PILIHAN +INDEKS
Kurang Personil, Dispas Akui Kurang Pengawasan PKL
Sadri
RADARPEKANBARU.COM - Lemahnya pengawasan pihak Dinas Pasar (Dispas) Kota Pekanbaru, dalam hal mengawasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan dikawasan-kawasan terlarang, disebabkan karena kurangnya personil Satuan Petugas (Satgas) Dispas itu sendiri.
Menurut Kadispas Kota Pekanbaru, Sadri, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (12/6/14) yang menyatakan pihaknya sangat kekurangan petugas Satgas, untuk memantau semua pasar yang berada di Kota Pekanbaru.
"Iya bayangkanlah segitu banyak pasar yang ada di Pekanbaru hanya diawasi oleh beberapa petugas saja. Tentu kita kewalahan," keluhnya.
Sadri mengatakan, saat ini pihaknya cuma memiliki 12 orang Satgas pengaman pasar. Sementara, mobil operasional yang dimiliki berjumlah 3 unit. Idealnya, bila saja 1 mobil itu diisi oleh 10 orang Satgas, yang selalu patroli mengawasi kondisi pasar, tentu pengamanan dan penertiban pasar-pasar illegal bisa dimaksimalkan.
"Upaya lain juga sudah kita lakukan. Yakni kita sudah minta kepada pak Walikota, supaya bisa diberikan tambahan petugas," tambahnya.
Sadri juga menyebut, pengawasan ekstra lebih diutamakan terhadap pasar yang berada diujung-ujungg perbatasan Kota Pekanbaru seperti pasa tangor Kecamatan Tenayan Raya, sebaiknya Satgas disiagakan dilokasi itu.
"Makanya kia berharap seandainya saja kita mendapat penambahan sebanyak 27 petugas, itu juga sudah bisa melaksanakan peneritban PKL disentra-sentra terlarang. Dan bisa menertibkan pasar-pasar yang terbuka ditempat terlarang." Ulasnya.(ram)
Menurut Kadispas Kota Pekanbaru, Sadri, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (12/6/14) yang menyatakan pihaknya sangat kekurangan petugas Satgas, untuk memantau semua pasar yang berada di Kota Pekanbaru.
"Iya bayangkanlah segitu banyak pasar yang ada di Pekanbaru hanya diawasi oleh beberapa petugas saja. Tentu kita kewalahan," keluhnya.
Sadri mengatakan, saat ini pihaknya cuma memiliki 12 orang Satgas pengaman pasar. Sementara, mobil operasional yang dimiliki berjumlah 3 unit. Idealnya, bila saja 1 mobil itu diisi oleh 10 orang Satgas, yang selalu patroli mengawasi kondisi pasar, tentu pengamanan dan penertiban pasar-pasar illegal bisa dimaksimalkan.
"Upaya lain juga sudah kita lakukan. Yakni kita sudah minta kepada pak Walikota, supaya bisa diberikan tambahan petugas," tambahnya.
Sadri juga menyebut, pengawasan ekstra lebih diutamakan terhadap pasar yang berada diujung-ujungg perbatasan Kota Pekanbaru seperti pasa tangor Kecamatan Tenayan Raya, sebaiknya Satgas disiagakan dilokasi itu.
"Makanya kia berharap seandainya saja kita mendapat penambahan sebanyak 27 petugas, itu juga sudah bisa melaksanakan peneritban PKL disentra-sentra terlarang. Dan bisa menertibkan pasar-pasar yang terbuka ditempat terlarang." Ulasnya.(ram)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Sebanyak 3.091 Jemaah Haji Riau Telah Kembali ke Tanah Air
RADARPEKANBARU.COM - Proses pemulangan jemaah haji I.
Enam Tahanan Kabur dari Mobil Kejari Pekanbaru, Empat Berhasil Ditangkap
RADARPEKANBARU.COM - Enam tahanan kabur dari mobil K.
Dugaan Pemerasan Rp200 Juta di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kanwil Ditjenpas Riau Turunkan Tim
RADARPEKANBARU.COM - Beredar berita dugaan pemerasaa.
Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
RADARPEKANBARU.COM - Proses aktivasi akun Sistem Pen.
Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
RADARPEKANBARU.COM - Wakil Walikota Pekanbaru, Marka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








