• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3601 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3588 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3560 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3642 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3575 Kali

  • Home
  • Internasional

Iran: AS Memainkan Permainan yang Sangat Berbahaya

Redaksi Radarpku

Kamis, 23 Mei 2019 09:54:48 WIB
Cetak
Iran: AS Memainkan Permainan yang Sangat Berbahaya

TEHERAN -- Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif memperingatkan Amerika Serikat (AS) yang menurutnya sedang 'memainkan permainan berbahaya'. Sejak bulan lalu AS mengirimkan aset militernya ke kawasan teluk. Langkah yang memicu memanasnya hubungan mereka dengan Iran. Zarif mengkritik langkah AS mengerahkan kapal induk dan pesawat bomber ke Timur Tengah. AS beralasan pengerahan kekuatan militer itu untuk merespon ancaman Iran yang tidak mereka jelas. Zarif mengatakan mengerahkan aset militer di area kecil cenderung rentan terhadap insiden.

 

"Dibutuhkan kehati-hatian tingkat tinggi dan Amerika Serikat memainkan permainan yang sangat, sangat berbahaya," kata Zarif kepada stasiun televisi CNN, seperti dikutip di Aljazirah, Rabu (22/5). Ketegangan antara Teheran dan Washington mencapai puncaknya pada bulan ini. Satu tahun setelah Presiden AS Donald Trump menarik negaranya dari perjanjian nuklir 2015 yang ditanda tangani dengan Iran dan kekuatan besar dunia lainnya.

 

Dibawah kesepakatan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) atau yang dikenal kesepakatan nuklir 2015 Iran sepakat untuk membatasi program nuklir mereka. Sebagai gantinya sanksi ekonomi terhadap mereka dicabut. Sejak menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 pemerintahan Trump menggelar kampanye 'tekanan maksimal' terhadap Teheran. Langkah yang membuat AS dianggap sebagai aktor perusak stabilitas Timur Tengah. 

 

Zarif mengatakan Teheran sudah bertindak dengan itikad baik. Ia menuduh AS menerapkan 'perang ekonomi' dengan memberlakukan kembali sanksi ekonomi dan memotong ekspor minyak Iran sampai ketitik nol. "Iran tidak pernah bernegosiasi dengan pemaksaan, Anda tidak bisa mengancam rakyat Iran dan berharap mereka untuk terlibat, caranya dengan sikap menghormati, bukan dengan mengancam," kata Zarif.

 

Ia menambahkan akan ada 'konsekuensi menyakitkan' jika ketegangan yang terjadi saat ini semakin memanas. Dalam pidatonya di televisi Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan setiap kali pemerintah AS mengancam Iran baik dengan tekanan internasional maupun domestik artinya 'mereka akan menyesal dalam waktu kurang dari dua jam'.

 

"Mereka yang memiliki tanggung jawab dunia di pundak telah memberitahu Gedung Putih ini cara yang sangat berbahaya untuk dikatakan, dan tekanan Pentagon membuat presiden meminta maaf dan mengatakan tidak bermaksud untuk memulai perang atau serangan," kata Rouhani.

 

Di saat AS dan Iran saling melemparkan retorika keras, Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi mengumumkan Baghdad akan mengirimkan utusan ke Washington dan Teheran untuk meminta keduanya 'menghentikan ketegangan'. Sebab perang kata yang sedang berlangsung dapat meletus menjadi perang militer.

 

Abdul Mahdi juga mengatakan tidak ada satu pun kelompok di Irak yang ingin perang terjadi. Pernyataan ini ia katakan dua hari setelah sebuah roket meledak di dekat Kedutaan Besar AS di Baghdad. Pekan lalu AS sudah memerintahkan penarikan pegawai kedutaan non-esesial dari Irak. Mereka mengatakan penarikan itu dilakukan karena ada ancaman dari Iran. Tapi lagi-lagi mereka tidak menjelaskan ancaman seperti apa yang Iran berikan.

 

AS juga memasukan Garda Revolusi Iran kedalam kelompok teroris. Pasukan elit Iran itu memang memiliki hubungan dengan sejumlah kelompok bersenjata yang beroperasi di Irak. Iran membalasnya dengan memasukan Komando Pusat Militer AS kedalam daftar kategori yang sama.

 

Pada Selasa (21/5) Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan mengatakan di saat ancaman dari Iran di kawasan masih tinggi potensi serangan ke AS telah 'dibendung'. "Saya katakan kami sedang dimasa di mana ancaman tetap tinggi dan pekerjaan kami memastikan tidak ada kesalahan perhitungan dari Iran," kata Shanahan di Pentagon. 

 

Sebelumnya Trump juga sudah memperingatkan Iran 'untuk tidak pernah lagi mengancam AS'. "Jika Iran ingin berperang, maka Iran akan resmi berakhir," katanya. Presiden AS ke-45 itu tidak menjelaskan maksud perkataannya. Zarif menolak pernyataan Trump itu sebagai 'ejekan genosida'. "Iran sudah berdiri sejak ribuan tahun sementara para penyerang pergi," tulis Zarif di media sosial Twitter.

 

Walaupun kedua belah pihak kerap mengatakan mereka siap berperang. Tapi mereka juga selalu menegaskan tidak ingin berperang. (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:24:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:52:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ekspor Minyak Iran Berhenti Total akibat Perang dan Sanksi AS

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:55:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:04:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat.

Internasional

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:40:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

HUT ke-81 RI, AS Ucapkan Selamat dan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:03:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
24 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
24 Agustus 2026
Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
24 Agustus 2026
Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
24 Agustus 2026
Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
24 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
24 Agustus 2026
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
23 Agustus 2026
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
  • 2 Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
  • 3 Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
  • 4 Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
  • 5 Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
  • 6 Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
  • 7 PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com