• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2137 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4478 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4495 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4453 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4559 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Seperti Apakah Akhlak Ulama?

Redaksi Radarpku

Sabtu, 21 Juli 2018 09:14:06 WIB
Cetak
Seperti Apakah Akhlak Ulama?

RADARPEKANBARU.COM.Islam memberikan penghormatan terhadap ilmu dan ulama. Penghormatan yang nyaris tidak ditemukan sepanjang sejarah manusia. Tak lain, karena posisi strategis ulama dalam Islam. Islam menempatkan mereka sebagai pewaris para nabi. Sehingga, pendapat yang keluar dari pemikiran ulama merupakan referensi hukum yang patut dijalankan. Bahkan, sebuah pendapat mengatakan bahwa para ulama wajib ditaati sepeninggal Rasullah. Pendapat ini sebagaimana dikemukakan Mujahid.

Menurut Mujahid, pendapat tersebut mengacu pada ayat, “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-(Nya), dan ulil amri di antara kamu.” (QS an-Nisaa [4] : 59). Bagi Mujahid, arti kalimat ulil amri yang dimaksudkan dalam ayat tersebut adalah para ulama dan ahli fikih.

Namun, menurut Imam Abu Bakar Muhammad bin Al Husain bin Abdullah Al Ajurri dalam kitabnya yang berjudul Akhlaq al-Ulama', tidak semua ulama masuk kategori tersebut. Sebagai manusia biasa, para ulama tak luput dari kekhilafan selama hidup mereka.

Padahal, ungkap sosok yang hidup dan wafat pada 360 H itu, sisi terpenting yang lazim dimiliki ulama, yaitu aspek moralitas. Dengan aspek inilah terlihat jelas perbedaan antara alim dengan orang awam.

Dalam pandangan Al Ajurri, ulama bukan sekadar mereka yang mampu menguasai ilmu syariat dengan berbagai variannya. Tetapi, lebih dari itu kriteria ulama adalah figur yang bisa menjadi rujukan bagi pelbagai soalan umat.

Beragam persoalan yang harus dijawab ulama tidak terbatas pada problematika hukum agama, tetapi tak kalah penting menyangkut pada etika yang penting ditauladankan ulama. Sisi moralitas inilah yang bisa menempatkan ulama sebagai panutan yang layak diteladani.

Tanpa itu, ulama tak ubahnya manusia biasa lainnya. Sedangkan, inti dari moralitas seorang ulama adalah frekuensi dan tingkat ketakwaannya terhadap Allah. Konsistensi dan komitmennya melaksanakan tiap perintah dan menjauhi larangan diletakkan sebagai barometer derajat yang dimiliki.

Ulama tak akan tergiur dengan nafsu duniawi. Fokus yang ada dihadapannya tak lain ialah rasa takut yang mendalam kepada Allah. “Sesungguhnya, yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama. Sesungguhnya, Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS Faathir [35] : 27).

Pasalnya, sebagai pemegang estafet risalah, atas dasar perkataan ulama harusnya umat bertindak. ”Ulama adalah lentera umat, mercusuar negara, dan sumber hikmah,” tulis Al Ajurri dalam mukadimahnya.

Menurut Al Ajurri, selama aspek etika dan moralitas bisa dipenuhi oleh ulama, dari sisi inilah Allah mengangkat derajat meraka. Allah menganugerahkan penghormatan kepada ulama yang berhasil memadukan kedua aspek, sekaligus integritas ilmu dan moral. Apresiasi yang diberikan tersebut secara tegas disampaikan Allah dalam firman-Nya, “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: ‘Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Mahamengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS al-Mujadilah [58] : 11)

Al Ajurri mengingatkan agar para ulama terhindar dari fitnah yang menimpa seorang alim. Beberapa hadis yang menyinggung hal tersebut pun dinukil dalam kitabnya itu. Riwayat pertama yang disebutkan adalah riwayat Abdullah bin Umar. Disebutkan bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mencari ilmu bukan karena Allah atau menginginkan tujuan selain (ridha) Allah, hendaknya dia mencari tempat duduknya di neraka.

” Fenomena fitnah yang menimpa ulama, telah diberitakan secara jelas oleh Rasulullah. Integritas moral yang mestinya dipertahankan oleh ulama berangsur hilang. Bahkan, ulama kerap terlibat dengan masalah-masalah yang menggerus moralitas dan akhlak mereka. Dalam sebuah riwayat Anas bin Malik, diberitakan bahwasanya Rasulullah Saw bersabda, “Akan muncul di akhir zaman nanti para ahli ibadah yang bodoh dan ulama yang fasik

.” Sebab itulah, hadis tersebut tampaknya disikapi serius oleh kalangan salaf. Dalam sebuah pesannya, Sufyan Ats-Tsauri pernah mengingatkan akan kemunculan fenomena itu. Kewaspadaan dan antisipasi penting dilakukan. Mengapa?

Tak lain, karena dampak fitnah yang menimpa ulama akan berimbas pada umat secara kesuluruhan. “Maka dari itu, berlindunglah kalian dari fitnah ahli ibadah yang bodoh dan ulama yang fasik karena fitnah keduanya berimbas kepada semua lapisan,” titah dia. Imam al-Ajurri juga menyebutkan, salah satu bentuk moralitas ulama tersebut ialah sikap rendah hati.

Sportif dan mengatakan “tidak tahu” tatkala menemukan persoalan yang ia belum ketahui jawabannya. Karena, yang demikian adalah akhlak Rasulullah SAW, para sahabat, dan para imam. Rasulullah SAW tidak akan pernah berani menjawab soalan dari para sahabat sebelum ada keterangan dari wahyu. Kalaupun mengetahui jawabannya, tak lupa mengatakan bahwa segala kebenaran itu datang dari Allah SWT. Dan, hanya Dia-lah yang mengetahuinya.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:52:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kemandirian yang Dicontohkan Nabi

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:32:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:20:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:32:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pahala shalat di Masjidil Haram.

Dakwatuna

Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:51:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Jumat, 02 Oktober 2026 - 10:18:42 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
08 Oktober 2026
Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
08 Oktober 2026
Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah
08 Oktober 2026
Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP
08 Oktober 2026
PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran
08 Oktober 2026
Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan
08 Oktober 2026
BMKG Catat 4.806 Titik Panas Di Sumatera, Sumsel Terbanyak
07 Oktober 2026
Sudah Dua Pesawat Gagal Mendarat di Pekanbaru Akibat Kabut Asap
07 Oktober 2026
Dishub Pekanbaru Tertibkan Jukir di Indomaret Awal Bros, Kembali Lagi Bakal Diproses Polisi
07 Oktober 2026
Kemandirian yang Dicontohkan Nabi
07 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
  • 2 Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
  • 3 Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah
  • 4 Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP
  • 5 PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran
  • 6 Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan
  • 7 BMKG Catat 4.806 Titik Panas Di Sumatera, Sumsel Terbanyak

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com