• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2598 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4943 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4973 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4912 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5064 Kali

  • Home
  • Nasional

Lagi-lagi, Oknum Petugas Lapas Setrum 13 Napi

Redaksi Radarpku

Ahad, 01 Juni 2014 09:18:14 WIB
Cetak
Lagi-lagi, Oknum Petugas Lapas Setrum 13 Napi
Ilustrasi
TANGERANG, RADARPEKANBARU.COM - Kehidupan di balik jeruji besi yang dirasakan para narapidana kasus narkoba, di Lapas Pemuda Tangerang, Banten, begitu berat. Tidak jarang mereka terlibat gesekan yang berujung pada hilangnya nyawa warga binaan.

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Dua kelompok narapidana di Lapas Pemuda Tangerang terlibat bentrok. Sebabnya ada yang sepele, namun ada juga berat. Mulai dari senggolan antar napi, saingan bisnis narkoba, dan sok jago di kandang.

Khusus untuk bentrok antar napi Blok B dan D, pada Jumat 18 April 2014, Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Riad menyatakan, sebabnya hanya akibat senggolan dan kesalapahaman antar napi menjelang ibadah salat Jumat.

Namun begitu, ada juga yang menyebutnya karena telepon genggam warga binaan ada yang hilang. Hingga akhirnya mereka saling tuding dan terjadilah bentrok berdarah itu.

"Awalnya dua napi berinisial ED dan R main ping-pong, lalu mereka senggolan. Terjadi salah paham, dan akhirnya berkelahi. Teman-temannya yang lain membantunya, sehingga terjadi bentrokan," papar Riad, kepada wartawan, Jumat 18 April 2014.

Usai bentrok, suasana lapas kembali sunyi. Aktivitas warga binaan kembali berjalan seperti biasa. Para pembuat onar pun dipindah dari Lapas Pemuda Tangerang. Baik yang mereka yang mencari gara-gara, hingga yang mempertahankan diri.

Hukum memukul rata semua kesalahan pada napi yang terlibat bentrok. Napi Blok B dari Edo cs (kasus penyerangan menewaskan dua orang di RSPAD), dan Blok D yang terdiri dari warga binaan dari Jakarta Selatan, DKI, dan asal Korea, dipisahkan.

Kelompok Edo cs yang menempati Blok B dibuang ke Lapas Kelas II A Bulak Kapal, Bekasi Timur. Mereka yang dibuang ke lapas ini berjumlah sekitar delapan orang. Sedang kelompok Blok D dibuang ke Lapas Dewasa Kelas 1 Tangerang.

Karena dikenal memiliki backing kelas kakap, di Lapas Kelas II A Bulak Kapal, kelompok Edo cs tetap aman. Mereka tidak ada yang disiksa oleh petugas lapas. Bahkan, dua hari dikurung, mereka dikabarkan sudah diperbolehkan ke blok.

Nahas menimpa warga binaan yang mempertahankan blok mereka dari serangan Edo cs. Di Lapas Dewasa Kelas 1 Tangerang, sebanyak 13 orang warga binaan Blok D disiksa oknum petugas lapas. Mereka bahkan dikurung di atas Menara selama sebulan lebih.

Selama berada di Menara, hak-hak mereka sebagai warga binaan dicabut. Tidak boleh menemui keluarga yang membesuk, dan turun ke blok. Yang lebih buruk, mereka disiksa tanpa perikemanusiaan.

"Semua narapidana dipukuli, disetrum, ditelanjangi, dicambuk dengan kabel, dan ditendang," beber salah seorang sumber yang tidak tega melihat para napi tersebut dianiaya petugas lapas, seperti dilansir Sindonews, Sabtu (31/5/2014) malam.

Hingga kini, kepastian kapan para napi itu diperbolehkan kembali ke blok masih gelap. Mereka dipaksa patuh, dan hanya bisa pasrah.

"Salah mereka apa? Padahal warga binaan yang dipindah ini tidak salah. Tetapi tidak ada perubahan sama sekali. Sebab, mereka beranggapan yang memulai pemukulan dari mereka," jelasnya lagi.

Keadilan bagi para napi kasus narkoba, memang berat ditegakkan. Terlebih status mereka sebagai "orang-orang bersalah" membuat daya tawar mereka di mata hukum tidak kuat. Namun hal itu akan berbeda jika mereka sudah dinyatakan kakap.


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor

Kamis, 05 November 2026 - 06:15:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.

Nasional

Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri

Rabu, 04 November 2026 - 06:13:02 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Senin, 02 November 2026 - 05:31:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:13:28 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Riau Dikeluarkan dari Daftar 6 Provinsi Prioritas Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:26:24 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Upaya maksimal Pemerintah Provi.

Nasional

Karhutla yang Dilakukan Sengaja Harus Dicap Terorisme Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:09:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor
05 November 2026
Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS
05 November 2026
Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
04 November 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
04 November 2026
Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
04 November 2026
Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
04 November 2026
Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
04 November 2026
Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
04 November 2026
Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Sudah Tebus 60 Ijazah Tertahan di Sekolah
03 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor
  • 2 Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS
  • 3 Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
  • 4 Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
  • 5 Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
  • 6 Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
  • 7 Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com