:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:08:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:18:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Bersiap Tingkatkan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:12:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
10 Oktober 2026
Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
10 Oktober 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
10 Oktober 2026
SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI
09 Oktober 2026
Keliling Empat Kampung, Wabup Syamsurizal Serahkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
09 Oktober 2026
Bupati Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla upaya Penghijauan dan Menghindari Alih Fungsi Hutan
09 Oktober 2026
Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
09 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
  • 2 Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
  • 3 DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
  • 4 Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
  • 5 Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
  • 6 Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
  • 7 SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com